Lokasi: Kuliner >>

Unair Buka Jalur Mandiri Ujian Tulis dan Kemitraan 2026

Kuliner6429 Dilihat

RingkasanPendaftaran dibuka mulai 18 Mei 2026 pukul 10. 00 WIB hingga 21 Juni 2026 pukul 17....

Unair Buka Jalur Mandiri Ujian Tulis dan Kemitraan 2026

Pendaftaran dibuka mulai 18 Mei 2026 pukul 10.00 WIB hingga 21 Juni 2026 pukul 17.00 WIB secara daring melalui laman resmi. Seluruh proses pendaftaran dilakukan secara online dengan materi tes terdiri dari Tes Potensi Akademik (TPA) dan Persyaratan Khusus Mandiri Kemitraan.

Peserta hanya diperbolehkan memilih salah satu jalur pendaftaran dengan catatan penting. Persyaratan umum bagi seluruh pendaftar berlaku untuk semua strata penerimaan dalam negeri. Sebelum mengisi formulir pendaftaran online, setiap calon peserta diwajibkan memiliki akun pendaftaran yang akan digunakan sebagai login ke dalam Sistem Pendaftaran Online.

Akun pendaftaran berfungsi sebagai akses utama untuk masuk dan menyelesaikan proses pendaftaran. Calon peserta harus memastikan data yang diisi sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan oleh lembaga penyelenggara. Pendaftaran hanya dapat dilakukan melalui jalur yang telah dipilih tanpa adanya perubahan setelah proses pengisian dimulai.

Tags:

Artikel Terkait

  • Bus Hantam Warkop Banyumas, Sopir dan Pemilik Warung Tewas

    Kuliner

    Kecelakaan maut terjadi di Kabupaten Banyumas pada dini hari tadi, melibatkan bus bernomor polisi W-7026-UO yang hilang kendali dan menghantam warung kopi serta pagar rumah warga di sisi utara jalan. Peristiwa nahas itu mengakibatkan dua orang meninggal dunia di lokasi kejadian....

    Kuliner

    Baca Selengkapnya
  • Lansia Diabetes Wajib Aktif Cegah Luka Busuk

    Kuliner

    dr Agus mengungkapkan kebiasaan kurang gerak pada lansia justru bisa memicu masalah serius seperti kekakuan otot dan sendi. Hal ini disampaikannya dalam Healthy Talk di kanal YouTube Tribun Health pada Senin (18/5/2026)....

    Kuliner

    Baca Selengkapnya
  • IDAI Tegaskan ASI Standar Emas, Bukan Susu Formula

    Kuliner

    IDAI menilai kebijakan distribusi susu formula secara massal tanpa indikasi medis berpotensi bertentangan dengan rekomendasi kesehatan global, regulasi nasional, hingga prinsip perlindungan ASI eksklusif. Bagi masyarakat awam, isu ini bukan hanya soal pilihan susu untuk anak, melainkan berkaitan langsung dengan hak bayi mendapatkan ASI, risiko kesehatan jangka panjang, hingga arah kebijakan gizi nasional Indonesia ke depan....

    Kuliner

    Baca Selengkapnya