Lokasi: Teknologi >>
Indonesia-Malaysia Berpeluang Jadi Pusat Pendidikan Pascasarjana Asia
Teknologi523 Dilihat
RingkasanYudi menyatakan Indonesia dan Malaysia berpeluang menjadi tujuan pendidikan pascasarjana yang diperhitungkan dunia. "Kedatangan mahasiswa internasional di AS turun 17 persen....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/World-Post-Graduate-Expo.jpg)
Yudi menyatakan Indonesia dan Malaysia berpeluang menjadi tujuan pendidikan pascasarjana yang diperhitungkan dunia. "Kedatangan mahasiswa internasional di AS turun 17 persen. Ini peluang ASEAN, khususnya Indonesia dan Malaysia," ujar Yudi dalam pernyataannya. Menurut Yudi, saat ini terjadi pergeseran besar dalam peta pendidikan tinggi global, di mana Asia mulai menggeser dominasi Barat dalam sektor pendidikan dan riset. "Perguruan tinggi berada di perubahan yang besar. Asia mulai menggeser dominasi Barat," jelasnya.
Universitas Airlangga (UNAIR) berhasil meraih posisi ke-9 dunia dalam pemeringkatan Times Higher Education (THE) Impact Rankings. "Ini membuktikan perguruan tinggi kita tidak hanya mengejar angka, tetapi juga dampak," kata Yudi. Prestasi ini menunjukkan kemampuan perguruan tinggi Indonesia bersaing di level global.
"Kolaborasi RI-Malaysia dalam memajukan peradaban. Kedua negara bukan sekadar berkembang, tapi serumpun," ujar Yudi. Kerja sama ini diharapkan memperkuat posisi Asia sebagai pusat pendidikan dan riset dunia yang baru.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/nh16fjsj3.html
Artikel Terkait
Purbaya Sebut Pelemahan Rupiah Tak Seperti 1998
TeknologiPelemahan rupiah saat ini tidak bisa dibandingkan dengan krisis moneter 1997-1998 karena perbedaan fundamental kebijakan ekonomi dan stabilitas politik. Purbaya menegaskan bahwa sentimen negatif di pasar saat ini hanya bersifat sementara dan tidak mencerminkan kondisi ekonomi riil Indonesia....
Baca SelengkapnyaLeo/Daniel Comeback, Sabar/Reza Mundur di Thailand Open 2026
TeknologiSabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani batal tampil di Thailand Open 2024 setelah pasangan ganda putra non pelatnas tersebut dipastikan menarik diri dari keikutsertaan. Padahal, Sabar/Reza sebelumnya dijadwalkan menjalani laga babak 32 besar turnamen bergengsi tersebut....
Baca SelengkapnyaSeo Seung-jae Pulangkan Ubed di Thailand Open 2026
TeknologiJeon Hyeok-jin sukses meraih kemenangan emosional di Nimibutr Arena yang menjadi momen krusial bagi publik bulu tangkis Korea Selatan. Sektor tunggal putra selama ini dianggap sebagai titik terlemah dalam peta kekuatan bulu tangkis Negeri Ginseng, berbeda jauh dengan dominasi ganda putra dan ganda putri mereka di kancah dunia....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Menlu Singapura Puji Indonesia Sebagai Negara Adidaya Energi
- Amna Al Qubaisi, Pebalap Perempuan Tunggal di Porsche Carrera Cup Asia
- Hyundai Hillstate, Tim Baru Megawati dengan Prestasi Mentereng
- Ketum NOC Temui Menkeu Bahas Anggaran Atlet
- Penyakit Moya-moya Picu Stroke di Usia Muda, Kenali Gejala
- Leo/Daniel Selamatkan Indonesia, Denmark Juara Thailand Open 2026
Artikel Terbaru
PSG Pemanasan Sempurna Setara Laga Champions, Arsenal Jadi Sasaran
Megawati dan Wilson Bukti Pengalaman dan Rookie Sejalan
Wamenpora Taufik Hidayat Dukung Arena Selatan 2026 Cegah Tawuran
Alex Marquez Operasi, Absen MotoGP Catalunya 2026?
Indonesia-Belarus Perkuat Hubungan Ekonomi dan Perdagangan
Ketum NOC Temui Menkeu Bahas Anggaran Atlet
Tautan Sahabat
- Judi Online Picu Perceraian dan Rusak Generasi Muda
- Keadilan Tuntutan Berat Nadiem Makarim Dibahas 18 Mei
- Hukum Kurban untuk Orang Meninggal, Apakah Sah?
- KSP Dudung Bela Pidato Prabowo: Tergantung Sudut Pandang
- Komisi III DPR Minta Komunitas Motor Tak Sekadar Touring
- 9.000 Bangunan SMK Rusak, Butuh 6 Tahun Diperbaiki
- Jaksa KPK Hadirkan Eks Pimpinan PN Depok di Sidang Suap
- KPK Panggil Muhadjir Effendy, Pemeriksaan Ditunda
- MA Tolak Kasasi Razman, Vonis 1,5 Tahun Pencemaran Hotman
- Majelis Etik Pertanyakan Lolosnya Hery Susanto Jadi Ketua Ombudsman