Lokasi: Hikmah >>
Indonesia-Malaysia Berpeluang Jadi Pusat Pendidikan Pascasarjana Asia
Hikmah518 Dilihat
RingkasanYudi menyatakan Indonesia dan Malaysia berpeluang menjadi tujuan pendidikan pascasarjana yang diperhitungkan dunia. "Kedatangan mahasiswa internasional di AS turun 17 persen....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/World-Post-Graduate-Expo.jpg)
Yudi menyatakan Indonesia dan Malaysia berpeluang menjadi tujuan pendidikan pascasarjana yang diperhitungkan dunia. "Kedatangan mahasiswa internasional di AS turun 17 persen. Ini peluang ASEAN, khususnya Indonesia dan Malaysia," ujar Yudi dalam pernyataannya. Menurut Yudi, saat ini terjadi pergeseran besar dalam peta pendidikan tinggi global, di mana Asia mulai menggeser dominasi Barat dalam sektor pendidikan dan riset. "Perguruan tinggi berada di perubahan yang besar. Asia mulai menggeser dominasi Barat," jelasnya.
Universitas Airlangga (UNAIR) berhasil meraih posisi ke-9 dunia dalam pemeringkatan Times Higher Education (THE) Impact Rankings. "Ini membuktikan perguruan tinggi kita tidak hanya mengejar angka, tetapi juga dampak," kata Yudi. Prestasi ini menunjukkan kemampuan perguruan tinggi Indonesia bersaing di level global.
"Kolaborasi RI-Malaysia dalam memajukan peradaban. Kedua negara bukan sekadar berkembang, tapi serumpun," ujar Yudi. Kerja sama ini diharapkan memperkuat posisi Asia sebagai pusat pendidikan dan riset dunia yang baru.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/ndvjlyf72.html
Artikel Terkait
Ayah di Klaten Cabuli Anak Kandung, Catatan Harian Jadi Bukti
HikmahAK (42), seorang pendidik agama sekaligus ayah kandung korban, ditahan sejak Rabu (13/5/2026) atas kasus pencabulan terhadap kedua anaknya sendiri. Penyidik menetapkan AK sebagai tersangka setelah memeriksa sejumlah saksi dan langsung menjemput serta memproses pelaku....
【Hikmah】
Baca SelengkapnyaMenteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin Lulusan Fisika Nuklir
HikmahBudi mengantongi sertifikasi sebagai Chartered Financial Consultant (CHC) dan Chartered Life Underwriter (CLU) dari Singapore Insurance Institute pada 2004. Ia kemudian bergabung dengan PT Bank Bali Tbk....
【Hikmah】
Baca SelengkapnyaDPR Dinilai Omon-Omon, Eks KPU Kecewa RUU Pemilu
HikmahHadar menyampaikan kekecewaan dan keprihatinan mendalam atas sikap DPR yang dipastikan tidak akan membahas revisi Undang-Undang Pemilu. "Hal ini secara nyata menunjukkan kepada kita semua bahwa memang DPR tidak serius untuk memperbaiki pemilu kita yang memang betul-betul harus diawali atau didasarkan kepada perbaikan legislasinya," tutur Hadar....
【Hikmah】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kunci Gitar Pelarian Keisya Levronka Mudah Dimainkan
- KPK Periksa Eks Dirjen PHU Hilman Latief soal Korupsi Haji
- Guru Besar IPB: Kawasan Hutan Wajib Dibuktikan Peta Tata Batas
- Pendaftaran Bintara TNI AU Gelombang II 2026 Dibuka
- Wuling Serah Terima 25 Unit SUV Eksion Pertama, SPK Tembus 1.000
- Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei: Sejarah dan Maknanya
Artikel Terbaru
De Zerbi Targetkan Kemenangan Spurs di Stamford Bridge
Hukum dan Niat Patungan Kurban Sapi Idul Adha
Noel Ebenezer Minta Tuntutan Ringan Kasus Pemerasan K3
Ketahanan Energi Nasional Kunci Stabilitas dan Kemandirian Indonesia
Alex Assad Ingin Pertahankan Rumah Tangga Usai Mediasi 2 Jam
Danantara Sumberdaya Indonesia Wujudkan Kemandirian Tata Kelola SDA
Tautan Sahabat
- LPSK: Korban PRT di Jaksel Tak Bisa Dituntut Balik
- Begal Palmerah Lukai Korban, Pelaku Residivis Positif Narkoba
- Tabrakan Beruntun di Tol JORR Cakung, Dua Tewas
- BKN Diminta Segera Terbitkan Surat Pengukuhan Sekda Tangsel
- 480 Polisi Amankan HUT GRIB Jaya Ke-15 di GBK
- Oditur Bacakan Tuntutan 3 Oknum TNI Pembunuh Kacab Bank
- Libur Panjang, Wisatawan Bali Ajak Kerabat ke TMII
- Niko Atmaja Panaskan Mesin PDIP Jakarta Utara
- KPK Telusuri Aliran Uang Eks Pimpinan PN Depok
- Polda Metro Gagalkan Peredaran Sabu 32 Kg Jaringan Malaysia