Lokasi: Kesehatan >>
Pendaftaran Prodi Apoteker UB Dibuka hingga 24 Juli 2026
Kesehatan6 Dilihat
RingkasanPendaftaran program studi Sarjana Farmasi dibuka mulai 4 Mei 2026 hingga 24 Juli 2026. Pada periode ini, program studi hanya menerima calon mahasiswa yang merupakan lulusan Sarjana Farmasi dari seleksi bersifat terbuka dan kompetitif....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-brawijaya-ub.jpg)
Pendaftaran program studi Sarjana Farmasi dibuka mulai 4 Mei 2026 hingga 24 Juli 2026. Pada periode ini, program studi hanya menerima calon mahasiswa yang merupakan lulusan Sarjana Farmasi dari seleksi bersifat terbuka dan kompetitif.
Seluruh peserta wajib memenuhi persyaratan akademik, administratif, serta lulus tahapan seleksi yang telah ditetapkan. Ketentuan ini berlaku untuk semua calon mahasiswa yang mendaftar pada periode tersebut.
Seleksi bersifat kompetitif dan terbuka bagi lulusan Sarjana Farmasi dari berbagai institusi. Calon mahasiswa harus memastikan kelengkapan dokumen dan memenuhi syarat yang ditentukan untuk dapat mengikuti proses seleksi.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/n1bfm10f6.html
Artikel Terkait
Anak Deddy Dores Nekat Jual Mata, Sang Ayah Mengaku Gagal
KesehatanCalvin, putra musisi legendaris Deddy Dores, secara terbuka menyatakan niat ekstrem untuk menjual salah satu bola matanya demi bertahan hidup dan membiayai masa depan keluarganya. Saat dikonfirmasi secara langsung, Calvin membenarkan unggahan menyentuh hati tersebut....
Baca SelengkapnyaJurnalis WNI Diculik di Israel, Ibu Dapat Kabar Anak Dicegat IDF
KesehatanJurnalis media Republika, Thoudy Badai, ikut diculik oleh tentara setelah rombongan misi kemanusiaan yang ditumpanginya dikepung dan dicegat oleh kapal perang angkatan laut. Hingga saat ini, belum ada komentar langsung dari pihak terkait penculikan tersebut....
Baca SelengkapnyaPolisi Ungkap Cekcok di Kamar Sebelum Pembunuhan di Kebumen
KesehatanKementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) mencatat 58,75 persen kasus kekerasan menimpa korban di lingkungan rumah. Pada tahun 2025, Kementerian PPPA melalui Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak (SIMFONI) mencatat lebih dari 25 ribu kasus dengan 26 ribu korban....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Prakiraan Cuaca Bandung: Seluruh Wilayah Hujan 15 Mei 2026
- Atap Sekolah Ambruk di Sragen, Siswa Luka-luka
- 3 Lansia Dipukuli dalam Perampokan Toko Emas Wonokromo
- Calon Mempelai Wanita di Pati Kabur Jelang Akad Nikah
- Pria Ngaku Polisi di Garut Rusak Rumah Anggota DPR
- Manusia Silver Todong Pisau di Bali, Sosiolog Ungkap Motif Ekonomi
Artikel Terbaru
Maarten Paes Terancam, Ajax Absen dari Eropa Sejak 1991
Sekretaris BNPP Tinjau Rumah Warga Perbatasan di Belu
Plafon Gedung Rp15,3 Miliar di Tuban Roboh Dua Kali
Listrik Padam Massal di Sumatera, Ini Daftar Wilayah Terdampak
Dede Sunandar Talak Tiga Cerai dengan Karen Hertatum
Waspada Hujan Petir di Pamekasan, Sabtu 23 Mei 2026
Tautan Sahabat
- Kemenkes Awasi Minuman Manis, Nutri-Level Tekan Stroke dan Gagal Ginjal
- Waspada Monkey Malaria, Deforestasi Dekatkan Nyamuk Pembawa Penyakit
- Mikroplastik Ditemukan di Otak Manusia, Ini Kata Ilmuwan
- Food Noise Pemicu Obesitas, Pikiran Obsesif Ingin Makan
- Hipertensi dan Jantung Kini Ancaman Usia 20-30 Tahun
- Yani Panigoro Peringatkan Bahaya TBC di Daerah Padat
- Kemenkes: PHBS Kunci Tangkal Ancaman Hantavirus
- Hoaks Media Sosial Picu Rendahnya Imunisasi Anak Aceh
- WHO Sebut Kantong Nikotin Rasa Permen Incar Remaja
- Diet Suntik Tak Hanya Hilangkan Lemak, Otot Juga Terbakar