Lokasi: Teknologi >>
SPMB Jateng SMA 2026: Jadwal, Syarat, dan Urutan Seleksi
Teknologi85311 Dilihat
RingkasanPemerintah Kota Surabaya membuka empat jalur masuk Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2024, yaitu jalur domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi orang tua/wali. Selain memahami jadwal pendaftaran, calon peserta juga perlu mengetahui aturan kuota, sistem seleksi, serta dokumen yang wajib disiapkan agar tidak mengalami kendala saat proses pendaftaran berlangsung....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JATENG-2026-53453454.jpg)
Pemerintah Kota Surabaya membuka empat jalur masuk Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2024, yaitu jalur domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi orang tua/wali. Selain memahami jadwal pendaftaran, calon peserta juga perlu mengetahui aturan kuota, sistem seleksi, serta dokumen yang wajib disiapkan agar tidak mengalami kendala saat proses pendaftaran berlangsung. Dinas Pendidikan (Dispendik) Surabaya mengingatkan orang tua untuk memeriksa persyaratan secara cermat sebelum mendaftar di setiap jalur.
Setiap jalur memiliki kuota dan mekanisme seleksi berbeda. Jalur domisili menggunakan sistem zonasi berdasarkan jarak tempat tinggal ke sekolah, sementara jalur afirmasi diperuntukkan bagi peserta dari keluarga tidak mampu dengan bukti surat keterangan. Jalur prestasi menyeleksi berdasarkan capaian akademik dan non-akademik, sedangkan jalur mutasi orang tua/wali dikhususkan bagi anak yang orang tuanya pindah tugas ke Surabaya.
Calon peserta wajib menyiapkan dokumen seperti Kartu Keluarga (KK), akte kelahiran, rapor, dan sertifikat prestasi jika mendaftar jalur prestasi. Pendaftaran dilakukan secara online melalui portal resmi ppdb.surabaya.go.id. Kepala Dispendik Surabaya menegaskan bahwa verifikasi dokumen akan dilakukan secara ketat untuk mencegah kecurangan, dan pelanggaran dapat berakibat diskualifikasi peserta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/qdbsg5lj8.html
Artikel Terkait
Mendag Beri Sinyal Harga Minyakita Naik
TeknologiMenteri Pertanian Budi mengungkapkan harga Minyakita saat ini dijual Rp15. 900, melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan Rp15....
Baca SelengkapnyaArab Saudi Siaga Penuh, Fasilitas Jamarat Haji 2026 Dirombak
TeknologiKidana Development Company meningkatkan fasilitas di Kompleks Jamarat untuk memperkuat keselamatan jamaah dan memperlancar pengelolaan arus jutaan peziarah selama ibadah haji. Perusahaan pelaksana di bawah Komisi Kerajaan untuk Kota Makkah dan Tempat-Tempat Suci itu mengungkapkan penyelesaian berbagai pekerjaan pemeliharaan dan modernisasi fasilitas....
Baca SelengkapnyaIndia Larang Rakyat Beli Emas Selama Setahun
TeknologiPerdana Menteri India Narendra Modi pada 10 Mei lalu menyerukan rakyatnya untuk tidak membeli perhiasan emas selama setahun demi kepentingan negara. "Patriotisme tidak hanya tentang kesiapan mengorbankan nyawa di perbatasan....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Lamine Yamal Dibela PM Spanyol Usai Kibarkan Bendera Palestina
- Arab Saudi Luncurkan Serangan Balasan ke Iran Pertama Kali
- Transfer Minyak Rahasia Dekat Malaysia Diduga Jalur Iran-China
- Wabah Hantavirus MV Hondius: 22 Awak Karantina di Inggris
- Messi Akhirnya Menang di Kandang, Kutukan Patah di MLS
- Peretas Susupi Sistem Bahan Bakar AS, Iran Didalangi
Artikel Terbaru
Tautan Sahabat
- Lille Finis Peringkat 3, Calvin Verdonk Tampil di Liga Champions
- Casemiro Bisa Bertahan Lebih Lama di MU Jika Carrick Datang Lebih Awal
- 55 Pemain Awal Timnas Argentina Piala Dunia 2026: Messi Pimpin, Dybala Absen
- 3 Laga Spanyol Tanpa Yamal, Comeback di Fase Gugur
- Dick Advocaat: Pelatih Tertua Piala Dunia Timnas Curacao
- Anggota DPR Bantah Garudayaksa FC Promosi karena Prabowo
- Miroslav Koubek Janjikan Lebih dari Sekadar Menang di Piala Dunia
- Enrique Riquelme Siapkan Dana Rp3,9 Triliun Lawan Florentino Perez
- Sevilla vs Real Madrid: Laga Penentu Degradasi Los Nervionenses
- Kevin Diks Cetak Gol Penalti, Klub Jerman Nyaris Degradasi