Lokasi: Teknologi >>
SPMB Jakarta 2026 Buka Empat Jalur PPDB SMA
Teknologi25 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 membuka empat jalur penerimaan yaitu Jalur Prestasi, Jalur Afirmasi, Jalur Domisili, dan Jalur Mutasi Tugas Orang Tua/Wali. Pendaftaran dimulai pada 15 Juni 2026 melalui website resmi....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-345345435R4W3.jpg)
SPMB Jakarta 2026 membuka empat jalur penerimaan yaitu Jalur Prestasi,Jalur Afirmasi, Jalur Domisili, dan Jalur Mutasi Tugas Orang Tua/Wali. Pendaftaran dimulai pada 15 Juni 2026 melalui website resmi. Setiap calon murid baru wajib memahami ketentuan dan persyaratan sesuai jalur yang dipilih.
Pada Jalur Prestasi Akademik, jika jumlah calon murid baru melebihi daya tampung, seleksi dilakukan berdasarkan urutan langkah tertentu. Sementara itu, pada Jalur Prestasi Nonakademik, prosedur seleksi serupa diterapkan apabila pendaftar melebihi kapasitas. Sisa kuota yang tidak terpenuhi pada Jalur Prestasi akan dilimpahkan ke PMB Tahap Kedua.
Jalur Afirmasi menyediakan kuota sebesar 30 persen dari total daya tampung, termasuk kuota khusus untuk anak penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, Jalur Domisili memiliki kuota 35 persen dari daya tampung. Wilayah prioritas PMB ditentukan berdasarkan domisili calon murid baru dengan ketentuan yang telah ditetapkan.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/orp05abbq.html
Artikel Terkait
Daftar 26 Pemain Skotlandia Piala Dunia 2026
TeknologiSkotlandia kembali berlaga di Piala Dunia setelah terakhir kali berpartisipasi pada edisi 1998. Kini, The Tartan Army memiliki ambisi besar untuk menorehkan sejarah baru di turnamen tersebut....
Baca SelengkapnyaPakar Ungkap Kerusakan Lingkungan Akibat Wabah Ebola
TeknologiDicky menegaskan bahwa rentetan wabah dalam beberapa tahun terakhir membuktikan dunia mendesak menerapkan pendekatan One Health, yaitu keselarasan antara kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan. “Ebola, hantavirus, hingga Covid-19 memberi pesan serupa....
Baca SelengkapnyaWaspada Monkey Malaria, Deforestasi Dekatkan Nyamuk Pembawa Penyakit
TeknologiDr Inke Nadia Diniyanti Lubis, Dokter spesialis anak konsultan infeksi penyakit tropik dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), mengungkapkan bahwa masih banyak masyarakat Indonesia yang belum memahami ancaman penyakit Monkey Malaria. "Saya tahu di Indonesia ini masih banyak sekali masyarakat yang belum cukup paham," ujarnya dalam media briefing virtual pada Kamis (14/5/2026)....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Lita Gading Kekeh Tak Bersalah Usai Diperiksa Ahmad Dhani
- Menkes: Tanpa Transformasi Digital, Layanan Kesehatan Bermutu Mustahil
- Avigan, Obat Jepang, Berpotensi Lawan Hantavirus
- Mikroplastik Ditemukan di Otak Manusia, Ini Kata Ilmuwan
- Luka Modric Ungkap Jose Mourinho Buat Ronaldo Menangis
- Yani Panigoro Soroti Perjuangan Kader Penyembuh TBC
Artikel Terbaru
KPK Geledah Kantor Kadinkes Ponorogo, Harta Rp3,9 M Terungkap
Strategi TOSS Tekan TBC: Temukan, Obati, Sampai Sembuh
Kemenkes Awasi Minuman Manis, Nutri-Level Tekan Stroke dan Gagal Ginjal
Hantavirus Sulit Dikenali, Gejala Mirip Flu hingga DBD
Kunci Gitar Breathless Krisdayanti: Cara Kau Membuatku Tak Bernapas
Yani Panigoro Soroti Perjuangan Kader Penyembuh TBC
Tautan Sahabat
- Polda Metro Kerahkan 14.237 Personel Kawal Aksi Harkitnas
- Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei: Sejarah dan Maknanya
- Menteri Agama Ajak Umat Islam Perkuat Ibadah Idul Adha
- Lowongan Kerja Pamapersada Nusantara untuk Lulusan D4/S1
- Pemerintah dan Muhammadiyah Potensi Rayakan Idul Adha Bersamaan
- Jokowi Siap Turun Gunung, Golkar Bungkam Soal Pilpres
- Yani Panigoro Terpilih Jadi Ketua PPTI, Bukan Dokter
- Kejagung Lelang Replika Kursi Firaun Jimmy Sutopo Rp43 Juta
- 9 WNI Korban Penculikan Israel Pulang dengan Bekas Luka
- Menteri UMKM Salut SMAN 1 Pontianak soal Polemik LCC