Lokasi: Teknologi >>
Kunci Jawaban IPAS Kelas 6 Halaman 167 Teknologi Satelit
Teknologi43741 Dilihat
RingkasanBuku Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) kelas VI SD/MI membahas materi satelit dan pemanfaatannya dalam berbagai bidang, mulai dari komunikasi hingga pemantauan cuaca. Materi tersebut terdapat pada Bab 6 | Mengembara di Jagat Raya, tepatnya di bagian “Ayo, Membaca” dengan teks berjudul Satelit dan Teknologi Antariksa....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/siswa-SD-belajar-di-sekolah-2.jpg)
Buku Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) kelas VI SD/MI membahas materi satelit dan pemanfaatannya dalam berbagai bidang, mulai dari komunikasi hingga pemantauan cuaca. Materi tersebut terdapat pada Bab 6 | Mengembara di Jagat Raya, tepatnya di bagian “Ayo, Membaca” dengan teks berjudul Satelit dan Teknologi Antariksa. Melalui materi ini, siswa diperkenalkan pada sejarah perkembangan teknologi ruang angkasa, termasuk peluncuran satelit pertama di dunia yang menjadi awal kemajuan teknologi antariksa.
Peserta didik juga belajar memahami bagaimana satelit bekerja dan mengapa keberadaannya sangat membantu aktivitas manusia sehari-hari. Pada bagian ini, siswa diminta membaca informasi mengenai sejarah satelit, jenis-jenis satelit, serta manfaat teknologi antariksa bagi kehidupan manusia. Kegiatan membaca tersebut bertujuan melatih kemampuan literasi peserta didik sekaligus meningkatkan pemahaman mereka terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Siswa diajak menemukan informasi penting dari teks, memahami isi bacaan, kemudian menjawab pertanyaan berdasarkan hasil pemahaman mereka sendiri. Dengan demikian, pembelajaran tidak hanya menambah wawasan sains, tetapi juga menghubungkan ilmu pengetahuan dengan kehidupan nyata. Materi tentang satelit ini juga diharapkan dapat menumbuhkan rasa ingin tahu siswa terhadap dunia antariksa dan perkembangan teknologi masa depan.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/phfhczbri.html
Artikel Terkait
Kecelakaan Kereta Barang Vs Bus di Bangkok Tewaskan 8 Orang
TeknologiKereta barang menabrak bus umum di perlintasan rel dekat stasiun kereta bandara, menewaskan sedikitnya delapan orang dan melukai 35 lainnya. Insiden maut itu terjadi di salah satu persimpangan sibuk yang setiap harinya dilalui puluhan ribu kendaraan....
Baca SelengkapnyaMendag Beri Sinyal Harga Minyakita Naik
TeknologiMenteri Pertanian Budi mengungkapkan harga Minyakita saat ini dijual Rp15. 900, melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan Rp15....
Baca SelengkapnyaMenteri Amran Minta Pelaku Beras Oplosan Dihukum Berat
TeknologiMenteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mendesak hukuman seberat-beratnya bagi para pelaku kasus dugaan mafia pangan yang sedang ditangani. Amran berharap persidangan terhadap para tersangka segera bergulir dalam waktu dekat....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kunci Gitar Stevan Pasaribu: Lama Tak Bermalam Minggu
- Koperasi Diajak Bangun Jejaring Bisnis Internasional
- WIKA Tunjuk Prof Harris Arthur Hedar sebagai Komisaris Independen
- KSPI Tolak Aturan Outsourcing, Berlawanan Janji Prabowo
- Gedung Parlemen Filipina Diberondong Tembakan
- IHSG Tertekan MSCI, Investor Waspadai Arus Dana Asing
Artikel Terbaru
Persis Solo di Ujung Tanduk: 2 Skenario Selamat dari Degradasi
Bank BCA, BNI, Mandiri Libur Kenaikan Yesus Kristus 2026
Double Decker Hunian Baru Solusi Lahan Sempit Jakarta
Usia Pesawat Bukan Satu-satunya Penentu Keandalan Penerbangan
Kiandra Ramadhipa Peringkat 3 Klasemen Red Bull Rookies Cup
BI Didorong Naikkan Suku Bunga, Rupiah Melemah
Tautan Sahabat
- Pakar Ungkap Kerusakan Lingkungan Akibat Wabah Ebola
- Virus Hanta Menular Lewat Kotoran Tikus, Waspadai Demam-Sesak
- PHERINI Disetujui Tenaga Kesehatan untuk Ketiak Cerah
- Waspada Stroke saat Tubuh Tiba-tiba Limbung dan Sempoyongan
- Wabah Ebola, Kemenkes Larang Konsumsi Hewan Liar
- Hantavirus Bukti Nyata Ancaman Zoonosis dari Hewan
- WHO Tetapkan Darurat Ebola Global, Bandara Indonesia Siaga
- 1,2 Juta Anak Alami Wasting, GTM dan Picky Eater Disorot
- BPJS Kesehatan Perluas Cathlab untuk Pasien Jantung
- 80% Kebutaan Usia 50+ Dipicu Katarak di Indonesia