Lokasi: Kuliner >>
Cara Baca Hasil Nilai TKA SD SMP 24 Mei 2026
Kuliner56 Dilihat
RingkasanMenteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menegaskan Tes Kemampuan Akademik (TKA) bukan ujian kelulusan dan tidak bersifat wajib bagi siswa. Tujuan utama TKA adalah membantu sekolah, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan pendidikan memahami kemampuan akademik peserta didik secara lebih akurat dan menyeluruh....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/aan-TKA-di-di-SMP-Negeri-2-Cu.jpg)
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menegaskan Tes Kemampuan Akademik (TKA) bukan ujian kelulusan dan tidak bersifat wajib bagi siswa. Tujuan utama TKA adalah membantu sekolah,pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan pendidikan memahami kemampuan akademik peserta didik secara lebih akurat dan menyeluruh.
“TKA bukan ujian kelulusan dan tidak bersifat wajib. Kehadiran TKA dimaksudkan untuk membantu satuan pendidikan, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan memahami kondisi riil capaian akademik murid, sehingga perbaikan pembelajaran dapat dilakukan secara lebih terarah,” jelas Abdul Mu’ti. Asesmen ini dirancang sebagai alat pemetaan pendidikan nasional dengan tiga fungsi utama, yakni assessment of learning untuk memotret capaian belajar, assessment for learning sebagai dasar perbaikan pembelajaran, dan assessment as learning yang menjadi bagian dari evaluasi pendidikan secara komprehensif.
Ujian digelar secara bertahap dalam empat gelombang dengan empat sesi di setiap gelombang, sehingga total terdapat 16 sesi ujian. Satuan pendidikan nonformal melaksanakan satu gelombang yang terdiri dari empat sesi ujian dengan pengawasan silang antar sekolah dan pemantauan. Penilaian TKA menggunakan pendekatan analisis respons yang mempertimbangkan tingkat kesulitan soal dan karakteristik jawaban peserta. Setiap jawaban siswa dianalisis pada tiap mata uji, lalu diolah menjadi skor akhir utuh untuk memetakan kemampuan akademik secara lebih adil dan informatif. Hasil nilai nantinya akan dilengkapi deskripsi capaian kompetensi peserta didik, dengan data yang diproses secara statistik untuk pemetaan kemampuan siswa.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/mxhph4ppa.html
Artikel Terkait
Kecelakaan SUV Mengintai, Pilih Ban yang Tepat Demi Keselamatan
KulinerKesalahan memilih ban bukan hanya soal kenyamanan, tetapi juga taruhan nyawa. Data mencatat sekitar 10,7 persen kecelakaan lalu lintas disebabkan oleh faktor kendaraan, termasuk insiden pecah ban....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaBTN Cetak Laba Rp1,16 Triliun, Tumbuh 55,8 Persen
KulinerBTN mencatat pertumbuhan laba bersih hingga April 2026 yang didorong oleh penguatan fundamental bisnis, efisiensi biaya dana, dan pengelolaan kualitas aset yang semakin baik. Pendapatan bunga bersih (Net Interest Income/NII) perseroan mencapai Rp 4,67 triliun, tumbuh 10,35 persen secara tahunan (yoy) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 4,23 triliun....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaIndonesia-Belarus Perkuat Hubungan Ekonomi dan Perdagangan
KulinerPT Indonesia Belarus Jaya, perusahaan di bawah naungan Jaya Group, menandatangani nota kesepahaman bisnis atau MoU dengan sejumlah perusahaan asal Belarus senilai total Rp7 triliun untuk membuka pasar yang lebih kompetitif bagi kedua negara. CEO Jaya Group Tomy Suhartanto menegaskan bahwa pembentukan perusahaan tersebut diarahkan untuk mengoptimalkan potensi unggulan kedua negara agar dapat saling diserap dan dimanfaatkan oleh pasar masing-masing....
【Kuliner】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Calvin Dores Jual Mata Demi Masa Depan Anak
- Prabowo Bentuk Badan Ekspor Nasional, Rupiah Kuat
- DPR Desak Proyek Double Track Dipercepat Tanpa Tunggu KNKT
- Sampoerna Pimpin Pasar Tembakau di Tengah Tantangan 2025
- Denny Sumargo Kaget Jawaban Ahmad Dhani Soal Syifa Hadju
- Prabowo Dorong Industrialisasi, Kemenperin Target Indonesia Produsen
Artikel Terbaru
8 Pendulang Emas Tewas di Yahukimo, Diduga Dibunuh OPM
Rupiah Anjlok ke Rp 17.735, Tertekan FOMO Valas
Bank Indonesia Didorong Naikkan Suku Bunga ke 5,00 Persen
Sistem Digital Pantau Penebusan Pupuk Subsidi Hingga Titik Serah
Kunci Gitar Laut Kidul Viral TikTok Mudun Srengenge
Menkeu Guyur Pasar Obligasi Rp2 Triliun Tiap Hari Redam Rupiah
Tautan Sahabat
- Psikiater: Trauma Tak Ditangani Bisa Ubah Korban Jadi Pelaku
- IDAI Tegaskan ASI Standar Emas, Bukan Susu Formula
- 9 Gejala Monkey Malaria Sering Disangka Flu Biasa
- Atur Ulang Jadwal BAB Agar Lebih Teratur
- Hipertensi dan Jantung Kini Ancaman Usia 20-30 Tahun
- Puan Khawatir Hantavirus Meluas, Minta Antisipasi Pemerintah
- PHERINI Disetujui Tenaga Kesehatan untuk Ketiak Cerah
- Menkes Ungkap Obesitas Pangkas Kualitas Hidup Manusia
- 6 Cara Sederhana Jaga Metabolisme untuk Turunkan Berat Badan
- BPJS Kesehatan Perluas Cathlab untuk Pasien Jantung