Lokasi: Hikmah >>
SPMB Jakarta 2026 Buka Empat Jalur PPDB SMA
Hikmah7767 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 membuka empat jalur penerimaan yaitu Jalur Prestasi, Jalur Afirmasi, Jalur Domisili, dan Jalur Mutasi Tugas Orang Tua/Wali. Pendaftaran dimulai pada 15 Juni 2026 melalui website resmi....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-345345435R4W3.jpg)
SPMB Jakarta 2026 membuka empat jalur penerimaan yaitu Jalur Prestasi,Jalur Afirmasi, Jalur Domisili, dan Jalur Mutasi Tugas Orang Tua/Wali. Pendaftaran dimulai pada 15 Juni 2026 melalui website resmi. Setiap calon murid baru wajib memahami ketentuan dan persyaratan sesuai jalur yang dipilih.
Pada Jalur Prestasi Akademik, jika jumlah calon murid baru melebihi daya tampung, seleksi dilakukan berdasarkan urutan langkah tertentu. Sementara itu, pada Jalur Prestasi Nonakademik, prosedur seleksi serupa diterapkan apabila pendaftar melebihi kapasitas. Sisa kuota yang tidak terpenuhi pada Jalur Prestasi akan dilimpahkan ke PMB Tahap Kedua.
Jalur Afirmasi menyediakan kuota sebesar 30 persen dari total daya tampung, termasuk kuota khusus untuk anak penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, Jalur Domisili memiliki kuota 35 persen dari daya tampung. Wilayah prioritas PMB ditentukan berdasarkan domisili calon murid baru dengan ketentuan yang telah ditetapkan.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/o08ug5sf8.html
Artikel Terkait
Google Hapus Fitur Fitbit di Aplikasi Kesehatan
HikmahGoogle menghapus sejumlah fitur kesehatan dan kebugaran dari aplikasi Google Fit berdasarkan laporan 9to5Google yang dipublikasikan pada 7 Mei 2026. Perubahan ini mencakup fitur tidur, kebugaran, kesehatan, hingga fitur sosial yang selama ini tersedia di aplikasi....
【Hikmah】
Baca SelengkapnyaHantavirus Bukti Nyata Ancaman Zoonosis dari Hewan
HikmahHantavirus adalah kelompok virus yang ditularkan melalui hewan pengerat, terutama tikus, dan dapat menyebabkan dua sindrom utama pada manusia. Dokter Spesialis Penyakit Dalam Bethsaida Hospital Gading Serpong, dr Rio Yansen Cikutra, menjelaskan penularan virus ini dapat terjadi melalui kontak langsung dengan tikus atau sarangnya, menyentuh permukaan terkontaminasi lalu menyentuh hidung, mata, atau mulut, hingga gigitan tikus....
【Hikmah】
Baca SelengkapnyaWaspada Stroke saat Tubuh Tiba-tiba Limbung dan Sempoyongan
Hikmahdr. Andre, Sp....
【Hikmah】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Drawing Singapore Open 2026: Jojo, Fajar/Rian, Tiwi/Fadia Bertanding
- WHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik
- Kemenkes: Hantavirus di Indonesia Ada Sejak 1991
- Diet Suntik Tak Hanya Hilangkan Lemak, Otot Juga Terbakar
- Kapal Perang Termahal AS Tinggalkan Konflik Iran
- 6 Cara Sederhana Jaga Metabolisme Optimal Turunkan Berat Badan
Artikel Terbaru
Kunci Gitar Pelarian Keisya Levronka Mudah Dimainkan
WNA di Jakarta Kontak Erat dengan Pasien Hantavirus
PHERINI Disetujui Tenaga Kesehatan untuk Ketiak Cerah
WHO Tetapkan Darurat Ebola Global, Bandara Indonesia Siaga
Pre-Order MacBook Neo Indonesia Dibuka 15 Mei 2026
Kemenkes Temukan Hipertensi Meningkat pada Anak SMA
Tautan Sahabat
- Bisnis Motor Ilegal Raup Rp 26 Miliar Pakai KTP Warga
- Monas Diserbu Ribuan Pengunjung saat Libur Long Weekend
- 5 Jurus Jakarta Wujudkan Kesejahteraan, Fokus Pendidikan
- Cekcok di Cibubur Berujung Penganiayaan dan Mobil Dirusak
- Prakiraan Cuaca BMKG: Cerah di Sejumlah Wilayah Jabodetabek
- Rano Karno Ingin JIS Seperti San Siro Milan
- Pengedar Ratusan Tramadol dan Hexymer di Babelan Bekasi Ditangkap
- BMKG: Sebagian Jakarta Hujan Ringan Selasa, 12 Mei 2026
- Polda Metro Gagalkan Peredaran 1.000 Ekstasi dan Sabu
- Dirut Terra Drone Minta Maaf, Minta Hukuman Ringan