Lokasi: Teknologi >>
SPMB Jabar 2026: Daftar SMA SMK Maung dan Bedanya
Teknologi5 Dilihat
RingkasanSPMB Reguler dan SMA/SMK Maung sama-sama menjadi pintu masuk ke sekolah negeri, tetapi memiliki perbedaan dari sisi pendekatan seleksi dan karakter program yang ditawarkan. SPMB Reguler umumnya mengacu pada mekanisme penerimaan berbasis jalur standar seperti domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi dengan sistem kuota yang telah ditetapkan secara nasional....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JABAR-2026-45345433.jpg)
SPMB Reguler dan SMA/SMK Maung sama-sama menjadi pintu masuk ke sekolah negeri, tetapi memiliki perbedaan dari sisi pendekatan seleksi dan karakter program yang ditawarkan. SPMB Reguler umumnya mengacu pada mekanisme penerimaan berbasis jalur standar seperti domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi dengan sistem kuota yang telah ditetapkan secara nasional. Sementara itu, SMA/SMK Maung merupakan skema khusus yang dikembangkan di Jawa Barat dengan penekanan pada penguatan karakter, kedisiplinan, serta pembinaan yang lebih intensif sesuai kebutuhan daerah.
Perbedaan ini membuat daftar sekolah yang masuk kategori SMA/SMK Maung menjadi perhatian tersendiri, karena tidak semua sekolah negeri otomatis masuk dalam program tersebut. SMA/SMK Maung merupakan sekolah dengan sistem pembinaan khusus, sehingga proses seleksinya tidak hanya berfokus pada nilai akademik, tetapi juga mempertimbangkan rekam jejak kedisiplinan serta prestasi siswa selama di sekolah sebelumnya. Kesiapan calon peserta didik untuk mengikuti pembinaan yang lebih intensif menjadi salah satu aspek penting dalam penilaian.
Peserta didik yang diterima di SMA/SMK Maung diharapkan memiliki komitmen tinggi terhadap dunia pendidikan, termasuk kesediaan untuk menaati aturan sekolah yang lebih ketat dan mengikuti program pembinaan karakter secara berkelanjutan. Pendaftaran calon murid baru sekolah Maung dilakukan melalui website resmi. Mengutip laman Disdik Jawa Barat, berikut daftar SMA dan SMK Maung dalam SPMB Jabar 2026.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/n7mo1fcl7.html
Sebelumnya: BYD Tanggapi Insentif EV Berbasis Nikel 2026
Berikutnya: MLSC Surabaya Seri 2 Tuntas, Lahir Dua Juara Baru
Artikel Terkait
Kasus Hantavirus di Kalbar, Pasien Sakit Bawaan Meninggal
TeknologiSeorang pasien di Ketapang meninggal dunia setelah terpapar hantavirus dan menjalani perawatan di RSUD Dr. Agoessdjam Ketapang....
Baca SelengkapnyaWHO Tetapkan Darurat Ebola Global, Bandara Indonesia Siaga
TeknologiDickey Budiman, epidemiolog dan pakar Keamanan Kesehatan Global dari Griffith University Australia, meminta masyarakat tidak panik menanggapi situasi penyebaran Ebola di Afrika. Menurutnya, meskipun situasi sangat serius, dunia tidak sedang mengarah pada pandemi baru seperti Covid-19....
Baca SelengkapnyaFluktuasi Hormon Memperparah Gejala ADHD pada Wanita
TeknologiPada pria, gangguan perkembangan saraf ini biasanya didiagnosis sejak masa kanak-kanak, tetapi pada wanita sering kali jauh lebih terlambat atau bahkan tidak terdiagnosis sama sekali. Salah satu alasannya adalah karena wanita lebih sering mengalami gejala kurang perhatian (inattentive), yang lebih sulit dikenali dibandingkan gejala hiperaktif....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- 5 Situasi Darurat yang Wajib Pakai Towing
- Kemenkes Siaga Hantavirus, Siapkan Ribuan Tempat Tidur dan PCR
- Tidur Lama tapi Ngantuk dan Ngorok? Waspada Gangguan Jantung
- Pancaroba, Jaga Daya Tahan Tubuh dengan Gizi Seimbang
- Real Madrid Patok Harga Jual Camavinga, Liverpool Antre
- WNA di Jakarta Kontak Erat dengan Pasien Hantavirus
Artikel Terbaru
OPM Klaim Bunuh 8 Aparat, TNI Bantah Korban Warga Sipil
Kemenkes Awasi Minuman Manis, Nutri-Level Tekan Stroke dan Gagal Ginjal
Kesemutan Bukan Karena Duduk Lama, Waspadai Tanda Bahaya
Wabah Ebola, Kemenkes Larang Konsumsi Hewan Liar
Maki Otsuki Tampil di Marapthon, Reza Arap Menangis
WHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik
Tautan Sahabat
- 1,2 Juta Anak Alami Wasting, GTM dan Picky Eater Disorot
- Dongeng dan Permainan Edukatif Hibur Pasien Kanker Cilik Bandung
- IDAI: Suplemen Bukan Tameng Utama Anak Hadapi El Nino
- El Nino Godzilla Tingkatkan Risiko Gizi Buruk dan Stunting Anak
- Senam Ergonomik Bantu Lansia Jaga Sendi dan Redakan Stres
- BPOM Temukan 22 Obat Herbal Berbahaya Picu Stroke
- Atur Ulang Jadwal BAB Agar Lebih Teratur
- Lemas Lansia Bukan Hanya Usia, Waspada Hipoglikemia
- Kemenkes Pastikan Infrastruktur Kesehatan Siap Lawan Hantavirus
- Kemenkes: PHBS Kunci Tangkal Ancaman Hantavirus