Lokasi: Pendidikan >>
KKP Buka PENTARU 2026, Ini Daftar Sekolah dan Syarat
Pendidikan87 Dilihat
RingkasanKementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) secara resmi meluncurkan Penerimaan Peserta Didik (Pentaru) 2026 pada Selasa (12/5) di Kantor Pusat KKP. Peluncuran program ini dilakukan oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BPPSDM KP), I Nyoman Radiarta, yang mewakili Menteri Kelautan dan Perikanan....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/KKP-Resmi-Buka-PENTARU-2026.jpg)
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) secara resmi meluncurkan Penerimaan Peserta Didik (Pentaru) 2026 pada Selasa (12/5) di Kantor Pusat KKP. Peluncuran program ini dilakukan oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BPPSDM KP), I Nyoman Radiarta, yang mewakili Menteri Kelautan dan Perikanan.
KKP merupakan lembaga pemerintah yang bertugas mengelola sektor kelautan dan perikanan Indonesia, termasuk pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang tersebut. Terdapat beberapa jalur penerimaan, mulai dari jalur khusus hingga jalur umum dan mandiri, dengan fokus utama pada anak pelaku usaha dan pendukung sektor kelautan dan perikanan. Adapun kuota penerimaan dibagi berdasarkan jalur pendidikan, termasuk skema 100 persen jalur khusus pada satuan tertentu serta 80 persen umum dan 20 persen jalur khusus di unit PK-BLU, dikutip dari Instagram resmi KKP.
Dalam sambutannya, Nyoman Radiarta menegaskan bahwa pembangunan sektor kelautan dan perikanan sangat bergantung pada kualitas SDM. Menurutnya, transformasi menuju sektor yang maju dan berkelanjutan hanya dapat dicapai melalui pendidikan vokasi yang mampu melahirkan generasi unggul, adaptif, dan berintegritas. “Melalui Pentaru 2026, kita tidak hanya membuka proses penerimaan peserta didik, tetapi juga menyiapkan generasi baru pelaku utama sektor kelautan dan perikanan yang akan menjadi penggerak utama ekonomi biru di masa depan. Para peserta didik yang akan bergabung adalah calon-calon profesional yang diharapkan mampu menjawab tantangan zaman serta membawa inovasi bagi kemajuan sektor ini,” ujarnya.
KKP memiliki sejumlah kampus vokasi yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, yaitu Politeknik Kelautan dan Perikanan (Poltek KP) di beberapa daerah, Akademi Komunitas Kelautan dan Perikanan (Akom KP), serta Sekolah Usaha Perikanan Menengah (SUPM). Kampus-kampus ini menjadi pusat pendidikan tinggi vokasi yang menyiapkan tenaga ahli di bidang teknologi kelautan, perikanan tangkap, budidaya, pengolahan hasil laut, hingga manajemen usaha perikanan modern.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/ppb27fj2z.html
Artikel Terkait
Megawati Disenggol Wilson, Hillstate Gebrak Liga Voli Korea
PendidikanMegawati Hangestri Pertiwi atau Mega mengungkapkan dirinya siap membawa Hillstate meraih prestasi di kompetisi musim ini setelah resmi bergabung. Wilson, sapaan akrabnya, sadar dirinya akan diharapkan bisa membawa tim yang bermarkas di Daejeon itu bangkit....
Baca SelengkapnyaKabut Abu-abu Ancam Kesehatan Warga Jabodetabek
PendidikanDante menggambarkan polusi udara melalui fenomena yang akrab dirasakan masyarakat Jabodetabek sehari-hari. "Pernah tidak, ketika malam hujan deras lalu keesokan paginya cerah dan tidak ada awan, kita bisa melihat Gunung Salak dan Gunung Gede dengan jelas? Tapi di hari-hari biasa gunung itu tidak terlihat karena tertutup kabut abu-abu," ujarnya....
Baca Selengkapnya1,2 Juta Anak Alami Wasting, GTM dan Picky Eater Disorot
PendidikanAnak yang tampak ceria dan lincah sering dianggap sehat, namun para ahli mengingatkan bahwa kondisi tersebut belum tentu menandakan anak bebas dari masalah gizi. Masalah gizi pada anak dinilai masih menjadi tantangan besar di Indonesia dan kerap terlambat disadari oleh orang tua....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Thalita Petik Pelajaran Usai Kalah Rubber dari Ratchanok
- Avigan, Obat Jepang, Berpotensi Lawan Hantavirus
- Cahaya Biru Ponsel Ganggu Tidur? Ini Kata Ahli
- 6 Cara Sederhana Jaga Metabolisme untuk Turunkan Berat Badan
- Kiandra Ramadhipa Peringkat 3 Klasemen Red Bull Rookies Cup
- Hantavirus Sulit Dikenali, Gejala Mirip Flu hingga DBD
Artikel Terbaru
Ubed Tersingkir di Thailand Open 2026 karena Ragu di Awal Laga
Radiogenomics: Pendekatan Baru Deteksi Dini Penyakit di Indonesia
Radiogenomics: Pendekatan Baru Deteksi Dini Penyakit di Indonesia
Dongeng dan Permainan Edukatif Hibur Pasien Kanker Cilik Bandung
Iran Disebut Mampu Lumpuhkan Internet Global dari Selat Hormuz
WHO Peringatkan 12 Negara Soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
Tautan Sahabat
- Defisit APBN 2026 Tembus Rp164,4 Triliun per April
- Usia Pesawat Bukan Satu-satunya Penentu Keandalan Penerbangan
- MSCI Coret Antam, Fundamental Bisnis Tetap Solid
- Pemerintah Didorong Cari Solusi Regulasi Rokok
- RI Dorong Jadi Hub Storage Minyak ASEAN
- Sampoerna Pimpin Pasar Tembakau di Tengah Tantangan 2025
- Kementerian ESDM Tanggapi WN Tiongkok di Tambang Emas Ilegal Sangihe
- Mentan Australia Telepon Amran Ucapkan Terima Kasih Pasok Pupuk
- BRImo Dorong Ekonomi Solo hingga Lereng Merbabu
- Lemonilo Ekspansi Pasar Internasional di SIAL Shanghai 2026