Lokasi: Gaya Hidup >>
Unesa Buka Jalur Mandiri Prestasi OSIS dan Pramuka 2026
Gaya Hidup754 Dilihat
RingkasanPendaftaran Jalur Mandiri Prestasi OSIS dan Pramuka Universitas Negeri Surabaya (Unesa) tahun 2026 resmi dibuka untuk siswa yang pernah menjadi pengurus dan/atau dewan ambalan semasa duduk di bangku SMA/MA/SMK/Paket C. Proses pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi Unesa dengan biaya pendaftaran sebesar Rp300 ribu untuk pilihan satu program studi dan Rp400 ribu untuk pilihan dua program studi....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-negeri-surabaya-unesa-x.jpg)
Pendaftaran Jalur Mandiri Prestasi OSIS dan Pramuka Universitas Negeri Surabaya (Unesa) tahun 2026 resmi dibuka untuk siswa yang pernah menjadi pengurus dan/atau dewan ambalan semasa duduk di bangku SMA/MA/SMK/Paket C. Proses pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi Unesa dengan biaya pendaftaran sebesar Rp300 ribu untuk pilihan satu program studi dan Rp400 ribu untuk pilihan dua program studi. Khusus program studi S1 Kedokteran, biaya pendaftarannya sebesar Rp750 ribu.
Jalur seleksi ini memberikan kesempatan khusus bagi siswa berprestasi di bidang organisasi, terutama yang aktif dalam kegiatan OSIS dan Pramuka selama masa sekolah. Calon pendaftar harus memenuhi persyaratan administratif yang telah ditetapkan oleh panitia penerimaan mahasiswa baru Unesa. Tata cara pendaftaran, jadwal seleksi, serta dokumen yang diperlukan dapat diakses secara lengkap melalui portal resmi universitas.
Informasi lebih lanjut mengenai syarat, tata cara pendaftaran, dan jadwal seleksi Jalur Mandiri Prestasi OSIS dan Pramuka Unesa 2026 dapat diperoleh melalui laman resmi penerimaan mahasiswa baru. Calon mahasiswa diimbau untuk mempersiapkan seluruh dokumen dan mematuhi batas waktu pendaftaran yang telah ditentukan.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/pg295sbt6.html
Artikel Terkait
Chord Laut Kidul Denny Caknan Viral TikTok Mudun Srengenge
Gaya HidupDua maestro Pop Jawa, Denny Caknan dan Hendra Kumbara, sukses menciptakan karya sarat makna budaya dan emosi mendalam melalui lagu "Laut Kidul". Denny Caknan, penyanyi asal Ngawi, Jawa Timur, merupakan ikon utama musik Pop Jawa kontemporer setelah sukses besar lewat lagu "Kartonyono Medot Janji"....
Baca Selengkapnya400 Pegawai BUMN Ber-IQ Tinggi Ditempa TNI
Gaya HidupSebanyak 400 peserta dinyatakan lolos dalam program Pendidikan dan Pelatihan Pemimpin Muda (PFLP) setelah melewati seleksi ketat dari ribuan pendaftar. Dari total pendaftar, sekitar 1....
Baca SelengkapnyaDefisit APBN 2026 Tembus Rp164,4 Triliun per April
Gaya HidupKementerian Keuangan RI mencatat defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) periode Januari hingga April 2026 sebesar Rp164,4 triliun atau setara 0,64 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB). Menteri Keuangan Purbaya menyampaikan realisasi pendapatan negara mencapai Rp918,4 triliun atau tumbuh 13,3 persen, sementara belanja negara tercatat Rp1....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Aurel Eks JKT48 Menangis Gugup Perankan Karakter Era 1946
- BPKN Sebut Posisi Konsumen Sangat Lemah di Sidang Kuota Internet
- KSPI Tolak Aturan Outsourcing, Berlawanan Janji Prabowo
- Waspada Penipuan Digital Berbasis AI Kian Marak
- Lirik Lagu 405 Justin Bieber: Loving On Me
- Agen BRILink BUMDes Kemudo Jaga Dompet Warga dan Cegah Penipuan
Artikel Terbaru
PEVS 2026 Siap Tampilkan Teknologi EV dan Kendaraan Masa Depan
Pelemahan Rupiah Dinilai Bisa Perkuat Industri Dalam Negeri
Rupiah Sentuh Rp 17.532, Data Ekonomi Disebut Tak Realistis
Bahlil Dorong Kesetaraan dan Percepat Izin di Migas
BYD Luncurkan M6 DM, MPV PHEV Irit 65 Km per Liter
Gojek Resmi Turunkan Potongan Komisi Driver Jadi 8 Persen
Tautan Sahabat
- Pemanfaatan AI pada MRI Bantu Dokter Petakan Penyakit Kompleks
- Waspada Stroke saat Tubuh Tiba-tiba Limbung dan Sempoyongan
- 1,2 Juta Anak Alami Wasting, GTM dan Picky Eater Disorot
- Preeklampsia Ancaman Serius Ibu Hamil, Deteksi Dini Penting
- Psikiater: Trauma Tak Ditangani Bisa Ubah Korban Jadi Pelaku
- Durasi Karantina Hantavirus: Ini Penjelasan Lengkap
- Dokter Mata Beberkan Risiko Kebutaan Akibat Diabetes
- Kesemutan Bukan Karena Duduk Lama, Waspadai Tanda Bahaya
- Kemenkes Awasi Pelaku Perjalanan Amerika Latin soal Hantavirus
- WHO Tetapkan Darurat Ebola Global, Bandara Indonesia Siaga