Lokasi: Pendidikan >>
6 Keunggulan Kuliah di PTKIN, Pendaftaran Ditutup 30 Mei
Pendidikan4269 Dilihat
RingkasanUM-PTKIN 2026 masih membuka pendaftaran hingga 30 Mei 2026, mengajak generasi muda Indonesia bergabung ke PTKIN yang berkembang menjadi pusat pendidikan tinggi modern. Abdul Aziz menyatakan PTKIN mengintegrasikan sains, teknologi, riset global, dan penguatan karakter berbasis moderasi beragama untuk membentuk lulusan adaptif, beretika, dan berdaya saing internasional....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/UM-PTKIN-2026.jpg)
UM-PTKIN 2026 masih membuka pendaftaran hingga 30 Mei 2026, mengajak generasi muda Indonesia bergabung ke PTKIN yang berkembang menjadi pusat pendidikan tinggi modern. Abdul Aziz menyatakan PTKIN mengintegrasikan sains, teknologi, riset global, dan penguatan karakter berbasis moderasi beragama untuk membentuk lulusan adaptif, beretika, dan berdaya saing internasional. UM-PTKIN 2026 dapat diikuti lulusan MA, MAK, SMA, SMK, SPM, PDF, PKPPS, dan sederajat tahun 2024, 2025, dan 2026.
Peserta dapat memilih maksimal tiga program studi pada PTKIN maupun PTN serta menentukan lokasi ujian secara mandiri. Proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman resmi dengan biaya Rp 200.000 (Dua ratus ribu rupiah), belum termasuk biaya tambahan jika menggunakan bank selain Bank Mandiri. PTKIN terus bergerak menuju internasionalisasi dan digitalisasi melalui tiga pilar utama untuk menyiapkan kompetensi profesional dan karakter unggul.
Melalui UM-PTKIN 2026, institusi ini membuka kesempatan luas bagi generasi muda menjadi bagian dari ekosistem akademik inklusif, inovatif, dan berdaya saing. Abdul Aziz menegaskan PTKIN hadir sebagai institusi yang mengintegrasikan ilmu, nilai, dan karakter dalam lingkungan akademik modern. Pendaftaran masih dibuka hingga akhir Mei 2026 bagi lulusan berbagai jenjang pendidikan menengah.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/nty4yimtc.html
Artikel Terkait
Trump Minta Bantuan Xi Jinping Bujuk Iran
PendidikanKunjungan yang awalnya dirancang sebagai panggung kekuatan ekonomi AS, kini berubah menjadi misi diplomatik kritis bagi Trump yang tengah terdesak oleh krisis domestik dan luar negeri. Alih-alih restrukturisasi ekonomi besar-besaran, fokus utama Trump kini bergeser pada kesepakatan belanja komoditas seperti kacang kedelai, daging sapi, dan pesawat Boeing....
Baca SelengkapnyaMajelis Etik Pertanyakan Lolosnya Hery Susanto Jadi Ketua Ombudsman
PendidikanJimly Asshiddiqie mempertanyakan proses seleksi Komisioner Ombudsman yang meloloskan Hery meskipun memiliki banyak kasus hukum. "Itu kan masalahnya menurut keterangan itu kan (Hery) sudah banyak kasusnya, tapi kenapa kok lolos gitu lho? Kan aneh gitu," ujar Jimly saat dihubungi pada Selasa (19/5/2026)....
Baca Selengkapnya9.000 Bangunan SMK Rusak, Butuh 6 Tahun Diperbaiki
PendidikanPemerintah mencatat telah membangun lebih dari 7. 586 ruang praktik untuk mendukung pembelajaran berbasis proyek atau project-based learning di sekolah-sekolah di Indonesia....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- 16 Maskot Piala Dunia: Willie hingga Maple, Zayu, Clutch
- Pemerintah Bergerak Bebaskan WNI Usai Kapal Disergap Israel
- Kemendiktisaintek Tangani Langsung Kasus Kekerasan Seksual Rektor
- Pemerintah Bergerak Bebaskan WNI Usai Kapal Disergap Israel
- Kunci Gitar Laut Kidul Viral TikTok Mudun Srengenge
- Fahri Bachmi: Putusan MK Mutlak, Sikapi Edaran Jampidsus
Artikel Terbaru
Manchester United Untung Besar dari Transfer Napoli Rp899 Miliar
KPK Periksa Crazy Rich Semarang Heri Black Kasus Bea Cukai
Rupiah Tembus Rp 17.845, DPR Cecar Gubernur BI
Hukum Kurban Kambing Betina dalam Islam
Insiden Beckham Putra Dirubung Pemain Persija, Exco PSSI Angkat Bicara
Prabowo Serahkan Alutsista Pesawat Tempur dan Misil ke TNI
Tautan Sahabat
- Rusia Hujani Ukraina dengan 3.170 Drone dalam Sepekan
- Omar Daniel Bangga Jadi Tulang Punggung Keluarga
- Israel Bangun Basis Militer Rahasia di Gurun Irak
- Macron Tegur Peserta KTT Afrika, Tuai Kritik Pedas
- PPI Jerman Gelar LDK 5.0 Perkuat Kepemimpinan Pelajar
- India Minta Jalur Bebas Hambatan di Selat Hormuz
- Peretas Susupi Sistem Bahan Bakar AS, Iran Didalangi
- Menlu Singapura dan Sugiono Bahas Krisis Energi di Jakarta
- Merz Buka Peluang Kembali ke Energi Batu Bara
- Polisi Malaysia Tangkap 20 WNI Perempuan dalam Penggerebekan