Lokasi: Travel >>
Kemenag Buka Jalur Akselerasi S2-S3 di BIB 2026
Travel76561 Dilihat
RingkasanKementerian Agama (Kemenag) meluncurkan program baru yang memungkinkan peserta menempuh pendidikan magister hingga doktor dalam satu jalur studi terintegrasi. Program tersebut pertama kali dibuka pada tahun 2026 sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi alumni pendidikan keagamaan di Indonesia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/BIB-Kemenag-2026-Buka-Jalur-Akselerasi.jpg)
Kementerian Agama (Kemenag) meluncurkan program baru yang memungkinkan peserta menempuh pendidikan magister hingga doktor dalam satu jalur studi terintegrasi. Program tersebut pertama kali dibuka pada tahun 2026 sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi alumni pendidikan keagamaan di Indonesia. Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Kemenag,Ruchman Basori, mengatakan skema ini dirancang untuk mempercepat lahirnya akademisi unggul dari lingkungan pendidikan keagamaan.
"Melalui program ini, peserta cukup mengikuti satu kali seleksi untuk memperoleh akses studi magister yang terintegrasi langsung dengan program doktor," ujar Ruchman. Dalam skema PMLD, peserta yang lolos seleksi tidak perlu kembali mendaftar untuk jenjang doktor karena jalur pendidikan telah tersambung secara otomatis hingga tingkat S3 di kampus tujuan. Peserta akan menjalani masa studi total selama 4,5 tahun, terdiri atas 18 bulan pendidikan magister dan 36 bulan pendidikan doktor.
Menurut Ruchman, program ini diperuntukkan bagi lulusan baru pendidikan keagamaan dengan usia maksimal 25 tahun agar dapat melanjutkan studi tanpa jeda akademik. "Jadi peserta tidak perlu mendaftar ulang untuk jenjang berikutnya. Setelah diterima di program ini, jalur studi sudah tersambung hingga doktor di kampus tujuan yang dipilih," jelasnya. Ia menilai model akselerasi tersebut mampu memperkuat kualitas sumber daya manusia keagamaan, khususnya dalam mencetak akademisi, peneliti, dan pemimpin intelektual di bidang studi Islam.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/mswg9mudb.html
Artikel Terkait
Puan Khawatir Hantavirus Meluas, Minta Antisipasi Pemerintah
TravelPuan Maharani mendesak mitigasi dini terhadap Hantavirus mengingat potensi penyebarannya perlu diwaspadai. Ketua DPR RI itu meminta seluruh stakeholder tidak menganggap remeh ancaman virus tersebut di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Selasa (12/5/2026)....
【Travel】
Baca Selengkapnya5 Situasi Darurat yang Wajib Pakai Towing
TravelMesin mobil tiba-tiba mengalami overheat di tengah kemacetan panjang bisa menjadi mimpi buruk bagi pengendara. Ardy Alam, CEO PT Digital Otomotif Indonesia (Garasi....
【Travel】
Baca SelengkapnyaToyota Setop Produksi Veloz Bensin Sejak Februari 2026
TravelPT Toyota Astra Motor (TAM) memposisikan Toyota Avanza sebagai kendaraan Internal Combustion Engine (ICE) dalam strategi multi-pathway untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang beragam. Marketing Director TAM Bansar Maduma menyatakan Toyota memahami perbedaan kebutuhan setiap pelanggan tergantung kondisi, penggunaan, dan kemampuan yang dimiliki....
【Travel】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Radiogenomics: Pendekatan Baru Deteksi Dini Penyakit di Indonesia
- Harga Solar Mahal, Pemilik Fortuner Beralih ke Zenix Hybrid
- Umar Abdullah Juara 2 Lamborghini Super Trofeo Eropa 2026
- DSS Motor Bertransformasi Jadi Mobix Perkuat Ekosistem Bekas
- BRI Consumer Expo 2026 Tawarkan Promo KPR, KKB, Cashback
- Harga Solar Mahal, Pemilik Fortuner Beralih ke Zenix Hybrid
Artikel Terbaru
Studi: 60% Anak Muda Urban Pilih Swadiagnosis Saat Sakit
Umar Abdullah Juara 2 Lamborghini Super Trofeo Eropa 2026
Wuling Serah Terima 25 Unit SUV Eksion Pertama, SPK Tembus 1.000
Toyota Setop Produksi Veloz Bensin Sejak Februari 2026
Siswa SD Lombok Meninggal Usai Aksi Freestyle, Bahaya Medis Terungkap
Wuling Serah Terima 25 Unit SUV Eksion Pertama, SPK Tembus 1.000
Tautan Sahabat
- Gencatan Senjata Diperpanjang, Israel dan Hezbollah Saling Serang
- Evo Morales Terancam Ditangkap Usai Mangkir Sidang
- AS Siapkan Operasi Sledgehammer, Ancaman Perang Iran Menguat
- Trump Angkut 13,5 Kg Uranium Venezuela, Publik Curiga
- Drone Hizbullah Buat Tentara Israel Frustrasi dan Ketakutan
- Macron Tegur Peserta KTT Afrika, Tuai Kritik Pedas
- Operasi Sindoor Ubah Dinamika Konflik India-Pakistan
- Polisi Tokyo Tangkap Eks Bos MTU Jepang Kasus Rp170 Miliar
- Ekonomi Rusia Melambat, UE Sanksi Penculikan Anak Ukraina
- Blokade AS, Iran Imbau Warga Hemat BBM dan Listrik