Lokasi: Teknologi >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Teknologi8 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/nc2bpuy35.html
Artikel Terkait
Drone Hizbullah Hambat 70 Persen Serangan Israel di Lebanon
TeknologiEvaluasi militer Israel mengungkap data yang jauh dari positif terkait penyediaan sistem dan sarana untuk mendeteksi serta mencegat drone peledak. Situasi ini terjadi di tengah meningkatnya penggunaan drone FPV (first person view) dan amunisi berkeliaran oleh Hizbullah di front utara....
Baca SelengkapnyaAturan Baru Cina Cegah Perusahaan Barat Lepas Ketergantungan
TeknologiCina memblokir akuisisi senilai USD2 miliar (Rp34 triliun) dari Meta atas perusahaan rintisan kecerdasan buatan (AI) Manus bulan lalu, mengirimkan sinyal tegas bahwa intervensi pemerintah Cina tetap berlaku meskipun kesepakatan disusun di luar perbatasan negara tersebut. Kantor pusat Manus di Singapura berakar kuat di Cina, sehingga Beijing memandang perusahaan itu sebagai aset strategis dalam persaingan AI global dan memblokir kesepakatan dengan alasan keamanan nasional....
Baca SelengkapnyaPutin Segera Kunjungi China Setelah Trump
TeknologiPresiden Rusia Vladimir Putin melakukan kunjungan ke Beijing yang dikonfirmasi oleh Kementerian Luar Negeri China. Agenda pembahasan disebut akan berfokus pada penguatan kerja sama ekonomi, perdagangan, energi, hingga investasi antara kedua negara....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Trump Angkut 13,5 Kg Uranium Venezuela, Publik Curiga
- Drone Hizbullah Buat Tentara Israel Frustrasi dan Ketakutan
- Trump Minta Bantuan Xi Jinping Bujuk Iran
- Pembekalan LPDP untuk TNI: Relevan bagi Akademik?
- Chord Laut Kidul Denny Caknan Viral TikTok Mudun Srengenge
- Ansarallah Curiga Trump Tolak Respons Iran Usai Telepon Netanyahu
Artikel Terbaru
iPhone Ultra Foldable Hanya Dua Warna Siap Meluncur
NATO Rapat Darurat Bahas Stok Senjata Habis Akibat Perang Iran
PPI Jerman Gelar LDK 5.0 Perkuat Kepemimpinan Pelajar
AS dan Israel Siap Hujani Iran dengan Serangan Mematikan
Kontroversi Kunjungan Netanyahu ke UEA dan Pebisnis China Zhou Qunfei
Inggris Borong Obat Avigan dari Jepang Antisipasi Hantavirus
Tautan Sahabat
- Menhan Sjafrie: Israel Lanjutkan Operasi Militer ke Lebanon
- Puan Maharani Pimpin Rapat Paripurna, 451 Anggota Hadir
- Pemberi Suap Ombudsman Dijemput Paksa Kaget Ditangkap
- Satelit Nusantara Lima Percepat Pemerataan Konektivitas Indonesia
- Dirut Terra Drone Divonis 1,4 Tahun Penjara
- Juri Dinonaktifkan, Disdik Kalbar Sebut Speaker Bermasalah
- Din Syamsuddin Kecam Penangkapan Jurnalis Republika oleh Israel
- KSPSI Minta Pemerintah Tekan Impor Demi Rupiah Stabil
- Sidang Tuntutan 4 TNI Terdakwa Air Keras Andrie Yunus Besok
- Legislator Demokrat: Ekonomi Tumbuh, Rakyat Kecil Belum Rasakan