Lokasi: Properti >>

Pelayanan Digital Kantor Imigrasi Palopo Capai 90 Persen

Properti13 Dilihat

RingkasanWartawan Tribunnews. com, Ibriza Fasti Ifhami, memantau langsung di Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Palopo dan menemukan tiga booth wawancara untuk pemohon paspor yang masing-masing dilayani seorang petugas customer service....

Pelayanan Digital Kantor Imigrasi Palopo Capai 90 Persen

Wartawan Tribunnews.com,Ibriza Fasti Ifhami, memantau langsung di Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Palopo dan menemukan tiga booth wawancara untuk pemohon paspor yang masing-masing dilayani seorang petugas customer service. Lebih dari tiga warga terlihat mengurus dokumen keimigrasian di lokasi tersebut pada Selasa. Fasilitas kantor dinilai cukup nyaman dengan petugas yang selalu siap melayani, kursi antrean yang memadai, serta kebersihan yang terjaga di setiap sudut gedung.

Kepala Kantor Imigrasi Palopo, Yogie, menyatakan masyarakat yang mengurus paspor didominasi oleh calon jemaah umrah. Yogie menambahkan digitalisasi pelayanan bertujuan mempermudah akses masyarakat, dan sebagian besar warga sudah melek digital. "Oh, untuk digitalisasi sejauh ini memang kami rasa setiap masyarakat itu sudah melek digital. Adapun kalau ada masyarakat yang belum tahu ketika datang ke sini, itulah gunanya petugas CS. Petugas pemohon, masyarakat datang ke petugas CS, kami bantu untuk pendaftaran di aplikasi M-Paspor," ujar Yogie saat ditemui di lokasi.

Kepala Seksi Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian, Yulius Lilingan, mengakui masih ada kendala terkait digitalisasi sistem, terutama bagi para lansia yang hendak membuat paspor. "Memang kalau lansia ini kan kita berpikir susah untuk mendaftar M-Paspor ya," ucap Yulius. Namun, Yulius menjelaskan kendala tersebut dapat disiasati dengan penggunaan satu akun untuk satu keluarga dalam pembuatan paspor, sehingga anggota keluarga lain dapat membantu para lansia.

Tags:

Artikel Terkait