Lokasi: Kesehatan >>
Kunci Jawaban PJOK Kelas 4 Halaman 153 Merdeka
Kesehatan1554 Dilihat
RingkasanBadan tidak kelelahan setelah melakukan aktivitas fisik dan masih memiliki sisa tenaga untuk aktivitas lainnya sering disebut dengan kebugaran jasmani. Kondisi ini menunjukkan tingkat daya tahan tubuh yang optimal untuk menjalani berbagai kegiatan sehari-hari tanpa mengalami kelelahan berlebihan....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/siswa-sdn-04-tegal-kabupaten-bogor-belajar-sambil-lesehan_20190730_165733.jpg)
Badan tidak kelelahan setelah melakukan aktivitas fisik dan masih memiliki sisa tenaga untuk aktivitas lainnya sering disebut dengan kebugaran jasmani. Kondisi ini menunjukkan tingkat daya tahan tubuh yang optimal untuk menjalani berbagai kegiatan sehari-hari tanpa mengalami kelelahan berlebihan.
Tujuan melakukan latihan kebugaran jasmani adalah untuk meningkatkan kemampuan fisik secara menyeluruh, seperti kekuatan, kelenturan, kecepatan, dan daya tahan. Latihan ini juga bertujuan untuk menjaga kesehatan organ tubuh, mencegah cedera, serta meningkatkan kualitas hidup agar aktivitas sehari-hari dapat dilakukan dengan lebih efisien dan produktif.
Latihan mendorong bahu dengan dua lengan bertujuan untuk meningkatkan kekuatan otot bahu, lengan, dan punggung atas. Gerakan ini melatih otot deltoid, trapezius, serta otot-otot stabilisator di sekitar sendi bahu, sehingga membantu memperkuat postur dan mendukung aktivitas yang memerlukan dorongan atau angkatan.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/m46g4jsm3.html
Artikel Terkait
Polisi Militer Periksa 21 Saksi Kasus Penembakan Pratu
KesehatanSeorang anggota TNI bernama Sertu MRR ditetapkan sebagai tersangka penembakan terhadap rekannya, Pratu BI, yang tewas di Palembang. Peristiwa terjadi pada Sabtu (16/5/2026) dini hari dan diawali cekcok di lokasi hiburan malam....
Baca SelengkapnyaPrakiraan Cuaca Yogyakarta Jumat 15 Mei 2026: Hujan Ringan
KesehatanBMKG memprediksi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat akan mengguyur sejumlah wilayah di Daerah Istimewa Yogyakarta, termasuk Kulonprogo, Bantul, dan Gunungkidul. Pengendara yang akan melintas saat hujan diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan demi keselamatan....
Baca SelengkapnyaPrakiraan Cuaca Papua Barat: Pegunungan Arfak Hujan Ringan
KesehatanBMKG memprediksi sejumlah wilayah di Papua Barat seperti Manokwari, Manokwari Selatan, Pegunungan Arfak, Teluk Bintuni, Teluk Wondama, Kaimana, hingga Fakfak didominasi cuaca berawan dan hujan ringan pada beberapa waktu dalam sehari. Kondisi ini perlu menjadi perhatian masyarakat yang akan melakukan aktivitas di luar ruangan, terutama pengguna transportasi darat dan laut....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Duo Mbappe-Vinicius Dibela Arbeloa usai Kritik Tajam
- Keluarga Sebut Badut Pembunuh Mertua Eksploitasi Anak
- Empat Orang Mengaku Penyidik dan Pengacara Datangi Rumah Korban
- Pemuda Lampung Akui Jual Motor Demi Hindari Cicilan
- Kapolda Metro Bintang Tiga, Apa Plus Minusnya?
- Indri Wahyuni Juri LCC MPR Soroti Artikulasi, Harta Rp4 M
Artikel Terbaru
Menteri UMKM Salut SMAN 1 Pontianak soal Polemik LCC
Pemuda Lampung Akui Jual Motor Demi Hindari Cicilan
Empat Orang Mengaku Penyidik dan Pengacara Datangi Rumah Korban
Prakiraan Cuaca Banyumas 18 Mei 2026, Lima Kecamatan Diguyur Hujan
Komisi III DPR Nilai Laporan Erin Tak Tepat
Kronologi Pelajar Jogja Tewas Ditusuk Klitih Dini Hari
Tautan Sahabat
- Hantavirus Bukti Nyata Ancaman Zoonosis dari Hewan
- Ilmuwan Ungkap Alasan Nyamuk Pilih Target Gigitan
- Radiogenomics: Pendekatan Baru Deteksi Dini Penyakit di Indonesia
- WHO Peringatkan 12 Negara Soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
- Kemenkes Awasi Minuman Manis, Nutri-Level Tekan Stroke dan Gagal Ginjal
- WHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik
- Mikroplastik Ditemukan di Otak Manusia, Ini Kata Ilmuwan
- 1,2 Juta Anak Alami Wasting, GTM dan Picky Eater Disorot
- Pancaroba, Jaga Daya Tahan Tubuh dengan Gizi Seimbang
- Menkes Ungkap Obesitas Pangkas Kualitas Hidup Manusia