Lokasi: Pendidikan >>
SPMB Jakarta 2026: Syarat Afirmasi, Domisili, Mutasi Orangtua
Pendidikan58831 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SD menetapkan sejumlah syarat pendaftaran, termasuk ketentuan domisili yang tercatat dalam Kartu Keluarga (KK). Proses verifikasi data oleh pihak sekolah menjadi tahap penting yang menentukan kelanjutan pendaftaran....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-34543534.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SD menetapkan sejumlah syarat pendaftaran, termasuk ketentuan domisili yang tercatat dalam Kartu Keluarga (KK). Proses verifikasi data oleh pihak sekolah menjadi tahap penting yang menentukan kelanjutan pendaftaran. Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Jakarta 2026 menyediakan beberapa jalur penerimaan, seperti afirmasi, domisili, dan mutasi, dengan kuota yang telah ditentukan.
Berdasarkan laman resmi SPMB Jakarta 2026, kuota Jalur Afirmasi sebanyak 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota Jalur Domisili mencapai 77 persen dari daya tampung, dengan prioritas ditentukan berdasarkan domisili Calon Murid Baru (CMB). Apabila jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah tertentu. Jika kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota dilimpahkan ke PMB Tahap Kedua.
Kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar persen dari daya tampung, yang meliputi beberapa kategori. Proses pendaftaran dan seleksi ini menjadi panduan bagi orang tua atau wali murid yang ingin mendaftarkan anaknya di jenjang SD melalui SPMB Jakarta 2026. Informasi lebih lengkap mengenai persyaratan dan tahapan dapat diakses melalui laman resmi SPMB Jakarta 2026.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/pidldas4z.html
Artikel Terkait
Kapal Jurnalis Indonesia Dicegat Israel, Chiki Fawzi Ceritakan Detik-Detik
PendidikanDua wartawan Republika, Bambang Noroyono dan Thoudy Badai, diculik oleh tentara penjajah Chiki Fawzi di Malaysia. Command Center Global Sumud Nusantara mengonfirmasi insiden penculikan ini melalui pemberitaan asing....
Baca SelengkapnyaStudi: 60% Anak Muda Urban Pilih Swadiagnosis Saat Sakit
PendidikanPenelitian pada Maret–Mei 2026 dengan metode mixed-method melibatkan 448 responden dari kota besar seperti Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Semarang, dan Yogyakarta. Ketua peneliti sekaligus Pendiri HCC, Dr....
Baca SelengkapnyaPuan Khawatir Hantavirus Meluas, Minta Antisipasi Pemerintah
PendidikanPuan Maharani mendesak mitigasi dini terhadap Hantavirus mengingat potensi penyebarannya perlu diwaspadai. Ketua DPR RI itu meminta seluruh stakeholder tidak menganggap remeh ancaman virus tersebut di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Selasa (12/5/2026)....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
Artikel Terbaru
Prakiraan Cuaca Bangka Belitung 14 Mei: Hujan Petir
Ilmuwan Ungkap Alasan Nyamuk Pilih Target Gigitan
Kemenkes: PHBS Kunci Tangkal Ancaman Hantavirus
Preeklampsia Ancaman Serius Ibu Hamil, Deteksi Dini Penting
Wuling Eksion Mulai Diniagakan di India dengan Nama Starlight 560
Menkes: Tanpa Transformasi Digital, Layanan Kesehatan Bermutu Mustahil
Tautan Sahabat
- Alvaro Arbeloa Hengkang dari Real Madrid, Mourinho Dikabarkan Gantikan
- Pelatih Ekuador Sebastian Beccacece Tanpa Karier Pemain
- Hansi Flick Remehkan Klaim Poin Barcelona Mustahil
- Borneo FC Tertahan 0-0 vs Persijap, Asa Juara Meredup
- Bruno Fernandes Kejar Rekor Assist Henry dan De Bruyne
- Kevin Diks Cetak Gol Penalti, Klub Jerman Nyaris Degradasi
- Persija Pecahkan Rekor Poin, Pelatih Beri Peringatan
- Jonathan David: Warisan John Herdman di Piala Dunia 2026
- Persija Pecahkan Rekor Poin, Pelatih Beri Komentar
- John Herdman Pantau Persija di JIS, Abaikan Laga Persib