Lokasi: Otomotif >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Otomotif6 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/nwerys5ea.html
Artikel Terkait
KTT Trump-Xi tanpa wanita menuai kritik maskulin
OtomotifPertemuan bilateral antara dua ekonomi terbesar dunia, Amerika Serikat dan China, pada Kamis (14/5/2026) menuai kritik tajam karena tidak melibatkan satu pun perempuan dalam meja perundingan. Ekonom sekaligus mantan Direktur Pelaksana IMF, Gita Gopinath, menyebut fenomena ini sebagai gambaran berakhirnya meritokrasi dalam unggahan media sosialnya yang membagikan foto pertemuan tersebut....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaKecelakaan SUV Mengintai, Pilih Ban yang Tepat Demi Keselamatan
OtomotifKesalahan memilih ban bukan hanya soal kenyamanan, tetapi juga taruhan nyawa. Data mencatat sekitar 10,7 persen kecelakaan lalu lintas disebabkan oleh faktor kendaraan, termasuk insiden pecah ban....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaDSS Motor Bertransformasi Jadi Mobix Perkuat Ekosistem Bekas
OtomotifPT Digital Sumber Sejahtera Motor resmi bertransformasi dari DSS Motor menjadi Mobix, identitas baru dalam bisnis mobil bekas atau mobkas. Mobix merupakan perusahaan hasil kolaborasi diler besar Mitsubishi yang fokus menyediakan unit mobil bekas bersertifikat dengan layanan jual komprehensif dan paket pembayaran fleksibel....
【Otomotif】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Trump Sebut Gencatan Senjata Kritis, Iran Siap Hadapi Segala Risiko
- Harga Solar Mahal, Pemilik Fortuner Beralih ke Zenix Hybrid
- Kecelakaan SUV Mengintai, Pilih Ban yang Tepat Demi Keselamatan
- DSS Motor Bertransformasi Jadi Mobix Perkuat Ekosistem Mobil Bekas
- Diaspora Indonesia Meriahkan Fukuyama Rose Festival Raih Pujian
- BYD Tanggapi Insentif EV Berbasis Nikel 2026
Artikel Terbaru
Kunci Gitar Hatchu Salma Salsabil: Terbangun Siapkan Kopi
Insentif EV Baru Jaga Momentum Transisi Kendaraan Listrik
Honda Patenkan Motor Trail Listrik Rasa Konvensional
Umar Abdullah Juara 2 Lamborghini Super Trofeo Eropa 2026
Ricuh Laga PSM vs Persib: Pemain Aman, Terjebak di Ruang Ganti
Wuling Eksion Mulai Diniagakan di India dengan Nama Starlight 560
Tautan Sahabat
- Rupiah Menguat ke Rp 17.653, Bangkit dari Tekanan
- Pemerintah Didorong Cari Solusi Regulasi Rokok
- Gus Lilur Dorong Transformasi Rokok Ilegal dan KEK Tembakau Madura
- Jasa Raharja Libatkan Driver Online Percepat Lapor Laka
- Biaya Logistik RI Tinggi, Bukan Hanya Soal Transportasi
- Pengamat: RI Perkuat Ketahanan Energi Sebelum Dekarbonisasi
- IHSG Melemah 52,1 Poin, Rupiah Menguat ke Rp17.653
- WIKA Tunjuk Prof Harris Arthur Hedar sebagai Komisaris Independen
- Pedagang Jaksel Ogah Jual Minyakita karena Mahal dan Langka
- KSP Dudung Ungkap Maksud Prabowo Soal Dolar Desa