Lokasi: Berita >>
Unair Buka Jalur Mandiri UTBK Plus 2026, Cek Syarat
Berita122 Dilihat
RingkasanJalur Mandiri UTBK Plus Unair 2026 merupakan seleksi penerimaan mahasiswa baru yang menggunakan nilai UTBK-SNBT 2026 dan hasil tes mata pelajaran sesuai program studi pilihan. Tes mata pelajaran dilaksanakan melalui Computer Based Test (CBT) di kampus Universitas Airlangga Surabaya....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-airlangga-unair.jpg)
Jalur Mandiri UTBK Plus Unair 2026 merupakan seleksi penerimaan mahasiswa baru yang menggunakan nilai UTBK-SNBT 2026 dan hasil tes mata pelajaran sesuai program studi pilihan. Tes mata pelajaran dilaksanakan melalui Computer Based Test (CBT) di kampus Universitas Airlangga Surabaya. Pendaftar jalur mandiri ini wajib memiliki nilai UTBK-SNBT 2026.
Pendaftaran Jalur Mandiri UTBK Plus Unair 2026 dibuka mulai 11 Mei hingga 8 Juni 2026. Proses pendaftaran dilakukan secara online melalui laman pendaftaran.unair.ac.id. Sebelum mengisi formulir pendaftaran online, calon pendaftar diwajibkan memiliki akun pendaftaran yang akan digunakan sebagai login ke dalam Sistem Pendaftaran Online Universitas Airlangga.
Simak persyaratan, tata cara pendaftaran, dan jadwal seleksi Jalur Mandiri UTBK Plus Unair 2026 selengkapnya di bawah ini. Informasi lebih detail mengenai prosedur dan ketentuan dapat diakses melalui portal resmi universitas.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/oatdikhem.html
Artikel Terkait
Survei CNET: 13 Persen Konsumen Minat Ponsel Lipat
BeritaSurvei terbaru yang dipublikasikan CNET pada 12 Mei 2026 menunjukkan hanya 13 persen pemilik smartphone yang tertarik mengganti perangkat mereka. Angka tersebut sedikit lebih tinggi untuk pengguna Apple iPhone....
【Berita】
Baca SelengkapnyaWabah Ebola, Kemenkes Larang Konsumsi Hewan Liar
BeritaWHO baru saja menetapkan status darurat kesehatan masyarakat global akibat merebaknya wabah Ebola di Kongo dan Uganda. Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, mengungkapkan lebih dari 300 kasus suspek bergejala berat telah terdeteksi dengan angka kematian mencapai 88 korban jiwa....
【Berita】
Baca SelengkapnyaRadiogenomics: Pendekatan Baru Deteksi Dini Penyakit di Indonesia
BeritaTeknologi yang menggabungkan radiologi dan genomik dinilai mampu membantu tenaga medis mendeteksi risiko penyakit secara lebih personal bahkan sebelum gejala muncul. Founder Rhemedi Medical Services, dr....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kunci Gitar Breathless Krisdayanti: Cara Kau Membuatku Tak Bernapas
- 9 Gejala Monkey Malaria Sering Disangka Flu Biasa
- Waspada Stroke saat Tubuh Tiba-tiba Limbung dan Sempoyongan
- Mikroplastik Ditemukan di Otak Manusia, Ini Kata Ilmuwan
- Klaim Kode Redeem FC Mobile 10 Mei: Pemain 117 OVR
- Terapi Sel Punca Dokter Kardiovaskular Pulihkan Jantung
Artikel Terbaru
Pep Guardiola Realistis soal Gelar Liga Inggris
Penyakit Moya-moya Picu Stroke di Usia Muda, Kenali Gejala
Senam Ergonomik Bantu Lansia Jaga Sendi dan Redakan Stres
Siswa SD Lombok Meninggal Usai Aksi Freestyle, Bahaya Medis Terungkap
Visa Tokutei Ginou Jepang Diprediksi Penuh 2027
Kemenkes Temukan Hipertensi Meningkat pada Anak SMA
Tautan Sahabat
- Penembak Anggota TNI di Palembang, Dua Tersangka Ditahan
- KWT Srikandi Wujudkan Ketahanan Pangan Lewat Urban Farming
- Warga Dobrak Rumah Terkunci, Ibu Tersangka Aniaya Anak Tewas
- Prakiraan Cuaca Cirebon 18 Mei: Siang Cerah, Malam Hujan
- Polwan Digerebek Berduaan, Polda Maluku Selidiki Kasus
- Patricia Telepon Keluarga dan Share Lokasi Sebelum Tewas Terjebak Api
- Prakiraan Cuaca Bali: Besakih Hujan Petir, 8 Wilayah Waspada
- Julukan Kampung Texas, Transaksi Narkoba 24 Jam Dijaga 'Sniper'
- Harga Oli Blora Naik, Pengusaha Tempe Blora Tertekan
- Opera Batak Tona Sian Huta Tembus Panggung Nasional