Lokasi: Berita >>
Lokasi Ujian Mandiri Bela Negara UPN Yogyakarta 2026
Berita8361 Dilihat
RingkasanUPN Veteran Yogyakarta membuka jalur Seleksi Mandiri 2026 dengan sistem ujian yang lebih mudah. Seleksi ini menjadi salah satu jalur penerimaan mahasiswa baru yang diselenggarakan UPN "Veteran" Yogyakarta melalui pengukuran kemampuan kognitif siswa serta penguasaan mata pelajaran pendukung dan penciri kampus sebagai Kampus Belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/upn-veteran-yogyakarta.jpg)
UPN Veteran Yogyakarta membuka jalur Seleksi Mandiri 2026 dengan sistem ujian yang lebih mudah. Seleksi ini menjadi salah satu jalur penerimaan mahasiswa baru yang diselenggarakan UPN "Veteran" Yogyakarta melalui pengukuran kemampuan kognitif siswa serta penguasaan mata pelajaran pendukung dan penciri kampus sebagai Kampus Belajar.
Kebijakan ini menjadi langkah strategis kampus untuk memperluas akses pendidikan tinggi tanpa membebani peserta dengan jarak perjalanan yang jauh ke Yogyakarta. Wakil Rektor Bidang Akademik dan Sistem Informasi UPN "Veteran" Yogyakarta,Machya Astuti Dewi, menyampaikan bahwa perluasan lokasi ujian ini merupakan bentuk komitmen kampus dalam menjaring talenta terbaik dari seluruh Indonesia. "Kami ingin memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi putra-putri daerah dari Sumatera hingga Papua untuk bergabung dengan Kampus Belajar," ujarnya.
Terdapat perbedaan metode dan jadwal pelaksanaan antara pusat ujian di Yogyakarta dengan lokasi ujian di luar daerah. Pelaksanaan ujian Seleksi Mandiri 2026 dibagi menjadi dua skema berdasarkan lokasi. Ujian di luar Yogyakarta akan dilaksanakan lebih awal pada 18 Juni 2026 secara serentak di seluruh titik. Metode yang digunakan adalah Paper Based Test (PBT).
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/onalxzla6.html
Artikel Terkait
Umuh Muchtar Peringatkan Pemain Persib soal Tanda Bahaya
BeritaPersib Bandung hanya membutuhkan hasil imbang pada laga terakhir untuk mengunci gelar juara Liga 1 musim ini. Maung Bandung saat ini kokoh di puncak klasemen dengan koleksi 78 poin dan berpeluang mencetak sejarah sebagai klub sepak bola Indonesia pertama yang meraih tiga gelar juara liga secara berturut-turut....
【Berita】
Baca SelengkapnyaHarga Emas Antam 12 Mei 2026 Meroket ke Rp2.859.000
BeritaHarga emas Antam kembali naik ke level Rp2. 859....
【Berita】
Baca SelengkapnyaPemerintah Patok Harga Ekspor Emas 150.555 Dolar AS
BeritaKementerian Perdagangan RI (Kemendag) secara resmi menetapkan Harga Patokan Ekspor (HPE) dan Harga Referensi (HR) untuk komoditas emas periode kedua Mei 2026. HPE emas ditetapkan sebesar 150....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Trump Sebut Gencatan Senjata Kritis, Iran Siap Hadapi Segala Risiko
- Menkeu Purbaya Santai soal Rupiah dan IHSG Ambruk
- Nasrafa Kain Lukis Tembus Pasar Dunia dari Brosur
- Likuiditas Bank Kuat, Kredit Konsumsi dan UMKM Melambat
- Kunci Gitar Breathless Krisdayanti: Cara Kau Membuatku Tak Bernapas
- Prabowo: Ketahanan Pangan Fondasi Kedaulatan Bangsa
Artikel Terbaru
Rashford Kerasan di Barcelona, Ogah Pulang ke MU
Prabowo Panggil Gubernur BI, CEO Danantara, Menkeu Bahas Rupiah
Kaesang dan Akbar Himawan Dukung Reynaldo Bryan Maju Ketum HIPMI
Analis Mandiri Targetkan IHSG 9.050 di Tengah Tekanan Energi
Hattrick Messi Dibatalkan MLS, Tertinggal Enam Trigol dari Ronaldo
Indonesia-Belarus Teken MoU Bisnis Rp7 Triliun
Tautan Sahabat
- Upacara Harkitnas 2026, Lirik Lagu Bagimu Negeri Berkumandang
- Koalisi Masyarakat Sipil: Demokrasi Indonesia Mundur Akibat Militerisme
- DPR Desak Prabowo Lobi Trump soal 9 WNI Disandera
- AKP Deky Diduga Minta Rp65 Juta dari Bandar Ishak
- Nadiem Makarim Tahanan Rumah, Dipasang Gelang Deteksi
- Daftar Barang Mewah Sandra Dewi Dilelang Kejagung
- Profil Marsekal Budhi Achmadi, Pesan untuk Keluarga di Pernikahan Perak
- Sidang Isbat Idul Adha 2026 Dipantau dari 88 Lokasi
- RSCM Kirim Andrie Yunus ke India Ditangani Profesor
- Luka Andrie Yunus Lebih Parah dari Dugaan Dokter RSCM