Lokasi: Kuliner >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Kuliner8668 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/otcr6wch8.html
Artikel Terkait
Persib vs PSM di Super League Pekan 33 Penentu Juara
KulinerPersib Bandung dipastikan tampil tanpa Federico Barba dan Luciano Guaycochea alias Lucho saat menghadapi laga krusial, namun Pelatih Bojan Hodak menegaskan timnya memiliki kedalaman skuad yang memadai. Di lini tengah yang ditinggalkan Lucho, tersedia sejumlah opsi seperti Marc Klok, Adam Alis, hingga Berguinho jika diinginkan pelatih....
【Kuliner】
Baca Selengkapnya9 Gejala Monkey Malaria Sering Disangka Flu Biasa
KulinerMalaria Plasmodium knowlesi menjadi perhatian serius di Asia Tenggara, termasuk Indonesia (seperti di Aceh Jaya) dan Malaysia, karena tingkat penularannya yang sangat cepat. Parasit ini merupakan jenis malaria zoonosis yang ditularkan secara alami dari hewan ke manusia....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaDokter Mata Beberkan Risiko Kebutaan Akibat Diabetes
KulinerRetinopati diabetik sering berkembang tanpa gejala pada tahap awal sehingga banyak pasien tidak menyadari sampai penglihatan mulai terganggu. Bahkan jika terlambat ditangani, kondisi ini bisa menyebabkan gangguan penglihatan permanen hingga kebutaan....
【Kuliner】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Triasmitra Terbitkan Obligasi Rp220 Miliar untuk Kabel Laut
- Radiogenomics: Pendekatan Baru Deteksi Dini Penyakit di Indonesia
- Hantavirus, Leptospirosis, Pes: Beda Penyakit dari Tikus
- Tidur Lama tapi Ngantuk dan Ngorok? Waspada Gangguan Jantung
- Sistem Digital Pantau Penebusan Pupuk Subsidi Hingga Titik Serah
- WHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik
Artikel Terbaru
Perry Warjiyo Disarankan Mundur Buntut Rupiah Melemah
Preeklampsia Ancaman Serius Ibu Hamil, Deteksi Dini Penting
Wabah Ebola, Kemenkes Larang Konsumsi Hewan Liar
Diet Suntik Tak Hanya Hilangkan Lemak, Otot Juga Terbakar
Hantavirus Tewaskan 3 Orang di Indonesia, Terbaru Kalbar
Pakar Ungkap Kerusakan Lingkungan Akibat Wabah Ebola
Tautan Sahabat
- Jakarta Garuda Hadapi Jalur Neraka di AVC Champions League 2026
- Leo/Daniel Juara Thailand Open 2026, Akhir Penantian Indonesia
- Gagal di Thailand Open, Ginting Tersingkir, 6 Wakl Lolos
- Macau Open 2026: Ginting dan Leo/Daniel Tampil, Ganda Campuran Absen
- Rexy Mainaky Target All Malaysian Final di Malaysia Masters 2026
- Hyundai Hillstate, Tim Baru Megawati dengan Prestasi Mentereng
- Bhayangkara Presisi ke Final AVC Champions 2026
- Bezzecchi Pimpin Klasemen MotoGP 2026, Aprilia Makin Dominan
- Ganda Malaysia Goh/Nur Dijagokan Juara Thailand Open 2026
- Hammer Fight Series 3 Cetak Rekor 125 Pertandingan Sehari