Lokasi: Pendidikan >>
Unesa Buka Jalur Mandiri Prestasi OSIS dan Pramuka 2026
Pendidikan15786 Dilihat
RingkasanUniversitas Negeri Surabaya (Unesa) membuka Jalur Mandiri Prestasi bagi siswa yang pernah menjadi pengurus OSIS dan/atau dewan ambalan selama di bangku SMA/MA/SMK/Paket C. Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi dengan biaya Rp300 ribu untuk satu pilihan program studi dan Rp400 ribu untuk dua pilihan program studi....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-negeri-surabaya-unesa-x.jpg)
Universitas Negeri Surabaya (Unesa) membuka Jalur Mandiri Prestasi bagi siswa yang pernah menjadi pengurus OSIS dan/atau dewan ambalan selama di bangku SMA/MA/SMK/Paket C. Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi dengan biaya Rp300 ribu untuk satu pilihan program studi dan Rp400 ribu untuk dua pilihan program studi. Khusus untuk program studi S1 Kedokteran, biaya pendaftaran sebesar Rp750 ribu.
Persyaratan utama mencakup keaktifan sebagai pengurus inti atau anggota dewan ambalan yang dibuktikan dengan surat keterangan dari sekolah. Tata cara pendaftaran dimulai dengan mengisi formulir daring, mengunggah dokumen pendukung, dan melakukan pembayaran sesuai program studi yang dipilih. Jadwal seleksi Jalur Mandiri Prestasi OSIS dan Pramuka Unesa 2026 telah ditetapkan dengan tahapan verifikasi berkas dan pengumuman hasil.
Informasi lebih lanjut mengenai jadwal, tata cara, dan persyaratan lengkap dapat diakses melalui portal resmi Unesa. Calon mahasiswa diimbau untuk mempersiapkan dokumen seperti rapor, sertifikat prestasi, dan surat rekomendasi sekolah sebelum mendaftar. Jalur ini menjadi alternatif bagi siswa berprestasi di bidang organisasi untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Unesa.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/mszaby617.html
Artikel Terkait
Vinicius Selamatkan Real Madrid saat Mbappe Gagal Total
PendidikanSevilla tercecer di peringkat 13 klasemen dengan koleksi 43 poin. Bentrokan misi tiga poin membuat level agresi kedua tim seimbang, mereka silih berganti menciptakan peluang dalam pertandingan yang sengit....
Baca SelengkapnyaPenguatan Konektivitas Dagang Indonesia-ASEAN-China
PendidikanTiga agenda utama berlangsung bersamaan, yaitu Indonesia Import & Export Branding Showcase (IIES 2026), Indonesia Int’l Textile & Clothing Industry Fair (ITC), serta Indonesia Int’l Footwear Machinery & Material Industry Fair (IFM), yang diproyeksikan menjadi magnet baru pertemuan bisnis lintas negara. Direktur PT Solindo Duta Praga, Khaerany Jamila, menegaskan pameran tersebut terbuka untuk umum dan tidak dipungut biaya masuk....
Baca SelengkapnyaPelemahan Rupiah Dorong Swasembada Pangan dan Energi
PendidikanPemerintah diminta segera menyiapkan langkah moneter dan fiskal secara bersamaan agar gejolak kurs tidak berdampak lebih luas terhadap perekonomian nasional. "Kita harus menyikapi perkembangan ekonomi ini dengan tenang, seksama, dan bijak, baik dari sisi moneter maupun fiskal," kata Abdul Rahman kepada wartawan, Rabu (13/5/2026)....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kunci Gitar Breathless Krisdayanti: Cara Kau Membuatku Tak Bernapas
- MSCI Coret Antam, Fundamental Bisnis Tetap Solid
- Rini Bawa Bawang Goreng Desa Tembus Pasar Global
- Kenaikan Komisi Marketplace Disorot DPR Bebani UMKM
- Kode Redeem Genshin Impact 19 Mei 2026, Klaim Segera
- Bank BCA, BNI, Mandiri Libur Kenaikan Yesus Kristus 2026
Artikel Terbaru
LG Rilis Mesin Cuci AI 20 Kg, Tipe WashTower dan Top Loading
Rupiah Bisa Tembus Rp 18.000, Pengamat Usul Hentikan MBG
ASDP Rayakan HUT Ke-53, Kinerja Tumbuh Berkelanjutan
Purbaya Siap ke DPR Bahas Rupiah Loyo
Persija Pecahkan Rekor Poin, Pelatih Beri Peringatan
BI Didorong Naikkan Suku Bunga, Rupiah Melemah
Tautan Sahabat
- Puan Khawatir Hantavirus Meluas, Minta Antisipasi Pemerintah
- Waspada Stroke saat Tubuh Tiba-tiba Limbung dan Sempoyongan
- Yani Panigoro Peringatkan Bahaya TBC di Daerah Padat
- WHO Peringatkan 12 Negara Soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
- Kesemutan Bukan Karena Duduk Lama, Waspadai Tanda Bahaya
- Kemenkes Awasi Pelaku Perjalanan Amerika Latin soal Hantavirus
- 80% Kebutaan Usia 50+ Dipicu Katarak di Indonesia
- BPOM Temukan 22 Obat Herbal Mengandung Bahan Kimia Berbahaya
- Indonesia Masuk Enam Besar Dunia Kasus Zero Dose Imunisasi
- Kemenkes: PHBS Kunci Tangkal Ancaman Hantavirus