Lokasi: Berita >>
Fenomena Menguap Menular: Ini Penjelasan Ilmiahnya
Berita85 Dilihat
RingkasanFenomena menguap menular ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan banyak orang. Para peneliti menemukan bahwa respons tubuh yang ikut menguap setelah melihat orang lain menguap berkaitan erat dengan cara kerja otak, respons sosial, dan kemampuan empati manusia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ernah-tiba-tiba-menguap-setelah-melihat-teman-di-sebelah.jpg)
Fenomena menguap menular ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan banyak orang. Para peneliti menemukan bahwa respons tubuh yang ikut menguap setelah melihat orang lain menguap berkaitan erat dengan cara kerja otak,respons sosial, dan kemampuan empati manusia. Ilmuwan hingga kini masih terus meneliti alasan pasti mengapa tubuh manusia seolah "meniru" respons sederhana ini secara tidak sadar.
Menurut para peneliti yang diwawancarai PBS NewsHour, saat tubuh lelah, kadar karbon dioksida dapat meningkat dan memicu sinyal tertentu di otak yang mendorong seseorang untuk menguap. Fenomena ini diduga berkaitan dengan mekanisme bernama social mirroring, yaitu kecenderungan otak untuk meniru tindakan orang lain secara tidak sadar. Respons serupa juga terjadi saat seseorang ikut tertawa, ikut menggaruk, atau otomatis tersenyum setelah melihat orang lain melakukannya. Dalam penelitian yang dikutip Psychology Today, sekitar 40 persen hingga 60 persen orang cenderung mengalami contagious yawning setelah melihat, mendengar, atau bahkan hanya memikirkan orang lain yang sedang menguap.
Temuan tersebut melahirkan teori bahwa contagious yawning mungkin berkaitan dengan empati, yaitu kemampuan seseorang untuk memahami dan merasakan apa yang dialami orang lain. Secara sederhana, otak bisa saja sedang membangun respons sosial tanpa kita sadari. Penelitian lain juga menemukan bahwa anak-anak umumnya baru mulai menunjukkan respons menguap menular pada usia tertentu. Meski begitu, temuan-temuan tersebut menunjukkan bahwa tindakan sesederhana menguap memiliki kaitan kompleks dengan mekanisme otak dan hubungan sosial manusia.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/ph2ul35nq.html
Artikel Terkait
Kunci Gitar Stevan Pasaribu: Lama Tak Bermalam Minggu
BeritaLagu Lama Tak Bermalam Minggu berhasil menangkap perasaan rindu dan harapan yang dialami banyak orang saat ini. Stevan Pasaribu, penyanyi dan musisi berbakat asal Indonesia yang namanya melejit setelah merilis lagu hits Belum Siap Kehilangan, kembali merilis karya baru....
【Berita】
Baca SelengkapnyaPetahana Ketum PBNU dan Kiai Imjaz Bertemu di PMKNU Cirebon
BeritaForum Pengembangan Manajemen Kepemimpinan Nahdlatul Ulama (PMKNU) di Cirebon menjadi sorotan setelah dihadiri sejumlah tokoh penting, termasuk Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf, KH Imjaz, Gus Yusuf, Gus Miftah, dan Gus Ipang. PMKNU kini menjadi perhatian karena disebut sebagai salah satu syarat bagi calon ketua umum dan pengurus harian PBNU, menyusul dibekukannya Akademi Kepemimpinan Nasional....
【Berita】
Baca SelengkapnyaLomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR Kalbar Diminta Diulang
BeritaKomisi X DPR RI mendesak panitia mengulang perlombaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar tingkat Kalimantan Barat menyusul viralnya dugaan ketidakadilan dewan juri yang merugikan salah satu sekolah. Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, menegaskan perlombaan harus diulang untuk memastikan proses pencarian pemenang berjalan secara adil dan kompetitif....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Duel 10 Lap Ketat Warnai Kejurnas Motoprix 2026
- Polisi Ekshumasi Jenazah Bocah Korban Ibu Tiri di Siak
- Polwan Maluku Digerebek, Propam Usut Dugaan Selingkuh
- Bocah Rohul Meninggal Diduga Dianiaya Saat Ritual Sembuh
- Hillstate Yakin Penuh Megawati, Cedera Bukan Masalah
- LCC 4 Pilar Kalbar Viral, MPR Nonaktifkan Juri dan MC
Artikel Terbaru
Leo/Daniel Juara Thailand Open, Pelatih Peringatkan Konsistensi
Kasat Resnarkoba Polres Kukar Tersangka Peredaran Etomidate
Desa Kemudo Klaten Raih Penghargaan Ekonomi Hijau BRILiaN
Prakiraan Cuaca Surabaya, Kediri, Madiun, Blitar 18 Mei 2026
Kunlavut dan Chen Yufei incar back to back Thailand Open
Ayah di Klaten Cabuli Anak Kandung, Catatan Harian Jadi Bukti
Tautan Sahabat
- Antonio Blanco Jr Belajar Memanah untuk Serial Asmara Asrama
- Lelang Negara Sandra Dewi Ludes, Tas dan Perhiasan Terjual
- Ridho Rhoma Bangkit, Fokus Perbaiki Diri dan Berkarya
- Tangisan Fedi Nuril Pecah di Pelukan Istri Saat Pemakaman
- Sinopsis See You at Work Tomorrow! Drakor Seo In-guk
- Ammar Zoni Dipindah ke Nusakambangan, Aditya Ungkap Pesan Terakhir
- Ayu Aulia Bongkar Penyebab Kehilangan Rahim Singgung Bupati R
- Pinkan Mambo Bantah Cari Panggung Lewat Isu Cerai
- Dede Sunandar Talak Istri Lewat Telepon, Karen Hertatum Syok
- Jon Mathias Soroti Etika Krisna Murti sebagai Pengacara Ammar Zoni