Lokasi: Teknologi >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Teknologi7388 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/mcdjenbo5.html
Artikel Terkait
Bojan Hodak Antar Persib ke Ambang Hattrick Juara
TeknologiMaung Bandung hanya membutuhkan satu poin saat menjamu Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada laga pamungkas musim ini, Sabtu (23/5/2026) untuk mengunci gelar juara. Namun di balik sejarah besar yang segera terpecahkan tersebut, masa depan pelatih Bojan Hodak justru menjadi tanda tanya besar....
Baca SelengkapnyaKongres AS Soroti Kerugian 42 Pesawat Pentagon Lawan Iran
TeknologiDokumen Congressional Research Service (CRS) bernomor IN12692 yang dirilis pada 12 Mei 2026 mengungkapkan sedikitnya 42 operasi militer dilakukan bersama Israel untuk menyerang target-target tertentu. Jumlah tersebut dinilai mengejutkan karena melibatkan sejumlah platform paling penting dalam struktur kekuatan udara AS....
Baca SelengkapnyaTrump Sebut Gencatan Senjata Kritis, Iran Siap Hadapi Segala Risiko
TeknologiIran menyebut proposal gencatan senjata terbaru dari AS sebagai "dokumen sampah" dan menegaskan bahwa situasi saat ini berada pada titik terlemah. Pada Minggu (10/5/2026), Teheran merilis tanggapan resmi yang menuntut penghentian perang di seluruh front, termasuk di Lebanon, di mana Israel sebagai sekutu AS masih bertempur melawan pejuang Hizbullah yang didukung Iran....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- PSM vs Persib: Peluang Pangeran Biru Kunci Gelar Juara
- Japan is Back Kumpulkan 340 Pendukung Sanae Takaichi
- Trump Minta Bantuan Xi Jinping Tekan Iran.
- Peretas Susupi Sistem Bahan Bakar AS, Iran Didalangi
- Kasat Narkoba Kukar dan Brigadir Sniper Terjerat Narkoba
- PM Jepang Bantah Terlibat Video Serangan Politik
Artikel Terbaru
Kunci Gitar Seketika Rizwan Fadilah RnBoyz Mahalini
Eksekusi Mati Global Cetak Rekor Tertinggi dalam 40 Tahun
Vinyl Bangkitkan Kembali Kenikmatan Musik di Era Digital
Ekonomi Israel Minus 3,3 Persen Akibat Perang Lawan Iran
Inul Daratista Murka Dituding Oplas Hidung
Iran Siapkan Tarif Baru di Selat Hormuz untuk Kapal Asing
Tautan Sahabat
- Primus Yustisio Minta Gubernur BI Perry Mundur karena Rupiah
- Kadin Dukung Gerakan Nasional Perlindungan PMI Menyeluruh
- KPK Soroti Kesiapan BGN Kelola Anggaran Jumbo
- Tani Merdeka dan APPSI Dukung Ekonomi Kerakyatan Prabowo
- AKP Deky Diduga Minta Rp65 Juta ke Bandar Narkoba
- Anggota BPH Migas Diduga Calo Perusahaan saat ke Brunei Tanpa Izin
- Peneliti Soroti DPN: Eksekutif Bergeser di Tata Kelola Pertahanan
- Formappi: Revisi UU Tipikor Tak Bisa Intervensi Kasus Hukum
- DPR vs Aktivis dan Pigai Beda Soal Tembak Begal
- Pembangunan Sekolah Rakyat Sumut Capai 57 Persen