Lokasi: Teknologi >>
Kunci Jawaban PJOK Kelas 4 Halaman 155 Kurikulum Merdeka
Teknologi22 Dilihat
RingkasanSebuah soal latihan mengukur denyut nadi menguji kemampuan siswa dalam mengisi bagian yang hilang dengan kata yang tepat. Andika Suhendar merasa lemas setelah denyut nadinya terhitung 55 kali per menit....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SISWA-SD-BELAJAR-10.jpg)
Sebuah soal latihan mengukur denyut nadi menguji kemampuan siswa dalam mengisi bagian yang hilang dengan kata yang tepat. Andika Suhendar merasa lemas setelah denyut nadinya terhitung 55 kali per menit. Dari data tersebut, guru menyimpulkan kondisi kebugaran Andika sedang tidak baik dan menyarankannya untuk beristirahat. Dalam kondisi bugar, Andika dikenal sebagai anak periang yang suka bergaul dan aktif dalam aktivitas fisik seperti pelajaran olahraga.
Soal tersebut merupakan bagian dari latihan mengisi titik-titik dalam paragraf dengan isian kata yang sesuai dari kotak jawaban. Data denyut nadi Andika yang rendah menunjukkan kebugarannya sedang menurun, sehingga ia perlu pemulihan. Aktivitas fisik yang biasanya dilakukan Andika saat sehat mencakup interaksi sosial dan partisipasi dalam pelajaran olahraga.
Latihan ini mengajarkan siswa untuk menghubungkan data medis sederhana dengan kondisi kebugaran seseorang. Hasil pengukuran denyut nadi Andika menjadi indikator utama dalam menentukan saran istirahat dari guru. Pemahaman tentang denyut nadi normal dan faktor yang memengaruhinya penting untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/mli9u1siw.html
Artikel Terkait
Sengketa Hotel Sultan: Ada Kepentingan Ambil Alih Bisnis
TeknologiKuasa hukum PT Indobuildco, Hamdan, menegaskan sengketa yang melibatkan Hotel Sultan seharusnya berfokus pada tanah, bukan pada pengambilalihan bangunan dan bisnis hotel. Hamdan menyoroti adanya kepentingan untuk mengambil alih bisnis hotel tersebut, yang menurutnya tidak memiliki dasar hukum yang jelas....
Baca SelengkapnyaDokter Tifa Siapkan 3C Jelang Sidang Ijazah Jokowi
TeknologiDokter Tifa memperkenalkan strategi hukum bernama konsep “3C” melalui unggahan di media sosial X pada Rabu (13/5/2026). Aktivis kesehatan sekaligus penulis tersebut menyebut konsep itu terdiri dari Clear Document, Correct Procedure, dan Credible Witness untuk menyelesaikan kasus kontroversi ijazah Joko Widodo....
Baca SelengkapnyaPria Tewas Diduga Dilempar dari Lantai 2 Grogol
TeknologiKombes Budi Hermanto, Kabid Humas Polda Metro Jaya, membenarkan peristiwa tewasnya seorang pria di tempat biliar kawasan Weston/Pasar. Korban diduga dikeroyok dan dilempar dari lantai dua hingga mengakibatkan kematian....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- PSG Rayakan Gelar Ligue 1 Sebelum Laga Kandang
- Keributan di Grogol, Pria Tewas Dilempar dari Lantai 2
- Dokter Forensik Dicecar Soal Waktu Kematian Korban
- Polisi Usut Model Diduga Dibegal Usai Pemotretan
- BTS, Shakira, Madonna Meriahkan Final Piala Dunia 2026
- Polisi Intai Markas Judol WNA di Hayam Wuruk Tanpa Identitas
Artikel Terbaru
Eva Manurung Tak Benarkan Virgoun Hamili Lindi Sebelum Nikah
480 Polisi Amankan HUT GRIB Jaya Ke-15 di GBK
Remaja Bekasi Dikeroyok Salah Sasaran, Pelaku Masih Buron
Kebakaran Tewaskan 22 Orang, Bos Terra Drone Bantah Lalai
Menhut Raja Juli Soroti Multilateralisme Lawan Krisis Iklim
Polisi Bekuk Komplotan Curanmor Bersenpi di Tangerang
Tautan Sahabat
- Polri Buru Pendana dan Penyewa Gedung Sindikat Judol Jakbar
- Toyota Avanza Terbakar di Tol Jagorawi Diduga Korsleting
- Imigrasi Buka Layanan Paspor di CFD Jakarta
- Polisi Selidiki Pencuri Motor Bersenpi di Siang Hari
- 480 Polisi Amankan HUT GRIB Jaya Ke-15 di GBK
- Polisi Tangkap 3 Pengedar Obat G di Bekasi, Sita Ratusan Butir
- Keluarga Ungkap Korban Tewas di Biliar Jakbar demi Lindungi Pacar
- Kapolda Metro Jaya Asep Edi Suheri Naik Pangkat Komjen
- Laga Persija vs Persib, TNI-Polri Patroli 13 Titik Nobar
- Oditur Bacakan Tuntutan 3 Oknum TNI Pembunuh Kacab Bank