Lokasi: Pendidikan >>
UPI Buka Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa 2026
Pendidikan1941 Dilihat
RingkasanUniversitas Pendidikan Indonesia (UPI) membuka Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa 2026 sebagai bentuk penghargaan kepada siswa berprestasi di bidang akademik, olahraga, seni, teknologi, dan keagamaan. Jalur seleksi ini bertujuan meningkatkan kualitas serta capaian prestasi mahasiswa UPI di tingkat nasional maupun internasional....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/KAMPUS-UPI-Bandung.jpg)
Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) membuka Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa 2026 sebagai bentuk penghargaan kepada siswa berprestasi di bidang akademik, olahraga, seni, teknologi, dan keagamaan. Jalur seleksi ini bertujuan meningkatkan kualitas serta capaian prestasi mahasiswa UPI di tingkat nasional maupun internasional. Program ini diperuntukkan bagi calon mahasiswa yang memiliki karya monumental, prestasi kompetisi tingkat provinsi hingga internasional, maupun capaian khusus seperti hafidz Al-Qur’an minimal 15 juz atau prestasi lain yang setara.
Peserta yang dapat mengikuti jalur ini merupakan lulusan SMA/MA/SMK/Paket C tahun 2023, 2024, 2025, dan 2026. Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Penjaminan Mutu UPI, Vanessa Gaffar, menjelaskan bahwa jalur prestasi istimewa merupakan bagian dari strategi universitas dalam menjaring talenta unggul dari berbagai bidang. "Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa bertujuan memberikan penghargaan kepada siswa yang memiliki prestasi akademik maupun nonakademik dan diharapkan dapat meningkatkan keunggulan mahasiswa UPI di tingkat nasional maupun internasional," ujar Prof. Vanessa Gaffar.
UPI menyediakan berbagai program studi di Kampus Bandung maupun kampus daerah untuk peserta jalur prestasi istimewa. Namun, peserta hanya diperbolehkan memilih satu program studi yang relevan dengan prestasi yang dimiliki. Dalam proses seleksi, penilaian dilakukan melalui Tes Kecerdasan dan Motivasi Berprestasi, evaluasi portofolio sertifikat, ujian keterampilan, dan wawancara. UPI menegaskan bahwa relevansi antara prestasi peserta dengan program studi pilihan menjadi indikator dengan bobot penilaian terbesar.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/mb3mutqjf.html
Artikel Terkait
Tony Popovic Selamatkan Australia ke Piala Dunia 2026
PendidikanFederasi Sepak Bola Australia mengambil keputusan berani dengan menunjuk pelatih kelahiran Sydney di tengah penurunan performa tim. Penurunan tersebut terjadi di awal ronde ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, yang mengancam peluang kelolosan Australia ke Piala Dunia 2026....
Baca SelengkapnyaKebakaran Kampus Binus Kemanggisan, Asap Tebal Macetkan Jalan
PendidikanKepulan asap hitam pekat membumbung tinggi dari area dalam gedung Kampus Binus Kemanggisan dan memicu kepanikan warga serta pengguna jalan di sekitar Jalan Rawa Belong. Peristiwa tersebut langsung menjadi perhatian masyarakat karena asap tebal menyelimuti sebagian area kampus sejak pagi buta....
Baca SelengkapnyaIbadah Kenaikan Yesus di GPIB Immanuel, Jemaat Kagumi Cagar Budaya
PendidikanElio (23) bersama tiga rekan kerjanya, Rey, Aci, dan Maulida, datang ke gereja untuk beribadah. Keempatnya bekerja di kawasan Alam Sutera, Tangerang Selatan....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kunci Gitar Aku Cinta Kau dan Dia Ahmad Band
- Jakarta Target Top 50 Global City 2030, Revitalisasi Blok M-Kota Tua
- Polisi Usut Model Diduga Dibegal Usai Pemotretan
- Aktivis KontraS Andrie Yunus Jalani Operasi Wajah
- Dishub Palembang Razia: Pecat dan Potong Gaji 1 Tahun
- Pemprov DKI dan Polda Integrasikan 50 Ribu CCTV Jakarta
Artikel Terbaru
Dua Peluang Juara Cristiano Ronaldo Lenyap dalam Lima Hari
Dokter RS Semanggi Dilaporkan Diduga Malpraktik Ring Jantung
Kebakaran Tewaskan 22 Orang, Bos Terra Drone Bantah Lalai
Polda Metro Gagalkan Peredaran 1.000 Ekstasi dan Sabu
2 Bek Arsenal Diragukan Tampil di Perburuan Gelar Liga
Libur Panjang, 32 Ribu Pengunjung Padati Ragunan
Tautan Sahabat
- Rupiah Tembus Rp17.500, Harga Pangan-Elektronik-Obat Melonjak
- BYD Tanggapi Potensi Kenaikan Harga Imbas Rupiah Turun
- Rupiah Terancam Rp17.600, BI Diminta Jaga Kepercayaan Investor
- KSPI Tolak Aturan Outsourcing, Berlawanan Janji Prabowo
- Pemerintah Patok Harga Ekspor Emas 150.555 Dolar AS
- Pertamina Tambah 5,8 Juta Tabung LPG 3 Kg saat Libur Panjang
- Dolar Tembus Rp 17.701, Harga Energi Melonjak
- Penjualan Rumah Second Meningkat, Prospek Pasar Properti Cerah
- Hilirisasi Tembaga Kurangi Impor Selongsong Bahan Baku
- Strategi Jakarta Candle Naik Kelas Lewat Inkubasi BRI