Lokasi: Otomotif >>
UPI Buka Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa 2026
Otomotif48842 Dilihat
RingkasanUniversitas Pendidikan Indonesia (UPI) membuka Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa 2026 sebagai bentuk penghargaan kepada siswa berprestasi di bidang akademik, olahraga, seni, teknologi, dan keagamaan. Jalur seleksi ini bertujuan meningkatkan kualitas serta capaian prestasi mahasiswa UPI di tingkat nasional maupun internasional....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/KAMPUS-UPI-Bandung.jpg)
Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) membuka Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa 2026 sebagai bentuk penghargaan kepada siswa berprestasi di bidang akademik, olahraga, seni, teknologi, dan keagamaan. Jalur seleksi ini bertujuan meningkatkan kualitas serta capaian prestasi mahasiswa UPI di tingkat nasional maupun internasional. Program ini diperuntukkan bagi calon mahasiswa yang memiliki karya monumental, prestasi kompetisi tingkat provinsi hingga internasional, maupun capaian khusus seperti hafidz Al-Qur’an minimal 15 juz atau prestasi lain yang setara.
Peserta yang dapat mengikuti jalur ini merupakan lulusan SMA/MA/SMK/Paket C tahun 2023, 2024, 2025, dan 2026. Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Penjaminan Mutu UPI, Vanessa Gaffar, menjelaskan bahwa jalur prestasi istimewa merupakan bagian dari strategi universitas dalam menjaring talenta unggul dari berbagai bidang. "Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa bertujuan memberikan penghargaan kepada siswa yang memiliki prestasi akademik maupun nonakademik dan diharapkan dapat meningkatkan keunggulan mahasiswa UPI di tingkat nasional maupun internasional," ujar Prof. Vanessa Gaffar.
UPI menyediakan berbagai program studi di Kampus Bandung maupun kampus daerah untuk peserta jalur prestasi istimewa. Namun, peserta hanya diperbolehkan memilih satu program studi yang relevan dengan prestasi yang dimiliki. Dalam proses seleksi, penilaian dilakukan melalui Tes Kecerdasan dan Motivasi Berprestasi, evaluasi portofolio sertifikat, ujian keterampilan, dan wawancara. UPI menegaskan bahwa relevansi antara prestasi peserta dengan program studi pilihan menjadi indikator dengan bobot penilaian terbesar.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/mx7yq2vrq.html
Artikel Terkait
Anggun Ungkap Makna Cincin yang Tak Pernah Dilepas
OtomotifAnggun C Sasmi mengaku mulai mengenal dan jatuh cinta dengan perhiasan sebagai hadiah untuk diri sendiri atas kerja kerasnya. "Jadi itu yang tadi aku bilang, aku bekerja keras, jadi aku kepengin memberi kado ke diri sendiri," ucap Anggun C Sasmi di kawasan Thamrin Jakarta Pusat, belum lama ini....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaHipertensi dan Jantung Kini Ancaman Usia 20-30 Tahun
OtomotifPeningkatan kasus penyakit jantung pada anak muda menjadi alarm serius bagi Indonesia. Para ahli medis mengungkapkan lonjakan ini berkaitan erat dengan buruknya pola hidup masyarakat modern saat ini....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaPenyakit Moya-moya Picu Stroke di Usia Muda, Kenali Gejala
OtomotifPenyakit moya-moya merupakan kondisi langka yang menyebabkan penyempitan pembuluh darah otak secara perlahan namun progresif, demikian dijelaskan oleh dr. Muhammad Hafif, Sp....
【Otomotif】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kunci Gitar Aku Cinta Kau dan Dia Ahmad Band
- Waspada Monkey Malaria, Deforestasi Dekatkan Nyamuk Pembawa Penyakit
- Siswa SD Lombok Meninggal Usai Aksi Freestyle, Bahaya Medis Terungkap
- WNA di Jakarta Kontak Erat dengan Pasien Hantavirus
- Terjemahan Lirik All Too Well Taylor Swift: Lost in Translation
- Mikroplastik Ditemukan di Otak Manusia, Ini Kata Ilmuwan
Artikel Terbaru
Terjemahan Lirik All Too Well Taylor Swift: Lost in Translation
Waspada Monkey Malaria, Deforestasi Dekatkan Nyamuk Pembawa Penyakit
Wabah Ebola, Kemenkes Larang Konsumsi Hewan Liar
WNA di Jakarta Kontak Erat dengan Pasien Hantavirus
Lirik Lagu 405 Justin Bieber: Loving On Me
Kemenkes Siaga Hantavirus, Siapkan Ribuan Tempat Tidur dan PCR
Tautan Sahabat
- Trump Tolak Tawaran Iran, Sebut Gencatan Senjata Sekarat
- Israel Klaim Lepas Bantuan Militer AS, Hubungan Netanyahu-Trump Retak
- PM Jepang Pertimbang Anggaran Tambahan 3 Triliun Yen
- Trump Tolak Proposal Damai AS-Iran, Sebut Dokumen Sampah
- Negara Teluk Lirik Turki, Pertahanan Tak Andalkan AS
- 131 Meninggal Akibat Ebola di Kongo, WHO Khawatir Penularan Cepat
- Hizbullah Serang Israel 14 Kali, Korban Lebanon Tembus 3.020 Jiwa
- Trump Minta Bantuan Xi Jinping Bujuk Iran
- 1,5 Juta Jemaah Tunaikan Haji di Tengah Perang
- 42 Pesawat AS Hancur, Termasuk F-15 dan F-35