Lokasi: Gaya Hidup >>
SMA Al Hikmah IIBS Batu Resmi Adopsi Kurikulum IB
Gaya Hidup4 Dilihat
RingkasanSekolah berbasis pesantren secara resmi mengantongi status sebagai sekolah International Baccalaureate (IB). Pencapaian ini menjadi tonggak sejarah penting bagi sekolah dalam menghadirkan pendidikan berstandar dunia tanpa menanggalkan nilai-nilai keislaman dan pembentukan karakter kepemimpinan global....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SMA-Al-Hikmah-International-Islamic-Boarding-School-IIBS-3.jpg)
Sekolah berbasis pesantren secara resmi mengantongi status sebagai sekolah International Baccalaureate (IB). Pencapaian ini menjadi tonggak sejarah penting bagi sekolah dalam menghadirkan pendidikan berstandar dunia tanpa menanggalkan nilai-nilai keislaman dan pembentukan karakter kepemimpinan global. Jaringan IB dikenal luas memiliki standar akademik ketat, pendekatan belajar berbasis penyelidikan (inquiry-based learning), serta fokus pada kesiapan siswa menghadapi tantangan abad ke-21.
"Menjadi sekolah IB bukan sekadar mengejar pengakuan internasional. Ini adalah komitmen kami untuk menghadirkan pendidikan yang membentuk siswa menjadi pembelajar sepanjang hayat, berwawasan global, namun tetap berpegang teguh pada nilai-nilai Islam," ujar Ahmad Fais dalam keterangannya. Ia menambahkan, langkah besar ini diharapkan membuka karpet merah bagi para siswa untuk mengakses perguruan tinggi top, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Lebih dari itu, kurikulum IB dipercaya bakal memperkuat ekosistem belajar yang memicu kemampuan berpikir kritis, komunikasi, kolaborasi, hingga kepedulian sosial tinggi pada diri siswa. Status IB ini sekaligus menegaskan komitmen sekolah dalam mencetak generasi pemimpin global yang berakar pada nilai keislaman.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/o7wg093ys.html
Artikel Terkait
Ayu Aulia Tulis Bijak Usai Dihujat soal Hubungan Pejabat R
Gaya HidupAyu Aulia diduga pernah hamil dari hubungan di luar pernikahan dengan sosok berinisial R dan memilih melakukan aborsi. Langkah aborsi itu disebut-sebut masih menyisakan dampak negatif bagi kesehatan Ayu Andiyanti Aulia hingga kini....
Baca SelengkapnyaKesemutan Bukan Karena Duduk Lama, Waspadai Tanda Bahaya
Gaya HidupDokter Spesialis Bedah Saraf dari RS Pusat Otak Nasional (RSPON) Prof. Dr....
Baca SelengkapnyaLemas Lansia Bukan Hanya Usia, Waspada Hipoglikemia
Gaya Hidupdr Agus mengungkapkan bahwa lansia sering tidak menunjukkan gejala khas saat mengalami hipoglikemia, berbeda dengan orang muda yang biasanya merasakan pusing atau keringat dingin. Kondisi diam ini justru berbahaya karena keluarga kerap terlambat menyadari penurunan drastis gula darah pada lansia....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Ibunda Virgoun Tanggapi Kehamilan Lindi Fitriyana
- 6 Cara Sederhana Jaga Metabolisme untuk Turunkan Berat Badan
- Kemenkes Siaga Hantavirus, Siapkan Ribuan Tempat Tidur dan PCR
- Pakar Ungkap Kerusakan Lingkungan Akibat Wabah Ebola
- PBNU Diminta Rangkul Semua Kader Potensial Jelang Muktamar
- Kemenkes Awasi Pelaku Perjalanan Amerika Latin soal Hantavirus
Artikel Terbaru
Ruben Onsu Kena Tipu Rp5,5 Miliar, Pelaku Kenal Raffi Ahmad
Durasi Karantina Hantavirus: Ini Penjelasan Lengkap
WHO Sebut Kantong Nikotin Rasa Permen Incar Remaja
Kesemutan Bukan Karena Duduk Lama, Waspadai Tanda Bahaya
Jadwal Puasa Tarwiyah dan Arafah 1447 H/2026
WHO Sebut Kantong Nikotin Rasa Permen Incar Remaja
Tautan Sahabat
- Kakak Pemilik Home Industri Sabu Menangis Meratapi Nasib Adik
- Bentrok Antarsuku di Wamena Tewaskan 13 Orang Akibat Lakalantas
- AHY Puji Kepemimpinan Agung Nugroho di Demokrat Riau
- Prakiraan Cuaca Pontianak Besok: Pagi Cerah, Malam Berawan
- Rico Waas Berobat ke Luar Negeri, Klaim Tak Pakai APBD
- Tejo Akui Dibohongi Kiai Cabul Ashari, Sesali Pertolongannya
- Prakiraan Cuaca Papua: Jayapura Hujan, Waropen Cerah
- MPR Evaluasi Sistem Penjurian Lomba Empat Pilar Kalbar
- Pelajar Jogja Tewas Ditusuk Klitih Usai Kejar-kejaran
- Gempa 4,6 Guncang Sukabumi, Terasa Hingga Bandung Bogor