Lokasi: Gaya Hidup >>
Kunci Jawaban PJOK Kelas 4 Halaman 115 Kurikulum Merdeka
Gaya Hidup68824 Dilihat
RingkasanGerak berirama memiliki beberapa macam gerakan langkah kaki seperti langkah biasa, langkah rapat, langkah silang, dan langkah samping. Sementara itu, gerakan mengayunkan lengan dalam senam irama meliputi ayunan satu lengan depan belakang, ayunan satu lengan ke depan dan ke samping, serta ayunan satu lengan ke samping bersamaan dengan memindahkan berat badan....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SISWA-SD-BELAJAR-14.jpg)
Gerak berirama memiliki beberapa macam gerakan langkah kaki seperti langkah biasa,langkah rapat, langkah silang, dan langkah samping. Sementara itu, gerakan mengayunkan lengan dalam senam irama meliputi ayunan satu lengan depan belakang, ayunan satu lengan ke depan dan ke samping, serta ayunan satu lengan ke samping bersamaan dengan memindahkan berat badan.
Cara melakukan gerakan langkah biasa dalam gerak berirama dimulai dengan sikap berdiri tegak, kedua tangan di pinggang. Langkahkan kaki kiri ke depan dengan lutut mengeper, kemudian diikuti kaki kanan dengan gerakan yang sama. Lakukan secara bergantian dan berirama sesuai dengan hitungan atau irama musik.
Gerakan langkah rapat dilakukan dengan berdiri tegak dan kedua tangan di pinggang. Langkahkan kaki kiri ke depan, lalu tarik kaki kanan merapat ke kaki kiri. Gerakan ini diulang secara bergantian dengan irama yang tetap. Untuk mengayunkan satu lengan ke depan, berdiri tegak dengan kedua lengan lurus ke samping, lalu ayunkan satu lengan ke depan hingga setinggi bahu, kemudian kembali ke posisi semula dengan irama yang teratur.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/pbqqnfcqc.html
Artikel Terkait
Raim Laode: Bahagialah Kamu dengan Duniamu Chord
Gaya HidupLagu Babak Terakhir kembali populer di 2026 setelah pertama kali dirilis pada 2022 melalui kanal YouTube Raim Laode dan menjadi tren digital. La Ode Raimudin atau Raim Laode adalah seniman multitalenta asal Liya Toko, Wakatobi, Sulawesi Tenggara yang memulai karier sebagai komika sebelum sukses menjadi aktor dan penyanyi-penulis lagu....
Baca SelengkapnyaKesemutan Bukan Karena Duduk Lama, Waspadai Tanda Bahaya
Gaya HidupDokter Spesialis Bedah Saraf dari RS Pusat Otak Nasional (RSPON) Prof. Dr....
Baca SelengkapnyaKemenkes Pastikan Infrastruktur Kesehatan Siap Lawan Hantavirus
Gaya HidupPemerintah menyiagakan puluhan rumah sakit rujukan dan memperketat pengawasan di pintu masuk negara untuk mendeteksi dini masuknya varian virus berbahaya. Juru Bicara Kementerian Kesehatan, Widyawati, mengungkapkan pemerintah telah membangun sistem deteksi yang tersebar di berbagai wilayah strategis sebagai bagian dari sistem ketahanan kesehatan nasional yang dikembangkan sejak beberapa tahun terakhir....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Cristiano Ronaldo Tak Pantas Dipuja Meski Al Nassr Juara
- Menkes: Tanpa Transformasi Digital, Layanan Kesehatan Bermutu Mustahil
- BPJS Kesehatan Perluas Cathlab untuk Pasien Jantung
- Kemenkes Awasi Pelaku Perjalanan Amerika Latin soal Hantavirus
- Sarwendah Pertimbangkan Jalur Hukum Atas Tudingan Pesugihan
- Hantavirus, Leptospirosis, Pes: Beda Penyakit dari Tikus
Artikel Terbaru
Kunci Gitar 8 Letters Why Don't We Viral TikTok
Kemenkes: Hantavirus di Indonesia Ada Sejak 1991
Strategi TOSS Tekan TBC: Temukan, Obati, Sampai Sembuh
Kemenkes Temukan Hipertensi Meningkat pada Anak SMA
Enam Karoseri Pamer Bus Double Decker, Listrik, Sleeper
Menkes: Tanpa Transformasi Digital, Layanan Kesehatan Bermutu Mustahil
Tautan Sahabat
- Puan Khawatir Hantavirus Meluas, Minta Antisipasi Pemerintah
- WHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik
- Dokter Mata Beberkan Risiko Kebutaan Akibat Diabetes
- Mikroplastik Ditemukan di Otak Manusia, Ini Kata Ilmuwan
- El Nino Godzilla Picu Diare dan Heat Stroke pada Anak
- Kemenkes: PHBS Kunci Tangkal Ancaman Hantavirus
- IDAI: Suplemen Bukan Tameng Utama Anak Hadapi El Nino
- Dongeng dan Permainan Edukatif Hibur Pasien Kanker Cilik Bandung
- Cahaya Biru Ponsel Ganggu Tidur? Ini Kata Ahli
- 80% Kebutaan Usia 50+ Dipicu Katarak di Indonesia