Lokasi: Kesehatan >>
Unesa Buka Jalur Mandiri Prestasi OSIS dan Pramuka 2026
Kesehatan8273 Dilihat
RingkasanPendaftaran Jalur Mandiri Prestasi OSIS dan Pramuka Universitas Negeri Surabaya (Unesa) tahun 2026 resmi dibuka untuk siswa yang pernah menjadi pengurus dan/atau dewan ambalan semasa duduk di bangku SMA/MA/SMK/Paket C. Proses pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi Unesa dengan biaya pendaftaran sebesar Rp300 ribu untuk pilihan satu program studi dan Rp400 ribu untuk pilihan dua program studi....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-negeri-surabaya-unesa-x.jpg)
Pendaftaran Jalur Mandiri Prestasi OSIS dan Pramuka Universitas Negeri Surabaya (Unesa) tahun 2026 resmi dibuka untuk siswa yang pernah menjadi pengurus dan/atau dewan ambalan semasa duduk di bangku SMA/MA/SMK/Paket C. Proses pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi Unesa dengan biaya pendaftaran sebesar Rp300 ribu untuk pilihan satu program studi dan Rp400 ribu untuk pilihan dua program studi. Khusus program studi S1 Kedokteran, biaya pendaftarannya sebesar Rp750 ribu.
Jalur seleksi ini memberikan kesempatan khusus bagi siswa berprestasi di bidang organisasi, terutama yang aktif dalam kegiatan OSIS dan Pramuka selama masa sekolah. Calon pendaftar harus memenuhi persyaratan administratif yang telah ditetapkan oleh panitia penerimaan mahasiswa baru Unesa. Tata cara pendaftaran, jadwal seleksi, serta dokumen yang diperlukan dapat diakses secara lengkap melalui portal resmi universitas.
Informasi lebih lanjut mengenai syarat, tata cara pendaftaran, dan jadwal seleksi Jalur Mandiri Prestasi OSIS dan Pramuka Unesa 2026 dapat diperoleh melalui laman resmi penerimaan mahasiswa baru. Calon mahasiswa diimbau untuk mempersiapkan seluruh dokumen dan mematuhi batas waktu pendaftaran yang telah ditentukan.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/pk5fxbbq0.html
Artikel Terkait
131 Meninggal Akibat Ebola di Kongo, WHO Khawatir Penularan Cepat
KesehatanDirektur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus menyatakan keprihatinan mendalam terhadap skala dan kecepatan epidemi Ebola di Republik Demokratik Kongo. "Saya sangat prihatin dengan skala dan kecepatan epidemi ini," kata Ghebreyesus kepada peserta Majelis Kesehatan Dunia di Jenewa pada Selasa, sambil menyoroti jumlah kasus yang dilaporkan di wilayah perkotaan dan di kalangan tenaga kesehatan....
Baca Selengkapnya1.500 Umat Hadiri Misa Kenaikan Yesus di Katedral
KesehatanMisa Hari Kenaikan Yesus Kristus di Gereja dipimpin oleh Romo Eddy Mulyono dan diikuti oleh umat yang memenuhi area dalam gereja hingga pelataran luar. Yohanes, perwakilan pihak gereja, menyatakan total umat yang hadir mencapai 800 orang di dalam gereja dan sekitar 1....
Baca SelengkapnyaPolisi Tangkap 2 Pencuri Aki Truk di Pelabuhan Tanjung Priok
KesehatanPolres Jakarta Utara menangkap dua pria berinisial JA (23) dan AD (38) saat mencuri aki truk trailer di Jalan Raya Sulawesi Nomor 31, Koja, Jakarta Utara, pada Kamis (23/4/2026) pukul 22. 05 WIB....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Eksperimen AI Kafe Swedia Berantakan, Salah Stok Rugi
- Tampang Taufik Gembel, Begal Sadis Palmerah Ditangkap
- Ibadah Kenaikan Yesus di GPIB Immanuel, Jemaat Kagumi Cagar Budaya
- Terra Drone Bantah Abaikan Keselamatan Kerja Karyawan
- Kode Redeem FC Mobile 19 Mei 2026, Klaim Sekarang
- 3 Jambret WNA di Bundaran HI Ternyata 120 Kali Beraksi
Artikel Terbaru
Hasil Timnas U17 Indonesia vs Jepang: Laga Hidup-Mati Garuda Muda
Prakiraan Cuaca BMKG: Cerah di Sejumlah Wilayah Jabodetabek
Bisnis Motor Ilegal Raup Rp 26 Miliar Pakai KTP Warga
Polisi Bubarkan Balap Liar di Taman Mini Jakarta Timur
Chord Lagu Senyumlah Andmesh dari C untuk Masalah Hidup
Tiga WNA Jadi Korban Jambret di Jakarta Pusat Sebulan
Tautan Sahabat
- WHO Sebut Kantong Nikotin Rasa Permen Incar Remaja
- Berdebar Naik Tangga, Waspada Gangguan Irama Jantung
- Lansia Diabetes Wajib Aktif Cegah Luka Busuk
- Kemenkes Pastikan Infrastruktur Kesehatan Siap Lawan Hantavirus
- PCOS Berganti Nama Jadi PMOS, Bukan Hanya Soal Kista
- WHO Peringatkan 12 Negara soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
- Food Noise Pemicu Obesitas, Pikiran Obsesif Ingin Makan
- Kemenkes Temukan Hipertensi Meningkat pada Anak SMA
- Puan Khawatir Hantavirus Meluas, Minta Antisipasi Pemerintah
- Kemenkes Awasi Minuman Manis, Nutri-Level Tekan Stroke dan Gagal Ginjal