Lokasi: Gaya Hidup >>
SPMB Jateng SMA 2026: Jadwal, Syarat, dan Urutan Seleksi
Gaya Hidup99 Dilihat
RingkasanPemerintah Kota Surabaya membuka empat jalur masuk Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2024, yaitu jalur domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi orang tua/wali. Selain memahami jadwal pendaftaran, calon peserta juga perlu mengetahui aturan kuota, sistem seleksi, serta dokumen yang wajib disiapkan agar tidak mengalami kendala saat proses pendaftaran berlangsung....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JATENG-2026-53453454.jpg)
Pemerintah Kota Surabaya membuka empat jalur masuk Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2024, yaitu jalur domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi orang tua/wali. Selain memahami jadwal pendaftaran, calon peserta juga perlu mengetahui aturan kuota, sistem seleksi, serta dokumen yang wajib disiapkan agar tidak mengalami kendala saat proses pendaftaran berlangsung. Dinas Pendidikan (Dispendik) Surabaya mengingatkan orang tua untuk memeriksa persyaratan secara cermat sebelum mendaftar di setiap jalur.
Setiap jalur memiliki kuota dan mekanisme seleksi berbeda. Jalur domisili menggunakan sistem zonasi berdasarkan jarak tempat tinggal ke sekolah, sementara jalur afirmasi diperuntukkan bagi peserta dari keluarga tidak mampu dengan bukti surat keterangan. Jalur prestasi menyeleksi berdasarkan capaian akademik dan non-akademik, sedangkan jalur mutasi orang tua/wali dikhususkan bagi anak yang orang tuanya pindah tugas ke Surabaya.
Calon peserta wajib menyiapkan dokumen seperti Kartu Keluarga (KK), akte kelahiran, rapor, dan sertifikat prestasi jika mendaftar jalur prestasi. Pendaftaran dilakukan secara online melalui portal resmi ppdb.surabaya.go.id. Kepala Dispendik Surabaya menegaskan bahwa verifikasi dokumen akan dilakukan secara ketat untuk mencegah kecurangan, dan pelanggaran dapat berakibat diskualifikasi peserta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/n7be635hd.html
Artikel Terkait
Okupansi Perkantoran Segitiga Emas Jakarta Tembus 72 Persen
Gaya HidupJames Taylor, Kepala Riset JLL, menyatakan permintaan ruang perkantoran pada kuartal pertama lebih dari dua kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Hal ini mencerminkan kepercayaan berkelanjutan di pasar sewa perkantoran Indonesia....
Baca SelengkapnyaToyota Respons Insentif EV: Positif, Jangan Fokus Satu Teknologi
Gaya HidupErnando menilai insentif Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) merupakan langkah positif dari pemerintah untuk mendorong perkembangan pasar otomotif. Hal itu disampaikannya kepada Tribunnews....
Baca SelengkapnyaKecelakaan SUV Mengintai, Pilih Ban yang Tepat Demi Keselamatan
Gaya HidupKesalahan memilih ban bukan hanya soal kenyamanan, tetapi juga taruhan nyawa. Data mencatat sekitar 10,7 persen kecelakaan lalu lintas disebabkan oleh faktor kendaraan, termasuk insiden pecah ban....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Wardatina Mawa Bersyukur Setelah Berpisah dari Insanul Fahmi
- Wuling Eksion Mulai Diniagakan di India dengan Nama Starlight 560
- Toyota Setop Produksi Veloz Bensin Sejak Februari 2026
- Wuling Serah Terima 25 Unit SUV Eksion Pertama, SPK Tembus 1.000
- Polemik Cerdas Cermat, Ketua Komisi II Minta Juri Dicopot
- Deus Touring Bali Satukan Ide Kreatif Berserakan
Artikel Terbaru
Celios Tawarkan Kursus Ekonomi Gratis ke Prabowo
BYD Pastikan Pabrik Rp11,7 Triliun di Subang Beroperasi 2024
Toyota Agya Club Manado Tempuh 3.027 Km ke GR DAY 2026
Toyota GR Car Meet 2026 Pamerkan 400 Mobil Modifikasi di GBK
Dokter Mata Beberkan Risiko Kebutaan Akibat Diabetes
Umar Abdullah Juara 2 Lamborghini Super Trofeo Eropa 2026
Tautan Sahabat
- Trump Tunda Serang Iran Atas Permintaan Qatar, Saudi, UEA
- Pakistan Jadi Payung Nuklir Saudi, Ribuan Pasukan Dikerahkan
- India Minta Jalur Bebas Hambatan di Selat Hormuz
- ICC Ancam Tangkap Menkeu Israel atas Dugaan Apartheid
- Polisi Jepang Tangkap 14 WNA, WNI Overstay Hampir 7 Tahun
- Tentara Israel Tangkap Jurnalis Republika di Kapal Misi Kemanusiaan
- Operasi Sindoor Ubah Dinamika Konflik India-Pakistan
- Netanyahu Sebut Mojtaba Hidup, Akui AS-Israel Keliru Prediksi Selat Hormuz
- Nyamuk Wolbitos Senjata Brasil Lawan Demam Berdarah
- Republika Tolak Kriminalisasi Dua Jurnalis Ditahan Israel