Lokasi: Hikmah >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Hikmah9184 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/p4thll0ob.html
Artikel Terkait
ICC Ancam Tangkap Menkeu Israel atas Dugaan Apartheid
HikmahMedia Middle East Eye pertama kali mengungkap laporan bahwa kantor kejaksaan mengajukan permintaan terkait dugaan pelanggaran serius, termasuk pemindahan paksa penduduk Palestina dan pemindahan warga. Kasus tersebut kini menjadi perhatian internasional karena dinilai dapat memperbesar tekanan hukum dan diplomatik terhadap pemerintah....
【Hikmah】
Baca SelengkapnyaPatricia Telepon Keluarga dan Share Lokasi Sebelum Tewas Terjebak Api
HikmahPricilia terjebak di lantai 3 atau lantai atas pusat perbelanjaan tempatnya bekerja saat kebakaran melanda gedung tersebut. Patricia sempat berkomunikasi dengan keluarga dan temannya untuk mengabarkan kondisinya di dalam gedung yang terbakar, namun pembicaraan itu tak berlangsung lama karena sambungan telepon sudah tak direspons lagi oleh Patricia....
【Hikmah】
Baca SelengkapnyaDeky Jonatan Diduga Minta Puluhan Juta untuk Sertijab dan Tahun Baru
HikmahAKP Deky Jonatan Sasiang telah menjalani penempatan khusus (Pansus) sejak 25 April lalu karena diduga terlibat jaringan sindikat narkoba di Kabupaten, sehingga ancaman sanksi tertinggi yang bakal diterima berupa Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH). "Pelanggarannya maksimal nanti tuntutannya adalah PTDH....
【Hikmah】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Anggota DPR Bantah Garudayaksa FC Promosi karena Prabowo
- Kecelakaan Bus Study Tour di Tol Cipali, Kernet Tewas
- Opera Batak Tona Sian Huta Tembus Panggung Nasional
- SMAN 1 Sambas Hapus Pernyataan Sikap Soal LCC MPR
- Taisei Marukawa Beri Kode Naturalisasi ke PSSI
- Prakiraan Cuaca Ternate 18 Mei 2026: Hujan Ringan
Artikel Terbaru
Hillstate Yakin Penuh Megawati, Cedera Bukan Masalah
Prakiraan Cuaca Surabaya, Kediri, Madiun, Blitar 18 Mei 2026
Mahasiswi Unpad Ditodong Dilindas, Korban Selamat Teriak
4 Pelaku Ditangkap, 2 Buron dalam Pengeroyokan Buruh Sukabumi
Google Bantah Latih Gemini Pakai Email Gmail
Prakiraan Cuaca Yogyakarta Jumat 15 Mei 2026: Hujan Ringan
Tautan Sahabat
- Prakiraan Cuaca Bali, Bedugul Hujan Ringan Siang
- KPAI: Kekerasan Anak di Daycare Terjadi di 5 Kota, Yogya Terbanyak
- Wanita Jepang Diancam Jual Organ oleh Jaringan Penipuan di Indonesia
- Prakiraan Cuaca Sorong 20 Mei: Hujan Ringan dan Kabut
- Prakiraan Cuaca Cirebon 18 Mei: Siang Cerah, Malam Hujan
- Kasat Resnarkoba Polres Kukar Tersangka Narkotika Etomidate
- Pembakaran Ponpes Lampung Dipicu Kembalinya Pimpinan Asusila
- Prakiraan Cuaca Ternate 18 Mei 2026: Hujan Ringan
- Kasus Hantavirus di Kalbar, Pasien Sakit Bawaan Meninggal
- Mahasiswi UIN Solo Dilecehkan Dosen saat Sidang Skripsi