Lokasi: Travel >>
SPMB Jakarta 2026 Buka Empat Jalur PPDB SMA
Travel99 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 membuka empat jalur penerimaan yaitu Jalur Prestasi, Jalur Afirmasi, Jalur Domisili, dan Jalur Mutasi Tugas Orang Tua/Wali. Pendaftaran dimulai pada 15 Juni 2026 melalui website resmi....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-345345435R4W3.jpg)
SPMB Jakarta 2026 membuka empat jalur penerimaan yaitu Jalur Prestasi,Jalur Afirmasi, Jalur Domisili, dan Jalur Mutasi Tugas Orang Tua/Wali. Pendaftaran dimulai pada 15 Juni 2026 melalui website resmi. Setiap calon murid baru wajib memahami ketentuan dan persyaratan sesuai jalur yang dipilih.
Pada Jalur Prestasi Akademik, jika jumlah calon murid baru melebihi daya tampung, seleksi dilakukan berdasarkan urutan langkah tertentu. Sementara itu, pada Jalur Prestasi Nonakademik, prosedur seleksi serupa diterapkan apabila pendaftar melebihi kapasitas. Sisa kuota yang tidak terpenuhi pada Jalur Prestasi akan dilimpahkan ke PMB Tahap Kedua.
Jalur Afirmasi menyediakan kuota sebesar 30 persen dari total daya tampung, termasuk kuota khusus untuk anak penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, Jalur Domisili memiliki kuota 35 persen dari daya tampung. Wilayah prioritas PMB ditentukan berdasarkan domisili calon murid baru dengan ketentuan yang telah ditetapkan.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/pl5454c19.html
Artikel Terkait
Gelandang Manchester City Saksikan Laga Juara Persib Bandung
TravelEliano Reijnders memastikan sang kakak, Tijani Reijnders, berencana menyaksikan langsung momen bersejarah Persib Bandung meraih gelar juara Super League 2025/2026. Persib Bandung saat ini kokoh di puncak klasemen dengan 78 poin, unggul dua angka dari rival terdekat Borneo FC di peringkat kedua....
【Travel】
Baca SelengkapnyaPakar Ungkap Kerusakan Lingkungan Akibat Wabah Ebola
TravelDicky menegaskan bahwa rentetan wabah dalam beberapa tahun terakhir membuktikan dunia mendesak menerapkan pendekatan One Health, yaitu keselarasan antara kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan. “Ebola, hantavirus, hingga Covid-19 memberi pesan serupa....
【Travel】
Baca SelengkapnyaEl Nino Godzilla Tingkatkan Risiko Gizi Buruk dan Stunting Anak
TravelEl Nino "Godzilla" merupakan istilah populer untuk fenomena super El Nino dengan intensitas sangat kuat yang dapat mengancam ketahanan pangan keluarga. Ketua Satgas Kesehatan Lingkungan dan Perubahan Iklim Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), dr....
【Travel】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Sopir Truk Tewas Tabrakan Bus di Tol Jombang-Mojokerto
- Kemenkes: PHBS Kunci Tangkal Ancaman Hantavirus
- Hipertensi dan Jantung Kini Ancaman Usia 20-30 Tahun
- Radiogenomics: Pendekatan Baru Deteksi Dini Penyakit di Indonesia
- Juventus Butuh Bantuan Tiga Tim untuk Lolos Liga Champions
- Moya-moya Pemicu Stroke Usia Muda, Kenali Gejala Awal
Artikel Terbaru
Driver Ojol Dibegal Penumpang di Gresik, Korban Diserang
WHO Dalami Vaksin Uji Coba untuk Lawan Ebola
PCOS Berganti Nama Jadi PMOS, Bukan Hanya Soal Kista
Waspada Monkey Malaria, Deforestasi Dekatkan Nyamuk Pembawa Penyakit
Sarwendah Unggah Momen Bareng Jordi Onsu Singgung Fitnah
Atur Ulang Jadwal BAB Agar Lebih Teratur
Tautan Sahabat
- Longsor Curug Subang, Dua Wisatawan Perempuan Ditemukan Tewas
- Oknum ASN Tuban Divonis 8 Bulan Aniaya Petugas SPBU
- Prakiraan Cuaca Pekanbaru: Hujan Ringan Dominasi Rabu Ini
- Ramalan Weton Rabu Pahing 20 Mei 2026: Jodoh & Rezeki
- Supardiono Siap Kurban Sapi 1,5 Ton untuk Prabowo
- Teller dan Suami Tersangka Korupsi Bank Pelat Merah Rp2 M
- KPK Geledah Kantor Kadinkes Ponorogo, Harta Rp3,9 M Terungkap
- Panglima Jilah Temui Jokowi, Ajak Main Film Kolosal
- Prakiraan Cuaca Sumatra 21 Mei 2026, Mayoritas Hujan Ringan
- ART Tersangka Kasus Kematian Bocah Akibat Pengobatan Mistik