Lokasi: Kesehatan >>
Kunci Jawaban IPAS Kelas 5 SD Halaman 174 Uji Kompetensi
Kesehatan13324 Dilihat
RingkasanEnergi bunyi merupakan materi yang dibahas dalam buku pelajaran sebagai energi yang dihasilkan dari benda bergetar sehingga menimbulkan suara yang dapat didengar oleh telinga. Bunyi tidak akan muncul jika tidak ada getaran....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Sekolah-Rakyat-Surabaya-Pola-Pembelajaran-Full-Day-School_20260118_165139.jpg)
Energi bunyi merupakan materi yang dibahas dalam buku pelajaran sebagai energi yang dihasilkan dari benda bergetar sehingga menimbulkan suara yang dapat didengar oleh telinga. Bunyi tidak akan muncul jika tidak ada getaran. Semakin kuat getaran suatu benda, biasanya bunyi yang dihasilkan juga semakin keras.
Dalam latihan soal kali ini, siswa diminta menjawab pertanyaan terkait aktivitas yang ada pada halaman tersebut. Kunci jawaban ini digunakan sebagai panduan dan pembanding oleh orang tua untuk mengoreksi pekerjaan anak. Soal pertama meminta siswa menentukan apakah pernyataan berikut benar atau salah beserta alasannya.
Pernyataan a: "Kita tidak dapat mendengar suara saat menyelam di dalam kolam renang." Jawabannya adalah salah karena bunyi dapat merambat melalui zat cair seperti air. Oleh karena itu, saat menyelam di kolam renang kita masih dapat mendengar suara, meskipun terdengar berbeda dibandingkan di udara. Pernyataan b: "Tujuan pemasangan busa/karpet di dinding bioskop adalah untuk mencegah pemantulan bunyi." Jawabannya adalah benar karena bahan tersebut berfungsi sebagai peredam suara guna mengurangi gema dan kebisingan.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/lvvmw461c.html
Sebelumnya: Raim Laode: Bahagialah Kamu dengan Duniamu Chord
Berikutnya: Petkovic Bawa Aljazair ke Piala Dunia 2026
Artikel Terkait
Manchester United Bidik JJ Gabriel untuk Debut Termuda
KesehatanSetan Merah sudah mengamankan tiket Liga Champions sebagai hadiah tertinggi yang tersisa. Target selanjutnya bagi Manchester United adalah memastikan diri menempati peringkat ketiga....
Baca SelengkapnyaPemerintah Diminta Tata Ulang Aturan Kadar Nikotin-Tar
KesehatanEkonom dan Pakar Kebijakan Publik UPN Veteran Jakarta, Achmad Nur Hidayat, menyoroti absennya Kementerian Pertanian dan Kementerian Tenaga Kerja dalam tim penyusun kebijakan pengaturan tembakau, Selasa (19/5/2026). Langkah ini dinilai penting untuk memastikan regulasi memiliki landasan kuat dan tidak berpihak pada satu sudut pandang saja....
Baca SelengkapnyaPeringatan Cuaca 6 Ibu Kota Jawa Besok Rabu
KesehatanBadan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca hujan pada Selasa (13/5/2026) pukul 15. 06 WIB yang terpantau dari sumber resmi....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- 50 Bakat Muda Digembleng Legenda Timnas di Jakarta
- BSI Scholarship Dibuka untuk 5.250 Pelajar dan Mahasiswa
- Harta Teddy Indra Wijaya Tembus Rp20 Miliar
- DPR Paripurna Bahas RAPBN 2027, Prabowo Hadir Besok
- Serangan Drone Dekati Infrastruktur Nuklir UEA, Alarm Konflik Baru
- Pelayanan Digital Kantor Imigrasi Palopo Capai 90 Persen
Artikel Terbaru
2 Bek Arsenal Diragukan Tampil di Perburuan Gelar Liga
PMKNU Hadirkan Tokoh Nasional Perkuat Kaderisasi Pemimpin
BNI Modernisasi Co-Working Space UGM Dukung Inovasi Mahasiswa
Noel Ebenezer Terjerat Kasus Pemerasan K3, Harap Selesai
Kunci Gitar Dere: Aku Ingin Kau Bahagia di Hatimu
KPK Panggil Muhadjir Effendy, Pemeriksaan Ditunda
Tautan Sahabat
- Moya-moya Pemicu Stroke Usia Muda, Kenali Gejala Awal
- 5 Manfaat Anggur bagi Kesehatan Tubuh
- PPTI Yakin Target TBC 2030 Tercapai Jika Semua Pihak Patuh
- Mikroplastik Ditemukan di Otak Manusia, Ini Kata Ilmuwan
- Yani Panigoro Soroti Perjuangan Kader Penyembuh TBC
- Berdebar Naik Tangga, Waspada Gangguan Irama Jantung
- Hantavirus, Leptospirosis, Pes: Beda Penyakit dari Tikus
- Waspada Stroke saat Tubuh Tiba-tiba Limbung dan Sempoyongan
- Siswa SD Lombok Meninggal Usai Aksi Freestyle, Bahaya Medis Terungkap
- 80% Kebutaan Usia 50+ Dipicu Katarak di Indonesia