Lokasi: Properti >>
Kemenag Buka Beasiswa Doktor Kajian Keagamaan 2026
Properti27317 Dilihat
RingkasanProgram Beasiswa Unggulan Keagamaan Strata-3 Dalam Negeri resmi diluncurkan melalui kerja sama dengan Indonesian Consortium for Religious Studies (ICRS) Yogyakarta. Program ini menargetkan lahirnya doktor lintas agama berkelas global dengan perspektif lokal serta mempromosikan perdamaian, keadilan, dan keberlanjutan melalui studi agama interdisipliner....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Kemenag-Buka-Beasiswa-Program-Doktor-Kajian-Keagamaan-2026.jpg)
Program Beasiswa Unggulan Keagamaan Strata-3 Dalam Negeri resmi diluncurkan melalui kerja sama dengan Indonesian Consortium for Religious Studies (ICRS) Yogyakarta. Program ini menargetkan lahirnya doktor lintas agama berkelas global dengan perspektif lokal serta mempromosikan perdamaian, keadilan, dan keberlanjutan melalui studi agama interdisipliner.
Ruchman, selaku Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma), menyatakan bahwa program ini dirancang untuk melahirkan peneliti dan akademisi yang mampu mengembangkan peran agama dalam menjawab isu strategis global. Pendekatan interdisipliner mendorong peserta menghasilkan riset orisinal dengan metodologi mutakhir yang relevan dengan tantangan dunia seperti perdamaian, keadilan sosial, dan keberlanjutan. "Kami ingin menghadirkan lulusan yang tidak hanya kuat secara akademik, tetapi juga mampu membawa perspektif lokal ke panggung global, terutama dalam membangun narasi keagamaan yang moderat dan solutif," ungkap Ruchman.
ICRS merupakan kolaborasi tiga perguruan tinggi ternama di Yogyakarta, yaitu Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga, dan Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW). Peserta yang lolos seleksi Beasiswa Indonesia Bangkit dapat memilih program studi seperti Kajian Agama dan Lintas Agama, Studi Perdamaian dan Konflik, serta Pembangunan Berkelanjutan.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/mpxxbhemw.html
Artikel Terkait
Iran Tolak Tuntutan AS, Balas Tanggapan Washington Terbaru
PropertiIran menolak pembatasan yang hanya mengizinkan satu fasilitas nuklir, dan bersikeras agar situasi di Selat Hormuz tidak kembali seperti sebelum konflik pecah, sambil terus membangun mekanisme baru bersama Oman untuk menjaga jalur pelayaran penting tersebut tetap berjalan. “Amerika Serikat dan Israel adalah ancaman bagi kawasan ini,” kata Baghaei, meskipun Ia juga menyebut para ahli Iran dan Oman telah melakukan pertemuan untuk membahas mekanisme transit baru di Selat Hormuz yang selama beberapa bulan terakhir mengalami gangguan besar akibat konflik, seperti diberitakan....
【Properti】
Baca SelengkapnyaPolisi Jepang Tangkap 14 WNA, WNI Overstay Hampir 7 Tahun
PropertiSebanyak 14 warga asing dari Thailand, Indonesia, dan Kamboja berusia 20 hingga 50 tahun ditindak karena melanggar aturan keimigrasian di Kota Asahi. Mereka tinggal bersama di sebuah apartemen dengan delapan kamar, dan enam kamar di antaranya ditempati oleh 14 orang tersebut....
【Properti】
Baca SelengkapnyaArab Saudi Luncurkan Serangan Balasan ke Iran Pertama Kali
PropertiArab Saudi melancarkan serangan rudal dan drone ke Iran pada akhir Maret 2026 sebagai aksi balasan setelah kerajaan itu berulang kali menjadi sasaran serangan selama konflik Timur Tengah yang lebih luas. Informasi tersebut diungkap dua pejabat Barat dan dua pejabat Iran kepada media, menandai operasi militer langsung pertama kalinya oleh Riyadh terhadap Teheran....
【Properti】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Klaim Kode Redeem FC Mobile 14 Mei 2026, Dapat Gems
- Pemerintah Meksiko Batalkan Ubah Kalender Sekolah Saat Piala Dunia
- Tersangka Penembakan Trump Mengaku Tidak Bersalah
- Trump Sebut Gencatan Senjata Kritis, Iran Siap Hadapi Segala Risiko
- Kunci Gitar Hatchu Salma Salsabil: Terbangun Siapkan Kopi
- Penahanan Jurnalis Slamet Ariyadi oleh Israel Ancam Kebebasan Pers
Artikel Terbaru
5.000 WNI Bekerja di Perusahaan Konstruksi Chitose, Hokkaido
CENTCOM Akui Blokade, Selat Hormuz Jadi Senjata Iran
Gedung Parlemen Filipina Diberondong Tembakan
Menlu Singapura Dukung RI Hadapi Krisis Energi
Reddit Blokir Akses Web Ponsel, Paksa Unduh Aplikasi
Konflik Israel-Palestina: Dua Wartawan Indonesia Diculik
Tautan Sahabat
- BSI Scholarship Dibuka untuk 5.250 Pelajar dan Mahasiswa
- Pertemuan Dirjen Bea Cukai dengan Pemilik Bluray Terungkap
- MK Soroti QR Code Produk Makanan Tidak Aktif
- Ketua Komisi II DPR Minta Juri LCC MPR Kalbar Di-blacklist
- Akademisi Usul Penggabungan Lembaga HAM yang Tumpang Tindih
- Puasa Arafah dan Hijrah Personal di Khutbah Jumat
- Sidak KSP Temukan Dapur Tak Layak, Audit Nasional Digelar
- Kapal Global Sumud Dibajak Israel, HFI Desak Pembebasan Sandera
- Partai Berkarya Serukan Kader Solid Lawan Provokasi
- Kasasi Ditolak, Dosen UNDIP Taufik Eko Dipenjara 4 Tahun