Lokasi: Bisnis >>

Seleksi Mandiri UNS 2026 Dibuka, Tersedia 3 Jalur

Bisnis46794 Dilihat

RingkasanPembayaran biaya pendaftaran Seleksi Mandiri Universitas Sebelas Maret (UNS) dapat dilakukan melalui sejumlah bank, seperti Bank Mandiri, BTN, BNI, Bank Jateng, Bank Rakyat Indonesia, Bank Syariah Indonesia, Bank DKI, Bank Jatim, atau Bank Muamalat dengan menggunakan Nomor Pendaftaran Seleksi Mandiri UNS. Seleksi ini akan dilaksanakan berdasarkan hasil ujian tulis yang diselenggarakan oleh Jalur Reguler UTBK....

Seleksi Mandiri UNS 2026 Dibuka,<strong></strong> Tersedia 3 Jalur

Pembayaran biaya pendaftaran Seleksi Mandiri Universitas Sebelas Maret (UNS) dapat dilakukan melalui sejumlah bank, seperti Bank Mandiri, BTN, BNI, Bank Jateng, Bank Rakyat Indonesia, Bank Syariah Indonesia, Bank DKI, Bank Jatim, atau Bank Muamalat dengan menggunakan Nomor Pendaftaran Seleksi Mandiri UNS.

Seleksi ini akan dilaksanakan berdasarkan hasil ujian tulis yang diselenggarakan oleh Jalur Reguler UTBK.

Pendaftaran Seleksi Mandiri UNS disediakan bagi lulusan pendidikan menengah atau sederajat dalam kurun waktu tiga tahun terakhir.

Tags:

Artikel Terkait

  • El Rumi Ucapkan Selamat untuk Al Ghazali yang Jadi Ayah

    Bisnis

    El Rumi mengaku terharu saat menjenguk kakaknya, Al Ghazali, dan keponakan barunya di rumah sakit setelah Alyssa Daguise melahirkan anak pertama mereka. Suami Syifa Hadju itu mengungkapkan perasaannya melalui unggahan manis di Instagram pada hari Selasa....

    Bisnis

    Baca Selengkapnya
  • Nadiem Dituntut 18 Tahun, Mahfud Serahkan Harapan ke Hakim

    Bisnis

    Mahfud MD menyerahkan harapan penyelesaian kasus Chromebook kepada hakim setelah jaksa menyampaikan tuntutan. Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu menyadari tugas jaksa untuk membuat tuntutan tegas, namun proses pembuktian dinilainya aneh....

    Bisnis

    Baca Selengkapnya
  • ULD Terbatas, Akses Pendidikan Disabilitas Belum Inklusif

    Bisnis

    Pijar Foundation menyoroti kesenjangan akses bagi mahasiswa penyandang disabilitas di pendidikan tinggi Indonesia dalam dialog bertajuk “Inklusi Disabilitas dalam Pendidikan Tinggi: Dari Pengalaman Kampus ke Dialog Kebijakan”. Ahli Perencana sekaligus Ketua Satuan Pengawasan Internal (SPI) LLDIKTI Wilayah X, Albert Oktavian, menilai masih banyak kampus yang mengaku tidak memiliki mahasiswa penyandang disabilitas, namun kondisi tersebut justru perlu dibaca secara kritis sebagai tanda bahwa sistem pendidikan tinggi belum aksesibel....

    Bisnis

    Baca Selengkapnya