Lokasi: Kesehatan >>
SIT Darul Abidin Ajarkan Siswa Kendalikan AI, Bukan Jadi Pengguna
Kesehatan99524 Dilihat
RingkasanInternational Scratch Day 2026 bertajuk "Scratch in the Age of AI, Igniting Creativity and Problem Solving" sukses digelar di Aula SIT Darul Abidin pada Jumat (22/5/2026). Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Pakar Teknis Capaian Pembelajaran Koding Kemendikdasmen Yogi Anggraena, Kepala Dinas Pendidikan Kota, serta jajaran pimpinan sekolah, guru, komite, orang tua murid, dan tamu undangan....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Sekolah-Islam-Terpadu-SIT-Darul-Abidin-menggelar-International-Scratch-Day-2026.jpg)
International Scratch Day 2026 bertajuk "Scratch in the Age of AI, Igniting Creativity and Problem Solving" sukses digelar di Aula SIT Darul Abidin pada Jumat (22/5/2026). Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Pakar Teknis Capaian Pembelajaran Koding KemendikdasmenYogi Anggraena, Kepala Dinas Pendidikan Kota, serta jajaran pimpinan sekolah, guru, komite, orang tua murid, dan tamu undangan.
Kepala Litbang SIT Darul AbidinEndah Tri Kusumawati menegaskan komitmen sekolah dalam memberikan pendidikan yang relevan dengan perkembangan zaman. Menurutnya, kemajuan teknologi harus disikapi secara positif dan penuh tanggung jawab. "Kami mendidik anak-anak sesuai zamannya. Melalui program ini, kita ingin anak-anak bukan hanya bertindak sebagai pengguna teknologi, melainkan mampu berperan aktif dalam menciptakan sebuah inovasi," ujar Endah dalam sambutannya.
Apresiasi tinggi datang dari Kepala Dinas Pendidikan Kota yang mengingatkan pentingnya batasan dalam memanfaatkan teknologi. "Acara ini keren sekali. Kita tidak bisa menghindari kemajuan teknologi saat ini. Yang bisa dilakukan adalah membuat pedoman penggunaan AI. Jangan sampai kita percaya sepenuhnya pada AI. Tetap manusia yang harus memegang kendali dan melakukan verifikasi," tegas Wahid. Senada dengan hal tersebut, Pakar Teknis Capaian Pembelajaran Koding KemendikdasmenYogi Anggraena menganalogikan AI seperti dua sisi mata pisau yang membawa dampak positif sekaligus negatif. "Jika digunakan dengan baik, AI akan memberikan manfaat besar bagi aktivitas manusia. Pemerintah sendiri sudah menetapkan keputusan bersama tujuh menteri dan menerbitkan buku saku AI. Jadi, bukan hanya soal cara menggunakannya, tetapi etika yang harus dikedepankan," jelas Yogi.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/pl7cb60jx.html
Artikel Terkait
Bastian Steel Targetkan Nikahi Sitha Marino Tahun Depan
KesehatanPersonel grup TBA, Bastian, mengaku sangat ingin menikahi kekasihnya Sitha Marino pada tahun depan setelah menjalin hubungan pacaran selama enam tahun. "Aku udah harapannya berdoa nih, semoga nih, minta doanya juga," ucap Bastian dikutip dari YouTube TRANS TV Official pada Selasa (19/5/2026)....
Baca SelengkapnyaHendra Pencuri Motor Ditangkap Polisi Usai Akad Nikah
KesehatanPusiknas Polri mencatat tindak pidana Pencurian dengan Pemberatan (Curat) menjadi kasus kejahatan terbanyak sepanjang 2025 dengan 48. 637 kasus atau 11,70 persen dari total seluruh tindak pidana di Indonesia....
Baca SelengkapnyaHarga Oli Blora Naik, Pengusaha Tempe Blora Tertekan
KesehatanKenaikan harga onderdil motor, oli, dan ban terjadi sejak tiga bulan terakhir dengan kisaran 10 hingga 30 persen, demikian disampaikan pemilik bengkel di Jakarta, Selasa (19/5/2026). Pemilik bengkel tersebut mengungkapkan bahwa lonjakan harga dipicu oleh kenaikan harga minyak bumi yang berdampak pada bahan baku logam dan cairan....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Enzo Maresca Sah Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
- Sekretaris BNPP Tinjau Rumah Warga Perbatasan di Belu
- Perampok Todong Toko Emas Wonokromo, 3 Lansia Terluka
- Prakiraan Cuaca Sumatra 21 Mei 2026, Mayoritas Hujan Ringan
- Prakiraan Cuaca Sorong 20 Mei: Hujan Ringan dan Kabut
- ART Tersangka Kasus Kematian Bocah Akibat Pengobatan Mistik
Artikel Terbaru
Panduan Merotasi Ban Mobil FWD dan RWD
Awal Mula Kasus Pencabulan Santri Ponorogo Terbongkar
BMKG: Langit Manokwari Mendung Tebal 22 Mei 2026
Prakiraan Cuaca Cirebon 18 Mei: Siang Cerah, Malam Hujan
MLSC Surabaya Seri 2 Tuntas, Lahir Dua Juara Baru
Prakiraan Cuaca Banyumas: Waspada Kabut pada 22 Mei 2026
Tautan Sahabat
- 2 Ibu Hamil Ditandu 4 Jam ke RS Akibat Jalan Rusak Polman
- Kekerasan Daycare di 5 Kota, 103 Anak Terdampak di Jogja
- Kiai Ponorogo Tersangka, Dicabuli 11 Santri Laki
- Kronologi Wagub Sumbar Kecelakaan Tunggal di Solok
- Prakiraan Cuaca Banyumas: 5 Kecamatan Hujan Ringan
- Prakiraan Cuaca Banyumas: Waspada Kabut pada 22 Mei 2026
- Ayah-Anak Ditangkap, Siram Air Keras ke Penjual Tempe
- Oknum ASN Tuban Divonis 8 Bulan Aniaya Petugas SPBU
- Ayah Pengangguran di Padang Aniaya Bayi 2 Tahun
- 2 Guru PPPK Konawe Dinonaktifkan Usai Digerebek Istri