Lokasi: Hikmah >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Hikmah85587 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/ppbcudqlc.html
Sebelumnya: Kunci Gitar Aku Cinta Kau dan Dia Ahmad Band
Berikutnya: EVOS Kalah 0-2 dari NAVI di MPL ID S17
Artikel Terkait
Raim Laode Rilis Kunci Gitar Babak Terakhir
HikmahLagu Babak Terakhir ciptaan Raim Laode kembali populer pada 2026 setelah tren digital mengangkatnya, padahal lagu ini pertama kali dirilis pada 2022 melalui kanal YouTube Raim Laode. La Ode Raimudin yang dikenal sebagai Raim Laode adalah seniman multitalenta asal Liya Toko, Wakatobi, Sulawesi Tenggara....
【Hikmah】
Baca SelengkapnyaRupiah Tembus Rp 17.600, Pengrajin Tahu Tempe Kelabakan
HikmahPengrajin tahu dan tempe mulai kesulitan menyiasati lonjakan harga kedelai yang dipicu depresiasi rupiah, kata Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi Golkar, Eric Hermawan. "Di tingkat akar rumput, perajin komoditas pangan seperti tahu dan tempe sudah mulai kelabakan menyiasati harga kedelai domestik yang melambung jauh di atas harga internasional," ujar Eric kepada wartawan, Senin (18/5/2026)....
【Hikmah】
Baca SelengkapnyaKisah Ratidjo Bangun Jejamuran, Kapok Miskin Kini Punya 2,5 Hektare Jamur
HikmahRatidjo Harjo Suwarno, pria berusia 82 tahun, masih tekun merawat jamur di dapur dan lobi bangunannya setiap hari. Tangannya sesekali menyentuh media tanam di rak-rak bambu untuk memeriksa kondisi jamur yang mulai mekar....
【Hikmah】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- China Gelar Jamuan Mewah untuk Donald Trump
- Bank BCA, BNI, Mandiri Libur Kenaikan Yesus Kristus 2026
- KUHP Baru Berlaku, Perusahaan Keuangan Wajib Transparan
- Menteri Bappenas Dorong PTPN I Percepat Program Pangan Prabowo
- Hantavirus Dilaporkan di ASEAN, Indonesia Termasuk Daftar
- Pemerintah Targetkan Desa Bebas Pinjol Lewat Koperasi Merah Putih
Artikel Terbaru
Terjemahan Lirik Ora Urus Toton Caribo Viral di TikTok
Kaesang dan Akbar Himawan Dukung Reynaldo Bryan Maju Ketum HIPMI
SIAL Interfood 2026 Digelar di Jakarta Perkuat Daya Saing RI
Pertamina Operasikan Dua Kapal Gas Jaga Pasokan LPG
Diggia Juarai MotoGP Catalunya 2026 yang Chaos
Rupiah Ditutup Melemah Rp17.703, Sulit Menguat
Tautan Sahabat
- Prabowo Tegaskan Penguatan Pertahanan di Tengah Geopolitik Memanas
- DPR Panggil BI, Desak Stabilkan Rupiah Segera
- KPK Periksa 8 Saksi Pemerasan Bupati Tulungagung
- Amnesty Tuding 'Antek Asing' Akal-akalan Bungkam Kritik
- Prabowo Tegas Berantas Korupsi Sejalan Supremasi Hukum
- Larangan Potong Kuku Sebelum Kurban Menurut Ulama
- Megawati dan Cak Imin Absen di Sidang Prabowo
- Habib Rizieq Aktifkan Kembali Pengajian Petamburan dan Megamendung
- Kadin Dukung Gerakan Nasional Perlindungan PMI Menyeluruh
- Komisi III DPR Minta Komunitas Motor Tak Sekadar Touring