Lokasi: Bisnis >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Bisnis1 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/ozlemw2ym.html
Artikel Terkait
Calvin Dores Tawarkan Jual Mata, Rikki Hwang Minta Daftar Harga
BisnisCalvin Dores, putra mendiang musisi Dedy Dores, mengaku ingin menjual matanya karena kesulitan ekonomi. Rikki merespons pernyataan Calvin Dores dengan menulis, "Teruntuk Calvin Dores, ditunggu pricelist selanjutnya selain mata," di media sosial....
【Bisnis】
Baca Selengkapnya13 Negara Terdampak Hantavirus Kapal Pesiar, F-35 Kirim SOS
BisnisPenumpang kapal dari sedikitnya 13 negara kini dipantau untuk mencegah penyebaran virus lebih lanjut. WHO melalui Direktur Jenderal Tedros Adhanom Ghebreyesus menyatakan ancaman kesehatan masyarakat akibat wabah tersebut masih tergolong rendah....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaNegara Teluk Lirik Turki, Pertahanan Tak Andalkan AS
BisnisNegara-negara Teluk seperti Kuwait, Uni Emirat Arab (UEA), Qatar, dan Arab Saudi mulai beralih ke Turki untuk memenuhi kebutuhan alutsista militer mereka akibat lambatnya pengiriman senjata dari Amerika Serikat yang dipicu penumpukan pesanan yang mengular. Meskipun negara-negara Teluk memiliki sistem pertahanan udara yang canggih, mereka kini menghadapi tantangan serius dari serangan drone jarak jauh Iran yang mampu melumpuhkan sistem radar....
【Bisnis】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- MPR Evaluasi Sistem Penjurian Lomba Empat Pilar Kalbar
- Pakistan Didorong Reformasi Pendidikan untuk Masa Depan
- ICC Keluarkan Surat Penangkapan Rahasia untuk 5 Pejabat Israel
- Jurnalis Indonesia Ditangkap Israel, Sempat Kirim SOS
- Periklindo Desak Insentif EV Diperluas ke Kendaraan Niaga
- 42 Pesawat AS Hancur, Termasuk F-15 dan F-35
Artikel Terbaru
I.League Siapkan Skema Baru, Kompetisi Sepakbola Lebih Padat
Visa Tokutei Ginou Jepang Diprediksi Penuh 2027
Netanyahu Sebut Mojtaba Hidup, Akui AS-Israel Keliru Prediksi Selat Hormuz
Iran Akui Ekonomi Lumpuh Akibat Perang, Infrastruktur Hancur
Persib Bandung Siap Pecahkan Rekor Hattrick Juara Liga Setelah 55 Tahun
Kapal Perang Termahal AS Tinggalkan Konflik Iran
Tautan Sahabat
- BMKG: Sebagian Jakarta Hujan Ringan Selasa, 12 Mei 2026
- TAUD Nilai Andrie Yunus Rentan Intimidasi di Sidang Militer
- BMKG: Cerah di Jakarta, Hujan di Bogor dan Bekasi
- Pelatih Sepatu Roda Diduga Lecehkan Anak, Polda Selidiki
- Polisi Selidiki Dugaan Child Grooming di SMK Letris
- KA Jaka Tingkir dan Serayu Anjlok di Pasar Senen
- Satgas Pemburu Begal Tangkap 173 Tersangka, 8 Senpi Disita
- Polisi Ungkap Teror Pocong Tangsel Hanya Pengamen Cosplay
- Polri Target 1.500 SPPG, Ditpolairud Jaga Pasokan Pangan
- SMAN 112 Jakarta Perkuat Mitigasi Dua Tahun Pascakebakaran