Lokasi: Gaya Hidup >>
Verifikasi Rapor SPMB Jatim 2026 Dibuka Hari Ini
Gaya Hidup3647 Dilihat
RingkasanProgram Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk lulusan SMP/MTs sederajat yang ingin melanjutkan ke SMA dan SMK negeri di Jawa Timur tahun ajaran 2026/2027 resmi dimulai dengan tahap verifikasi nilai rapor oleh calon murid baru pada 18 Mei 2026. Verifikasi nilai rapor ini berlangsung hingga 21 Mei 2026 melalui laman resmi, di mana nilai rapor semester 1 hingga semester 5 menjadi dasar seleksi pada beberapa jalur penerimaan....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Tata-Cara-Verifikasi-Rapor-SPMB-Jatim-2026.jpg)
Program Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk lulusan SMP/MTs sederajat yang ingin melanjutkan ke SMA dan SMK negeri di Jawa Timur tahun ajaran 2026/2027 resmi dimulai dengan tahap verifikasi nilai rapor oleh calon murid baru pada 18 Mei 2026. Verifikasi nilai rapor ini berlangsung hingga 21 Mei 2026 melalui laman resmi, di mana nilai rapor semester 1 hingga semester 5 menjadi dasar seleksi pada beberapa jalur penerimaan.
Pendaftaran dibagi dalam empat tahap utama secara daring. Tahap pertama untuk Jalur Domisili SMA/SMK dibuka pada 11-12 Juni 2026. Tahap kedua diperuntukkan bagi Jalur Afirmasi, Jalur Mutasi Orang Tua/Wali, dan Jalur Prestasi Hasil Lomba SMA/SMK pada 17-18 Juni 2026. Tahap ketiga khusus Jalur Nilai Prestasi Akademik SMA pada 24-25 Juni 2026, sedangkan Tahap keempat untuk Jalur Nilai Prestasi Akademik SMK pada 30 Juni hingga 1 Juli 2026.
Seluruh proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui portal resmi. Verifikasi rapor menjadi perhatian penting bagi calon peserta didik karena kesalahan data nilai dapat memengaruhi proses seleksi nantinya.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/osctl27tc.html
Artikel Terkait
BTS, Shakira, Madonna Meriahkan Final Piala Dunia 2026
Gaya HidupTiga artis papan atas dunia akan mencetak sejarah sebagai pengisi acara jeda babak pertama di Final Piala Dunia FIFA 2026. Mereka menjadi artis-artis pertama yang tampil dalam pertunjukan musik di jeda pertandingan event sepak bola empat tahunan tersebut, karena sebelumnya belum pernah ada acara serupa....
Baca SelengkapnyaOrang Tua Paksa Target Prestasi, Les Seni Bikin Anak Stres
Gaya HidupCalvin mengungkapkan bahwa dalam proses tumbuh besar, dirinya sering tidak mendapatkan kesempatan untuk mengekspresikan diri secara bebas. Ia menegaskan bahwa paksaan dalam berkarya justru membuat seni kehilangan fungsi emosionalnya....
Baca SelengkapnyaDokter Peringatkan Bahaya Salah Obat Diabetes Lansia
Gaya HidupKelompok geriatri dengan usia di atas 60 tahun umumnya memiliki lebih dari satu penyakit kronis sehingga memerlukan penanganan khusus dalam pemberian obat diabetes. Dokter Spesialis Penyakit Dalam (Internis) dr....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Maia Estianty Bahagia Jadi Nenek Usai Putri Al Ghazali Lahir
- Anang Tunda Wisuda Demi Rayakan Kelulusan Bersama Ashanty
- Kekasih Khawatir Ammar Zoni di Nusakambangan
- Hanung Bramantyo Bahagia Ajak Anak ke Gala Premiere
- Chord Laut Kidul Denny Caknan Viral TikTok Mudun Srengenge
- Ayu Azhari Lawan Normalisasi Kekerasan di Film Suamiku Lukaku
Artikel Terbaru
Ayu Aulia Bongkar Penyebab Kehilangan Rahim Singgung Bupati R
Inara Rusli Doakan Perfexio Jadi Anak Soleh
Calvin Dores Jual Mata Demi Masa Depan Anak
Shindy Fioerla Cerai dari Rendy Samuel, Akhiri Hubungan Toxic
BTS, Shakira, Madonna Meriahkan Final Piala Dunia 2026
Komisi III DPR Nilai Laporan Erin Tak Tepat
Tautan Sahabat
- Prabowo Langsung Sampaikan KEM-PPKF di DPR, Pertama dalam Sejarah
- 9 WNI Dipukul dan Disetrum Zionis, Kini Bebas
- Ahli Nadiem Bantah Tak Independen di Sidang Korupsi Chromebook
- Heri Black Bungkam Usai Diperiksa KPK, Bantah Urus Perkara
- Golkar Dorong Diplomasi Kemanusiaan Usai Pembebasan 9 WNI
- Megawati dan Cak Imin Absen di Sidang Prabowo
- Partai Berkarya Serukan Kader Solid Lawan Provokasi
- Insentif Guru Non-ASN Naik Jadi 365 Ribu Orang
- Indonesia Dorong Tata Kelola Royalti Digital di SCCR Jenewa
- Oditur Hadirkan Dua Dokter Spesialis Kasus Andrie Yunus