Lokasi: Berita >>
Syarat Daftar Telkom University Jakarta 2026, Seleksi Rapor
Berita15154 Dilihat
RingkasanJalur TUJ memberikan kesempatan bagi siswa SMA, SMK, maupun MA untuk mendaftar kuliah hanya menggunakan nilai rapor tanpa harus mengikuti ujian tulis. Program seleksi ini dibuka khusus untuk pendaftaran di program studi yang tersedia di SITU....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/telkom-university-pertahankan-4-tahun-gelar-kampus-no1_20210304_160642.jpg)
Jalur TUJ memberikan kesempatan bagi siswa SMA, SMK, maupun MA untuk mendaftar kuliah hanya menggunakan nilai rapor tanpa harus mengikuti ujian tulis. Program seleksi ini dibuka khusus untuk pendaftaran di program studi yang tersedia di SITU. Seluruh proses pendaftaran dilakukan secara online melalui aplikasi SITU Admission.
Melalui Jalur TUJ, calon mahasiswa dapat memilih hingga empat program studi dengan harga PIN pendaftaran sebesar Rp300 ribu. Pihak kampus juga menyediakan program Beasiswa Pintar dengan potongan hingga 100 persen bagi pendaftar yang memiliki nilai terbaik sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku. Tersedia juga promo diskon biaya pendaftaran sebesar 50 persen dengan menggunakan kode referral TUJ150. Promo tersebut berlaku hingga 10 Mei 2026 sehingga calon peserta dapat memanfaatkan potongan biaya sebelum masa promo berakhir.
Jalur ini menjadi alternatif bagi calon mahasiswa yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi tanpa mengikuti ujian tulis. Pengumuman hasil seleksi nantinya dapat dilihat langsung melalui aplikasi SITU Admission pada menu “Laporan Kelulusan”. Peserta disarankan untuk rutin memantau akun masing-masing agar tidak melewatkan informasi penting terkait hasil seleksi.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/plldbgyws.html
Artikel Terkait
Prakiraan Cuaca Babel Rabu: Bangka Tengah Berudara Kabur
BeritaBadan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada Selasa (19/3/2026) malam pukul 21. 00 WIB....
【Berita】
Baca SelengkapnyaToyota Pantau Rupiah, Harga Mobil Terancam Naik
BeritaPT Toyota Astra Motor (TAM) memastikan tetap berupaya menjaga agar dampak pelemahan rupiah tidak langsung dibebankan kepada konsumen melalui kenaikan harga kendaraan di tengah kondisi nilai tukar dolar yang sangat tinggi. "Pastinya memang di kondisi saat ini, seperti teman-teman tahu bahwa dolar sudah sangat tinggi....
【Berita】
Baca SelengkapnyaPanduan Merotasi Ban Mobil FWD dan RWD
BeritaFaktor pemakaian, kondisi jalan, dan beban muatan membuat tapak ban kendaraan cepat aus sehingga ban secara berkala harus dirotasi. Hal ini berlaku untuk mobil front wheel drive (FWD) maupun rear wheel drive (RWD)....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Schaeffler Ekspansi Baterai EV Jangkau Pasar Kalimantan
- PLN Resmikan SPKLU ke-5.000 di Tanjung Priok
- Umar Abdullah Juara 2 Lamborghini Super Trofeo Eropa 2026
- Enam Karoseri Pamer Bus Double Decker, Listrik, Sleeper
- Raim Laode Rilis Kunci Gitar Babak Terakhir
- BYD Pastikan Pabrik Rp11,7 Triliun di Subang Beroperasi 2024
Artikel Terbaru
Manchester United Bidik Pengganti Murah Casemiro
BYD Luncurkan M6 DM, MPV PHEV Irit 65 Km per Liter
Wuling Serah Terima 25 Unit SUV Eksion Pertama, SPK Tembus 1.000
Toyota Respons Insentif EV: Positif, Jangan Fokus Satu Teknologi
Kunci Gitar Pelarian Keisya Levronka Mudah Dimainkan
Wuling Serah Terima 25 Unit SUV Eksion Pertama, SPK Tembus 1.000
Tautan Sahabat
- Wabah Ebola Kongo-Uganda Ditetapkan sebagai Darurat
- Wali Kota Arcadia Mengaku Bersalah sebagai Agen China
- Menlu Sugiono Bercanda Sulit Formal dengan Menlu Singapura
- Omar Daniel Bangga Jadi Tulang Punggung Keluarga
- Iran Kirim Pesan Keras ke AS di BRICS: Siap Perang dan Diplomasi
- Tersangka Penembakan Trump Mengaku Tidak Bersalah
- Tiga Negara Uni Eropa Desak Sanksi untuk Menteri Israel
- Ratusan Warga Irlandia Protes Kematian Pria Kongo
- Iran Ancam Buka Front Baru Jika AS Lanjutkan Perang
- 19 Tewas di Lebanon, Gencatan Senjata Israel Dipertanyakan