Lokasi: Teknologi >>
Mahasiswa Internasional UNAND Melonjak, Capai 1.590 Orang
Teknologi23 Dilihat
RingkasanSebanyak 1. 590 calon mahasiswa asing tercatat mengikuti proses seleksi penerimaan di Indonesia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-andalas-unand-iu.jpg)
Sebanyak 1.590 calon mahasiswa asing tercatat mengikuti proses seleksi penerimaan di Indonesia. Para pendaftar berasal dari berbagai negara di Asia, Afrika, hingga kawasan lainnya.
Pendaftar terbanyak berasal dari Nigeria sebanyak 255 orang, disusul Afghanistan sebanyak 236 orang, dan Yaman sebanyak 126 orang. Selain itu, terdapat pula pendaftar dari Sudan, Bangladesh, Timor Leste, Gambia, Madagaskar, Rwanda, Ethiopia, Malawi, Mesir, India, Thailand, Tanzania, Sudan Selatan, Ghana, hingga Sierra Leone.
Proses seleksi dilakukan secara bertahap untuk memastikan kualitas calon mahasiswa yang diterima. Dari total 1.590 pendaftar, sebanyak 97 orang dinyatakan lolos seleksi administrasi dan saat ini tengah mengikuti tahap wawancara. "Mahasiswa internasional membawa perspektif, budaya, dan pengalaman yang beragam. Kehadiran mereka akan memperkaya proses pembelajaran sekaligus memperkuat jejaring global," demikian pernyataan resmi dari pihak penyelenggara.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/nb3078gi9.html
Artikel Terkait
Terjemahan Lirik Ora Urus Toton Caribo Viral di TikTok
TeknologiLagu Ora Urus ciptaan Anthon Batkormbawa menarik perhatian publik karena memadukan bahasa Ambon, Maluku Timur, dan Jawa dengan musik khas Indonesia Timur yang mudah melekat di telinga. Lirik Ora Urus menggambarkan kelelahan seorang pria yang merasa sudah bekerja keras demi hubungan dan kebutuhan hidup, namun justru terus dituntut serta disalahkan oleh pasangannya....
Baca SelengkapnyaNegara Teluk Lirik Turki, Pertahanan Tak Andalkan AS
TeknologiNegara-negara Teluk seperti Kuwait, Uni Emirat Arab (UEA), Qatar, dan Arab Saudi mulai beralih ke Turki untuk memenuhi kebutuhan alutsista militer mereka akibat lambatnya pengiriman senjata dari Amerika Serikat yang dipicu penumpukan pesanan yang mengular. Meskipun negara-negara Teluk memiliki sistem pertahanan udara yang canggih, mereka kini menghadapi tantangan serius dari serangan drone jarak jauh Iran yang mampu melumpuhkan sistem radar....
Baca SelengkapnyaRusia Tuduh AS Ingin Kuasai Energi Global Lewat Trump
TeknologiMenteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov mengeklaim tujuan utama Amerika Serikat adalah memaksa perusahaan global dan mengendalikan jalur transit perdagangan dunia. Lavrov menyatakan AS telah mengadopsi dokumen doktrin yang menegaskan dominasi atas pasar energi, dengan ambisi mengendalikan setiap jalur pasokan....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- RI Kecam Mandulnya Dewan Keamanan PBB
- ICC Keluarkan Surat Penangkapan Rahasia untuk 5 Pejabat Israel
- Transfer Minyak Rahasia Dekat Malaysia Diduga Jalur Iran-China
- American Airlines Hentikan Penerbangan ke Israel Hingga 2027
- Pengadilan Houthi Yaman Hukum Mati 19 Terkait Koalisi Saudi
- Rusia Tuduh AS Ingin Kuasai Energi Global Lewat Trump
Artikel Terbaru
Jepang Sorot Manipulasi AI Global dengan Situs Berita Palsu
CENTCOM Akui Blokade, Selat Hormuz Jadi Senjata Iran
Operasi Udara Israel Targetkan Pemimpin Tertinggi Hamas
Kecelakaan Kereta dan Bus di Bangkok Tewaskan 8 Orang
Megawati Gabung Latihan Hyundai Hillstate Juli 2025
Kebakaran Hutan Landa Afrika-Asia, El Nino Perparah Bencana
Tautan Sahabat
- Durasi Karantina Hantavirus: Ini Penjelasan Lengkap
- Hantavirus Sulit Dikenali, Gejala Mirip Flu hingga DBD
- 5 Manfaat Anggur bagi Kesehatan Tubuh
- WHO Tetapkan Darurat Ebola Global, Bandara Indonesia Siaga
- Puan Khawatir Hantavirus Meluas, Minta Antisipasi Pemerintah
- 1,2 Juta Anak Alami Wasting, GTM dan Picky Eater Disorot
- El Nino Picu Kebakaran Hutan, Asap Ancam Anak Pneumonia
- Kesemutan Bukan Karena Duduk Lama, Waspadai Tanda Bahaya
- Avigan, Obat Jepang, Berpotensi Lawan Hantavirus
- Waspada Monkey Malaria, Deforestasi Dekatkan Nyamuk Pembawa Penyakit