Lokasi: Teknologi >>
Kunci Jawaban IPAS Kelas 5 SD Halaman 174 Uji Kompetensi
Teknologi7249 Dilihat
RingkasanEnergi bunyi merupakan materi yang dibahas dalam buku pelajaran sebagai energi yang dihasilkan dari benda bergetar sehingga menimbulkan suara yang dapat didengar oleh telinga. Bunyi tidak akan muncul jika tidak ada getaran....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Sekolah-Rakyat-Surabaya-Pola-Pembelajaran-Full-Day-School_20260118_165139.jpg)
Energi bunyi merupakan materi yang dibahas dalam buku pelajaran sebagai energi yang dihasilkan dari benda bergetar sehingga menimbulkan suara yang dapat didengar oleh telinga. Bunyi tidak akan muncul jika tidak ada getaran. Semakin kuat getaran suatu benda, biasanya bunyi yang dihasilkan juga semakin keras.
Dalam latihan soal kali ini, siswa diminta menjawab pertanyaan terkait aktivitas yang ada pada halaman tersebut. Kunci jawaban ini digunakan sebagai panduan dan pembanding oleh orang tua untuk mengoreksi pekerjaan anak. Soal pertama meminta siswa menentukan apakah pernyataan berikut benar atau salah beserta alasannya.
Pernyataan a: "Kita tidak dapat mendengar suara saat menyelam di dalam kolam renang." Jawabannya adalah salah karena bunyi dapat merambat melalui zat cair seperti air. Oleh karena itu, saat menyelam di kolam renang kita masih dapat mendengar suara, meskipun terdengar berbeda dibandingkan di udara. Pernyataan b: "Tujuan pemasangan busa/karpet di dinding bioskop adalah untuk mencegah pemantulan bunyi." Jawabannya adalah benar karena bahan tersebut berfungsi sebagai peredam suara guna mengurangi gema dan kebisingan.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/r802az2mb.html
Artikel Terkait
Inter Milan dan PSG Juara, Man City Tekuk Arsenal
TeknologiParis Saint Germain (PSG) memastikan gelar juara Ligue 1 musim 2025/2026 meskipun masih menyisakan satu pertandingan, dengan perolehan poin yang tak terkejar oleh pesaing. Hasil ini menjadi modal apik bagi tim asuhan Luis Enrique menyongsong partai final Liga Champions melawan Arsenal....
Baca SelengkapnyaHonda Patenkan Teknologi Motor Trail Listrik Baru
TeknologiPabrikan sepeda motor asal Jepang, Honda, mengajukan paten untuk teknologi kopling baru pada motor listrik yang dirancang untuk ajang kompetisi motorcross. Paten tersebut mengacu pada CR Electric Proto milik Honda dan menyoroti tuas kopling yang dipasang di setang kiri, meskipun motor tersebut sepenuhnya listrik....
Baca SelengkapnyaPanduan Merotasi Ban Mobil FWD dan RWD
TeknologiFaktor pemakaian, kondisi jalan, dan beban muatan membuat tapak ban kendaraan cepat aus sehingga ban secara berkala harus dirotasi. Hal ini berlaku untuk mobil front wheel drive (FWD) maupun rear wheel drive (RWD)....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kunci Gitar Breathless Krisdayanti: Cara Kau Membuatku Tak Bernapas
- Toyota Setop Produksi Veloz Bensin Sejak Februari 2026
- BYD Pastikan Pabrik Rp11,7 Triliun di Subang Beroperasi 2024
- Panduan Merotasi Ban Mobil FWD dan RWD
- Mandalika Tunjuk Ananda Mikola Sebagai Direktur Utama
- Toyota Setop Produksi Veloz Bensin Sejak Februari 2026
Artikel Terbaru
Google Bantah Latih Gemini Pakai Email Gmail
Wuling Serah Terima 25 Unit SUV Eksion Pertama, SPK Tembus 1.000
5 Situasi Darurat yang Wajib Pakai Towing
DSS Motor Bertransformasi Jadi Mobix Perkuat Ekosistem Bekas
Eksperimen AI Kafe Swedia Berantakan, Salah Stok Rugi
Harga Solar Mahal, Pemilik Fortuner Beralih ke Zenix Hybrid
Tautan Sahabat
- Trump Apresiasi Prabowo, Indonesia Masuk BoP
- Prabowo Targetkan Tambahan Lapangan Kerja pada 2027
- Maxim Dorong Mobilitas Inklusif di Hari Aksesibilitas
- KSPSI Minta Pemerintah Tekan Impor Demi Rupiah Stabil
- Gubernur BI Dipanggil Prabowo Bahas Rupiah Melemah
- 5 WNI Ditangkap Israel, 4 Lainnya Berlayar di Siprus
- Jokowi Keliling Indonesia Juni 2026, Kesehatan 99 Persen Pulih
- Nadiem Dituntut 18 Tahun, Mahfud Serahkan Harapan ke Hakim
- Muhadjir Effendy Diperiksa KPK 2 Jam Kasus Haji
- Pakar Sebut Prabowo Tak Paham Soal Investasi Desa