Lokasi: Otomotif >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Otomotif17 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/olmj6ely2.html
Artikel Terkait
Borneo FC Tahan Imbang Bali, Madura United Terancam Degradasi
OtomotifBorneo FC sukses menahan imbang tuan rumah Persib Bandung dengan skor 2-2 dalam laga sengit yang berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kamis (20/4) malam. Tim tuan rumah unggul lebih dulu pada menit ke-21 lewat gol Teppei Yachida dan bertahan hingga jeda turun minum....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaPemanfaatan AI pada MRI Bantu Dokter Petakan Penyakit Kompleks
OtomotifRumah sakit swasta dan pemerintah mulai meningkatkan investasi pada teknologi pencitraan medis Magnetic Resonance Imaging (MRI) berbasis kecerdasan buatan (AI). Teknologi ini menghasilkan kualitas gambar lebih detail dan waktu pemeriksaan lebih efisien....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaWaspada Monkey Malaria, Deforestasi Dekatkan Nyamuk Pembawa Penyakit
OtomotifDr Inke Nadia Diniyanti Lubis, Dokter spesialis anak konsultan infeksi penyakit tropik dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), mengungkapkan bahwa masih banyak masyarakat Indonesia yang belum memahami ancaman penyakit Monkey Malaria. "Saya tahu di Indonesia ini masih banyak sekali masyarakat yang belum cukup paham," ujarnya dalam media briefing virtual pada Kamis (14/5/2026)....
【Otomotif】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Prakiraan Cuaca Papua: Jayapura Hujan, Waropen Cerah
- BPOM Temukan 22 Obat Herbal Mengandung Bahan Kimia Berbahaya
- Yani Panigoro: Kader TBC Bergerak dengan Hati
- Waspada Stroke saat Tubuh Tiba-tiba Limbung dan Sempoyongan
- Nikita Mirzani Dibela Rieke, Reza Gladys: Langgar Kode Etik DPR
- Yani Panigoro: Kader TBC Bergerak dengan Hati
Artikel Terbaru
Kunci Gitar Breathless Krisdayanti: Cara Kau Membuatku Tak Bernapas
Pemda Larang Daging Anjing Cegah Penularan Rabies
Preeklampsia Ancaman Serius Ibu Hamil, Deteksi Dini Penting
Hantavirus Bukti Nyata Ancaman Zoonosis dari Hewan
Kunci Gitar Dere: Aku Ingin Kau Bahagia di Hatimu
Kemenkes Awasi Pelaku Perjalanan Amerika Latin soal Hantavirus
Tautan Sahabat
- Kemenkes Temukan Hipertensi Meningkat pada Anak SMA
- 5 Manfaat Anggur bagi Kesehatan Tubuh
- WHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik
- Hantavirus Tewaskan 3 Orang di Indonesia, Terbaru Kalbar
- Durasi Karantina Hantavirus: Ini Penjelasan Lengkap
- Kemenkes: Hantavirus di Indonesia Ada Sejak 1991
- Pemda Larang Daging Anjing Cegah Penularan Rabies
- IDAI Ingatkan Risiko Dehidrasi Anak di Ruang AC
- Hipertensi dan Jantung Kini Ancaman Usia 20-30 Tahun
- Indonesia Masuk Enam Besar Dunia Kasus Zero Dose Imunisasi