Lokasi: Pendidikan >>
Kunci Jawaban PJOK Kelas 4 Halaman 153 Merdeka
Pendidikan58443 Dilihat
RingkasanBadan tidak kelelahan setelah melakukan aktivitas fisik dan masih memiliki sisa tenaga untuk aktivitas lainnya sering disebut dengan kebugaran jasmani. Kondisi ini menunjukkan tingkat daya tahan tubuh yang optimal untuk menjalani berbagai kegiatan sehari-hari tanpa mengalami kelelahan berlebihan....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/siswa-sdn-04-tegal-kabupaten-bogor-belajar-sambil-lesehan_20190730_165733.jpg)
Badan tidak kelelahan setelah melakukan aktivitas fisik dan masih memiliki sisa tenaga untuk aktivitas lainnya sering disebut dengan kebugaran jasmani. Kondisi ini menunjukkan tingkat daya tahan tubuh yang optimal untuk menjalani berbagai kegiatan sehari-hari tanpa mengalami kelelahan berlebihan.
Tujuan melakukan latihan kebugaran jasmani adalah untuk meningkatkan kemampuan fisik secara menyeluruh, seperti kekuatan, kelenturan, kecepatan, dan daya tahan. Latihan ini juga bertujuan untuk menjaga kesehatan organ tubuh, mencegah cedera, serta meningkatkan kualitas hidup agar aktivitas sehari-hari dapat dilakukan dengan lebih efisien dan produktif.
Latihan mendorong bahu dengan dua lengan bertujuan untuk meningkatkan kekuatan otot bahu, lengan, dan punggung atas. Gerakan ini melatih otot deltoid, trapezius, serta otot-otot stabilisator di sekitar sendi bahu, sehingga membantu memperkuat postur dan mendukung aktivitas yang memerlukan dorongan atau angkatan.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/n02bjxmwc.html
Artikel Terkait
Kesemutan Bukan Karena Duduk Lama, Waspadai Tanda Bahaya
PendidikanDokter Spesialis Bedah Saraf dari RS Pusat Otak Nasional (RSPON) Prof. Dr....
Baca SelengkapnyaWHO Tetapkan Darurat Ebola Global, Bandara Indonesia Siaga
PendidikanDickey Budiman, epidemiolog dan pakar Keamanan Kesehatan Global dari Griffith University Australia, meminta masyarakat tidak panik menanggapi situasi penyebaran Ebola di Afrika. Menurutnya, meskipun situasi sangat serius, dunia tidak sedang mengarah pada pandemi baru seperti Covid-19....
Baca SelengkapnyaKemenkes Awasi Pelaku Perjalanan Amerika Latin soal Hantavirus
PendidikanPelaksana Tugas Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan, Andi Saguni mengumumkan pengawasan ketat terhadap pelaku perjalanan dari Amerika Selatan, terutama Argentina, menyusul kasus penyebaran Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS) di Kapal MV Hondius. Pernyataan itu disampaikan di Kantor Bakom RI, Jakarta, pada Rabu (13/5/2026)....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- WHO Tetapkan Darurat Ebola Global, Bandara Indonesia Siaga
- Diet Suntik Tak Hanya Hilangkan Lemak, Otot Juga Terbakar
- Studi: 60% Anak Muda Urban Pilih Swadiagnosis Saat Sakit
- WHO Sebut Kantong Nikotin Rasa Permen Incar Remaja
- Prabowo Tegaskan Penguatan Pertahanan di Tengah Geopolitik Memanas
- Pakar Ungkap Kerusakan Lingkungan Akibat Wabah Ebola
Artikel Terbaru
Tautan Sahabat
- Pratama Arhan Go Public, Panggilan Sayang Terungkap
- Ahmad Dhani Bela Syifa Hadju soal Busana Dipersoalkan
- Kolaborasi Band Rock dan Heri Santoso Bangkitkan Musik Daerah
- Kuasa Hukum Erin Yakin Hadapi Kasus ART dan CCTV
- Stevan Pasaribu Curhat Kesepian Lewat Lagu Lama
- Calvin Dores Jual Mata demi Masa Depan Anak
- Ammar Zoni Curhat Tak Sanggup Dipindah ke Nusakambangan
- Eva Manurung Tak Benarkan Virgoun Hamili Lindi Sebelum Nikah
- Ammar Zoni Ajukan PK, Peluang Sukses Dinilai Kecil
- Fiersa Besari Cuma Minta Snack dan Buah untuk Rider Konser