Lokasi: Berita >>
SPMB Bandung 2026: Jadwal, Syarat, dan Ketentuan Lengkap
Berita7674 Dilihat
RingkasanPendataan untuk jenjang TK dimulai pada 22-26 Juni 2026 melalui website resmi SPMB Kota Bandung. Proses penerimaan murid baru dilakukan melalui beberapa jalur, mulai dari domisili, afirmasi, mutasi, hingga prestasi dengan jadwal dan persyaratan yang berbeda di tiap jenjang pendidikan....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-KOTA-BANDUNG-34534534.jpg)
Pendataan untuk jenjang TK dimulai pada 22-26 Juni 2026 melalui website resmiSPMB Kota Bandung. Proses penerimaan murid baru dilakukan melalui beberapa jalur, mulai dari domisili, afirmasi, mutasi, hingga prestasi dengan jadwal dan persyaratan yang berbeda di tiap jenjang pendidikan.
Orang tua dan calon peserta didik diimbau memperhatikan tahapan pendataan, pendaftaran, seleksi, hingga daftar ulang agar tidak melewatkan jadwal yang telah ditentukan. Mengutip laman resmi SPMB Kota Bandung 2026, berikut informasi selengkapnya mengenai alur dan jadwal penerimaan.
Setiap jalur penerimaan memiliki ketentuan khusus yang harus dipenuhi oleh peserta didik. Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Pendidikan memastikan proses ini berjalan transparan dan akuntabel demi pemerataan akses pendidikan bagi seluruh warga.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/qlsm34uj0.html
Artikel Terkait
Bhayangkara Presisi Lolos Final AVC Champions 2026
BeritaBhayangkara Presisi mengalahkan Hyundai Skywalkers dengan skor 25-23, 27-25, dan 25-23 dalam laga semifinal yang berlangsung kurang dari 90 menit di GOR Terpadu Ahmad Yani Pontianak pada hari Sabtu (16 Mei 2026). Kemenangan tiga set langsung ini memastikan tim asal Indonesia tersebut melaju ke partai final melawan Foolad Sirjan Iranian yang akan digelar pada hari Minggu (17 Mei 2026)....
【Berita】
Baca SelengkapnyaKemenkes Peringatkan Demam Usai Bepergian dari Afrika
BeritaKemenkes mengeluarkan peringatan serius terkait penyakit Ebola yang memiliki tingkat kematian sangat tinggi. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat fatality rate (CFR) Ebola mencapai rata-rata 50 persen....
【Berita】
Baca SelengkapnyaKemenkes Peringatkan Demam Usai Bepergian dari Afrika
BeritaKemenkes mengeluarkan peringatan serius terkait penyakit Ebola yang memiliki tingkat kematian sangat tinggi. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat fatality rate (CFR) Ebola mencapai rata-rata 50 persen....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- WhatsApp Rilis Incognito Chat dengan Meta AI
- Yusril Sebut Pemerintah Bisa Petik Hikmah dari Film Pesta Babi
- Penerima Bansos Judi Online Akan Dicoret Langsung
- Satelit Nusantara Lima Percepat Pemerataan Konektivitas Indonesia
- Jafar/Felisha Ikuti Jejak Ubed, Menang di Thailand Open
- Jokowi Ikut Yoga 5 Menit di Depan Rumah Heboh
Artikel Terbaru
Siklus 9 Tahun Hubungan Trump-Xi: Mesra KTT Lalu Perang Tarif
Partai Berkarya Serukan Kader Solid Lawan Provokasi
Sosok Pertama Ungkap Jokowi Keliling Indonesia, NTT Tujuan Awal
Din Desak Netanyahu Bebaskan WNI Lewat Forum BoP
Chord Lagu Senyumlah Andmesh dari C untuk Masalah Hidup
Primus Yustisio Minta Gubernur BI Perry Mundur karena Rupiah
Tautan Sahabat
- Pencuri Rumah Kosong di Pamulang Tangsel Diringkus Polisi
- Keributan di Grogol, Pria Tewas Dilempar dari Lantai 2
- Bos Terra Drone Dituntut 2 Tahun, 22 Tewas Terbakar
- Jakarta Target Top 50 Global City 2030, Revitalisasi Blok M-Kota Tua
- Bareskrim Bongkar Siasat Kode Merah Narkoba 12 Tahun
- Peredaran 100 Vape Etomidate di Tangerang Terbongkar
- 1.500 Umat Hadiri Misa Kenaikan Yesus di Katedral
- Polisi Tangkap Pelaku Curi Paket di Cilincing, Satu Buron
- KAI Operasikan 270 LRT Jabodebek per Hari, Tarif Rp10 Ribu
- Pria Tewas Diduga Dilempar dari Lantai Dua Grogol Jakbar