Lokasi: Kuliner >>
Mahasiswa Internasional UNAND Melonjak, Capai 1.590 Orang
Kuliner347 Dilihat
RingkasanSebanyak 1. 590 calon mahasiswa asing tercatat mengikuti proses seleksi penerimaan di Indonesia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-andalas-unand-iu.jpg)
Sebanyak 1.590 calon mahasiswa asing tercatat mengikuti proses seleksi penerimaan di Indonesia. Para pendaftar berasal dari berbagai negara di Asia, Afrika, hingga kawasan lainnya.
Pendaftar terbanyak berasal dari Nigeria sebanyak 255 orang, disusul Afghanistan sebanyak 236 orang, dan Yaman sebanyak 126 orang. Selain itu, terdapat pula pendaftar dari Sudan, Bangladesh, Timor Leste, Gambia, Madagaskar, Rwanda, Ethiopia, Malawi, Mesir, India, Thailand, Tanzania, Sudan Selatan, Ghana, hingga Sierra Leone.
Proses seleksi dilakukan secara bertahap untuk memastikan kualitas calon mahasiswa yang diterima. Dari total 1.590 pendaftar, sebanyak 97 orang dinyatakan lolos seleksi administrasi dan saat ini tengah mengikuti tahap wawancara. "Mahasiswa internasional membawa perspektif, budaya, dan pengalaman yang beragam. Kehadiran mereka akan memperkaya proses pembelajaran sekaligus memperkuat jejaring global," demikian pernyataan resmi dari pihak penyelenggara.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/qlhvmvxla.html
Artikel Terkait
Samsung Galaxy S26 Ultra Pecahkan Rekor Charging Android
KulinerSamsung Galaxy S26 Ultra mampu mengisi daya baterai hingga 76 persen hanya dalam waktu 30 menit, berdasarkan laporan pengujian yang dipublikasikan CNET pada 14 Mei 2026. CNET melakukan pengujian terhadap berbagai merek besar seperti Apple, Samsung, Google, Motorola, hingga OnePlus dengan metode yang sama untuk melihat seberapa cepat baterai terisi dalam waktu setengah jam....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaPakar Ungkap Kerusakan Lingkungan Akibat Wabah Ebola
KulinerDicky menegaskan bahwa rentetan wabah dalam beberapa tahun terakhir membuktikan dunia mendesak menerapkan pendekatan One Health, yaitu keselarasan antara kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan. “Ebola, hantavirus, hingga Covid-19 memberi pesan serupa....
【Kuliner】
Baca Selengkapnya1,2 Juta Anak Alami Wasting, GTM dan Picky Eater Disorot
KulinerAnak yang tampak ceria dan lincah sering dianggap sehat, namun para ahli mengingatkan bahwa kondisi tersebut belum tentu menandakan anak bebas dari masalah gizi. Masalah gizi pada anak dinilai masih menjadi tantangan besar di Indonesia dan kerap terlambat disadari oleh orang tua....
【Kuliner】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Hillstate Yakin Penuh Megawati, Cedera Bukan Masalah
- Lemas Lansia Bukan Hanya Usia, Waspada Hipoglikemia
- PHERINI Disetujui Tenaga Kesehatan untuk Ketiak Cerah
- Avigan, Obat Jepang, Berpotensi Lawan Hantavirus
- Drawing Malaysia Masters 2026: Ubed vs Lakshya Sen
- Pancaroba, Jaga Daya Tahan Tubuh dengan Gizi Seimbang
Artikel Terbaru
Kunci Gitar Dere: Aku Ingin Kau Bahagia di Hatimu
Kemenkes Siaga Hantavirus, Siapkan Ribuan Tempat Tidur dan PCR
Cahaya Biru Ponsel Ganggu Tidur? Ini Kata Ahli
Psikiater: Trauma Tak Ditangani Bisa Ubah Korban Jadi Pelaku
Umuh Muchtar Peringatkan Pemain Persib soal Tanda Bahaya
DPR Minta Pemerintah Perkuat Mitigasi Puncak Haji
Tautan Sahabat
- Menkes: Tanpa Transformasi Digital, Layanan Kesehatan Bermutu Mustahil
- Kabut Abu-abu Ancam Kesehatan Warga Jabodetabek
- El Nino Ekstrem: Ancaman DBD dan Gangguan Pencernaan Anak
- Durasi Karantina Hantavirus: Ini Penjelasan Lengkap
- Kesemutan Bukan Karena Duduk Lama, Waspadai Tanda Bahaya
- Cahaya Biru Ponsel Ganggu Tidur? Ini Kata Ahli
- DPR Minta Pemerintah Perkuat Mitigasi Puncak Haji
- Fluktuasi Hormon Memperparah Gejala ADHD pada Wanita
- Kemenkes: PHBS Kunci Tangkal Ancaman Hantavirus
- Lansia Diabetes Wajib Aktif Cegah Luka Busuk