Lokasi: Kuliner >>
SPMB Jakarta 2026: Syarat Afirmasi, Domisili, Mutasi Orangtua
Kuliner414 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SD menetapkan sejumlah syarat pendaftaran, termasuk ketentuan domisili yang tercatat dalam Kartu Keluarga (KK). Proses verifikasi data oleh pihak sekolah menjadi tahap penting yang menentukan kelanjutan pendaftaran....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-34543534.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SD menetapkan sejumlah syarat pendaftaran, termasuk ketentuan domisili yang tercatat dalam Kartu Keluarga (KK). Proses verifikasi data oleh pihak sekolah menjadi tahap penting yang menentukan kelanjutan pendaftaran. Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Jakarta 2026 menyediakan beberapa jalur penerimaan, seperti afirmasi, domisili, dan mutasi, dengan kuota yang telah ditentukan.
Berdasarkan laman resmi SPMB Jakarta 2026, kuota Jalur Afirmasi sebanyak 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota Jalur Domisili mencapai 77 persen dari daya tampung, dengan prioritas ditentukan berdasarkan domisili Calon Murid Baru (CMB). Apabila jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah tertentu. Jika kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota dilimpahkan ke PMB Tahap Kedua.
Kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar persen dari daya tampung, yang meliputi beberapa kategori. Proses pendaftaran dan seleksi ini menjadi panduan bagi orang tua atau wali murid yang ingin mendaftarkan anaknya di jenjang SD melalui SPMB Jakarta 2026. Informasi lebih lengkap mengenai persyaratan dan tahapan dapat diakses melalui laman resmi SPMB Jakarta 2026.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/lnpuc1tya.html
Artikel Terkait
Kunci Gitar Senyum dari Matahari Idgitaf Dicintai
KulinerIdgitaf atau Brigitta Sriulina Beru Meliala merilis lagu Senym dari Matahari pada 18 Mei 2026 di YouTube. Lagu ini diciptakan oleh Brigita Meliala dan diproduseri oleh Lafa Pratomo....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaOditur Bacakan Tuntutan 3 Oknum TNI Pembunuh Kacab Bank
KulinerOditur militer akan membacakan tuntutan terhadap ketiga terdakwa dalam waktu dekat. Rencana itu telah dikonfirmasi oleh Hakim Juru Bicara Pengadilan Militer II-08 Jakarta Mayor Chk (K) Dr Endah Wulandari....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaBocah 9 Tahun Digigit Monyet Liar, Darah Berceceran
KulinerSeorang anak laki-laki berinisial M menderita luka parah di bagian punggung setelah diserang monyet peliharaan warga di kawasan Rusunawa Marunda, Jakarta Utara. Korban harus mendapatkan puluhan jahitan dari tenaga medis akibat gigitan hewan tersebut....
【Kuliner】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Butet Kartaredjasa Orasi di Titik Nol Yogya Peringati Reformasi
- Dokter Forensik Dicecar Soal Waktu Kematian Korban
- Ayah di Tambun Cabuli Anak, Modus Edukasi Seksual
- Oditur Bacakan Tuntutan 3 Oknum TNI Pembunuh Kacab Bank
- Omo X Suspensi Double Wishbone Nyaman di Jalan Rusak
- TAUD Serahkan CCTV ke Polda, 16 Orang Terlibat Penyiraman Andrie
Artikel Terbaru
Inara Rusli dan Starla Jenguk Bayi Lindi Fitriyana
Satpam Curigai Kantor Hayam Wuruk Markas Judol
ART di Bekasi Ditangkap Curi Perhiasan Majikan karena Uang Gaib
KAI Operasikan 270 LRT Jabodebek per Hari, Tarif Rp10 Ribu
Pendaftaran Calon Ketum PAN Dimulai Jelang Kongres Banten
36 Begal di Jakarta Ditangkap, 2 Ditembak Polisi
Tautan Sahabat
- Kunci Gitar Melompat Lebih Tinggi Sheila On 7
- Kunci Gitar Hatchu Salma Salsabil: Terbangun Siapkan Kopi
- Kunci Gitar 8 Letters Why Don't We Viral TikTok
- Terjemahan Lirik Woman John Lennon: Ungkapan Emosi Campur Aduk
- Kunci Gitar Aku Cinta Kau dan Dia Ahmad Band
- Setengah Langit - Idgitaf Ft Dere: Kunci Gitar Bahagia
- Kunci Gitar Dere: Aku Ingin Kau Bahagia di Hatimu
- Lirik Lagu 405 Justin Bieber: Loving On Me
- Kunci Gitar Gurun Hujan Juicy Luicy Viral TikTok
- Kunci Gitar Stevan Pasaribu: Lama Tak Bermalam Minggu