Lokasi: Berita >>
Jalur Mandiri Undana 2026 Dibuka, Ini Syaratnya
Berita75 Dilihat
RingkasanUniversitas Nusa Cendana (Undana) membuka pendaftaran Jalur Mandiri 2026 bagi lulusan SMA/SMK/MA/MAK atau sederajat dan kelas Paket C tahun 2026, 2025, dan 2024 dengan usia maksimal 25 tahun. Proses pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi Undana....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-nusa-cendana-undana.jpg)
Universitas Nusa Cendana (Undana) membuka pendaftaran Jalur Mandiri 2026 bagi lulusan SMA/SMK/MA/MAK atau sederajat dan kelas Paket C tahun 2026, 2025, dan 2024 dengan usia maksimal 25 tahun. Proses pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi Undana. Setiap pendaftar dapat memilih paling banyak empat program studi.
Syarat usia maksimal 25 tahun menjadi batasan utama bagi calon mahasiswa yang ingin mendaftar. Lulusan dari tahun 2026, 2025, dan 2024 diperbolehkan mengikuti seleksi ini. Pendaftaran dilakukan secara daring untuk memudahkan akses bagi calon mahasiswa dari berbagai daerah.
Informasi lebih lanjut mengenai Jalur Mandiri Undana 2026 dapat diakses melalui portal resmi universitas. Calon pendaftar disarankan untuk memeriksa persyaratan dan jadwal secara berkala agar tidak melewatkan tenggat waktu pendaftaran.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/mdo56rmtr.html
Artikel Terkait
Terjemahan Lirik Ora Urus Toton Caribo Viral di TikTok
BeritaLagu Ora Urus ciptaan Anthon Batkormbawa menarik perhatian publik karena memadukan bahasa Ambon, Maluku Timur, dan Jawa dengan musik khas Indonesia Timur yang mudah melekat di telinga. Lirik Ora Urus menggambarkan kelelahan seorang pria yang merasa sudah bekerja keras demi hubungan dan kebutuhan hidup, namun justru terus dituntut serta disalahkan oleh pasangannya....
【Berita】
Baca SelengkapnyaKualitas Pemimpin Faktor Penting Kemajuan Negara
BeritaPieter Zulkifli menyatakan bahwa kebodohan dalam kepemimpinan yang berpadu dengan kerakusan kekuasaan menjadi ancaman lebih berbahaya dibandingkan bencana alam bagi suatu negara. Dalam keterangannya di Jakarta, Senin (18/5/2026), ia menegaskan gempa bumi, banjir, dan pandemi memang mampu melumpuhkan bangsa dalam sekejap, namun sejarah membuktikan bangsa besar bisa bangkit dari bencana alam....
【Berita】
Baca SelengkapnyaPrakiraan Cuaca BMKG: Hujan Guyur Papua Tengah 15 Mei 2026
BeritaBMKG mengimbau masyarakat Papua Tengah untuk mewaspadai perubahan cuaca, terutama di wilayah yang berpotensi diguyur hujan dengan tingkat kelembapan udara cukup tinggi. Kondisi serupa diprediksi terjadi di Kabupaten Puncak Jaya, Puncak, dan Deiyai yang diperkirakan mengalami hujan ringan sepanjang hari....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Setengah Langit - Idgitaf Ft Dere: Kunci Gitar Bahagia
- Jurnalis Indonesia Kesaksian Disiksa Israel: Keji, Tak Bisa Maafkan
- Kemendikdasmen: SE 7/2026 Tidak Pecat Guru Non-ASN
- Pelayanan Digital Kantor Imigrasi Palopo Capai 90 Persen
- I.League Siapkan Skema Baru, Kompetisi Sepakbola Lebih Padat
- BNI Modernisasi Co-Working Space UGM Dukung Inovasi Mahasiswa
Artikel Terbaru
Kenny Austin Deg-degan Jelang Amanda Manopo Melahirkan
P2N: Pidato Prabowo Perkuat Ketahanan Nasional Lewat Ekonomi
Kakorlantas: Arus Libur Panjang Lancar, Kecelakaan Minim
MUI Minta Doakan Jemaah Haji saat Idul Adha 27 Mei
Happy Asmara dan Pikachu Rilis Video Kopi Dangdut
Pemerintah Kecam Video Sujud Paksa, Berjuang Bebaskan WNI
Tautan Sahabat
- Argi Gumilar Bangkit dari Pandemi Berkat KUR BRI
- Ibu Sunarsih Raih Sukses Katering Berkat Modal KUR BRI
- Pengamat: RI Perkuat Ketahanan Energi Sebelum Dekarbonisasi
- Minyak Iran Rp 900 Miliar Laku di BPA Fair
- Prabowo Bentuk Danantara, Ekspor SDA Satu Pintu
- Emas Stabil, Tembaga Jadi Logam Strategis Masa Depan
- Toyota Pamer Ekspansi Spare Parts T-OPT di INAPA 2026
- BTN Raup Laba Rp1,45 Triliun, Naik 43,8 Persen
- Rupiah Tembus Rp17.600, IHSG Merosot 4,26 Persen
- Pemerintah Daerah Perkuat Infrastruktur Digital Lawan Serangan Siber